Tips Memilih Pompa, Filter, dan Chemical Kolam Terapi

Fakhri Adzhar

Pompa dan filter kolam renang. Ini tips memilih chemical, pompa dan filter kolam terapi.

Dua komponen yang paling penting dalam kolam renang atau kolam terapi adalah sirkulasi dan penggunaan chemical. Jadi, ini benar-benar harus diperhitungkan.

Apalagi untuk penggunaan di kolam terapi, perawatan sirkulasi dan penggunaan chemical sangat dibutuhkan agar pasien yang menjalani terapi bisa merasakan manfaat yang optimal.

Bisa dibayangkan ketika pasien sedang menggunakan kolam tapi tiba-tiba airnya mati karena pompa rusak? Atau ketika sedang dibutuhkan, air kolam berwarna hijau karena lupa dikasih kaporit semalam?

Memang merawat kolam renang, apalagi kolam terapi, akan sangat challenging. Tapi, ini akan mudah kalau anda sudah tau tipsnya.

Karena itu, di sini kami akan menjelaskan bagaimana tips memilih komponen kolam terapi, mulai dari pompa, filter, hingga penggunaan chemical.

Efisiensi Pompa Kolam Terapi

Anda perlu melakukan perhitungan di sini. Jika menggunakan pompa tenaga surya untuk memanaskan air, ada kemungkinan besar panel surya akan lebih tinggi dari kolam renang.

Pastikan pompa memiliki daya yang cukup untuk memindahkan air, tapi tidak terlalu banyak sehingga air bergerak terlalu cepat melalui filter.

Tujuan penggunaan pompa adalah untuk mengedarkan air dengan benar melalui filter setiap hari atau biasa kita kenal dengan sirkulasi.

Anda dapat memilih pompa dengan kecepatan variable. Ini efektif kalau anda tidak menggunakan pompa tenaga surya di malam hari.

Tidak seperti kolam renang konvensional yang beroperasi selama 8 jam, anda kemungkinan besar akan menjalankan pompa untuk kolam terapi sepanjang waktu.

Oleh karena itu menggandakan penggunaan pompa dengan jenis yang berbeda bisa jadi investasi yang baik.

Memilih Filter Kolam Terapi

Filter dirancang untuk menghilangkan partikel-partikel kecil kotoran dari kolam renang Anda. Ada dua jenis filter yang berbeda yang bisa digunakan, yakni Filter Kartrid dan Pasir.

Kedua filter ini juga biasa digunakan di kolam renang biasa. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing.

Filter cartridge tidak perlu dicuci kembali untuk menjaganya tetap bersih. Hal ini akan mengurangi jumlah air yang harus anda gunakan.

Namun cartridge mahal dan memiliki dampak lingkungan dalam hal pembuangan limbah cartridge yang harus diganti beberapa waktu sekali.

Sementara itu, filter pasir lebih murah tetapi perlu dicuci kembali setelah digunakan. Selain itu, pasir yang digunakan bisa anda manfaatkan untuk menyuburkan tanaman ketika sudah waktunya dibuang.

Jadi, kami sarankan tetap menggunakan filter pasir untuk penggunaan di kolam terapi. Filter cartridge memang bisa menyaring partikel kotoran yang lebih kecil.

Namun, dengan perawatan kolam terapi yang tepat, filter pasir sudah sangat ideal digunakan.

Penggunaan Chemical untuk Sanitasi Kolam Terapi

Suhu kolam terapi biasanya mencapai hingga 35 derajat Celcius, kondisi yang sempurna untuk pertumbuhan bakteri.

Dengan kondisi seperti itu, biasanya orang-orang memilih untuk menambahkan jumlah kaporit saat kolam terapi mau digunakan.

Tapi, apakah pernah anda keluar dari kolam terapi atau kolam pemandian air panas dengan mata yang merah? Itu bisa jadi karena kandungan klorin dalam kaporit yang tinggi.

Ini memang menjadi dilemma. Anda tidak ingin mengekspos kulit anda atau pasien pada bahan kimia yang keras. Namun, jangan juga kolam terapi jadi tempat pertumbuhan ganggang hijau,

Nah, anda bisa menggunakan beberapa metode untuk memerangi bakteri, salah satunya metode UV dan radikal bebas hidrogen. Khusus penggunaan sanitasi hidrogen, anda masih harus menambahkan H2o2 ke dalam air.

Dua alat ini bisa menggantikan kaporit sebagai chemical yang berfungsi membasmi mikroorganisme tapi lebih ramah pada tubuh.

Harganya memang mahal. Tapi, anda akan merasakan manfaat jangka panjang. Jika kolam terapi anda dikomersialkan, ini bisa jadi keuntungan bisnis.

Para customer akan lebih memilih kolam terapi yang ada di layanan kesehatan anda karena kondisinya yang bersih dan tidak menimbulkan efek samping pada tubuh.

Oh iya, terkait dengan air, anda juga harus memperhatikan tingkatnya di kondisi ideal (sekitar 7,2). Ini akan membuat sanitasi air bekerja pada tingkat efisiensi yang optimal. <DP>

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.