Ada berbagai kelebihan membuat kolam terapi menggunakan material stainless steel atau baja tahan karat. Ini beberapa di antaranya.
Seperti diketahui, selain dibangun dengan beton layaknya kolam renang umum, kolam terapi bisa dibuat dengan material stainless steel.
Penggunaan stainless steel sendiri juga mengacu pada standar kebersihan layanan kesehatan seperti rumah sakit.
Baca Juga
Buat yang pernah merasakan dirawat di rumah sakit, hampir setiap tempat makanan yang diberikan menggunakan stainless steel. Ini adalah salah satu standar higienitas rumah sakit. Begitupun di kolam terapi.
Daftar Isi
Desain yang Menawan
Kolam terapi stainless steel terlihat sangat mengesankan di lingkungan perawatan atau layanan kesehatan.
Permukaan baja yang ramping dan reflektif memberikan rasa rileks dan tenang. Ini juga dibutuhkan untuk fokus pada sesi fisioterapi atau sekadar berenang.
Kolam terapi stainless steell biasanya dipesan lebih dahulu dan dibuat sesuai ukuran sehingga persis seperti yang diinginkan.
Tak hanya itu, kolam ini juga dapat dilengkapi dengan fitur tambahan seperti pancaran air atau water fountain, lampu berwarna, sistem ombak, serta air terjun.
Ditambah pegangan tangan atau handrail stainless steel dan perlengkapan untuk melengkapi strukturnya, kolam ini akan lebih fungsional dibanding kolam beton.
Tahan Lama dan Anti bocor
Stainless merupakan material yang dikenal tahan karat dan benar-benar kedap air. Karena kolam dicetak dan dipasang secara utuh, tidak ada tepi atau sudut yang rentan terhadap kerusakan dan kebocoran berikutnya.
Kekakuan stainless steel membuatnya lebih tahan lama dan tahan korosi. Hal ini juga membuat material ini sangat mudah dalam perawatan.
Perlu diingat bahwa kolam renang normal biasanya tidak lebih panas dari 28°C. Sementaraitu, kolam terapi suhu air biasanya sekitar 33-36°C.
Beton itu berat dan cenderung mengendap, bergeser, dan retak seiring waktu. Dengan suhu air yang lebih tinggi, hal ini membuat ruangan menjadi lebih lembab dan mempercepat proses ini.
Ketika ubin retak dan keluar dari tempatnya, anda harus melapisi ulang kolam renang rata-rata setiap 10-15 tahun
Menggunakan material ini membuat anda ataupun bisnis anda menghemat waktu dan uang karena tidak perlu melakukan perlakukan seperti ini.
Mudah dan Cepat Dipasang
Karena dicetak dalam satu cetakan lengkap, kolam terapi stainless steel dapat diangkut dengan mudah dan tidak perlu repot-repot atau perakitan tambahan saat berada di lokasi.
Anda juga tidak perlu pusing-pusing memikirkan faktor eksternal lainnya (misalnya cuaca) yang terkadang dapat menghambat pembuatan kolam beton.
Kolam beton membutuhkan waktu pemasangan yang rumit dan lama, dengan tahap pertama yang melibatkan penggalian untuk kolam. Selanjutnya, dilakukan pengerjaan lapisan drainase, kerangka dan sistem pemipaan.
Setelah itu selesai, beton kemudian diaplikasikan. Dibutuhkan waktu tiga atau empat minggu untuk pengeringan sebelum pekerjaan akhir dapat dilakukan.
Pemasangan lapisan finishing, waterproofing, dan detail lainnya rata-rata membutuhkan waktu empat hingga enam minggu untuk diselesaikan.
Lebih Higienis dan Aman
Ini adalah alasan utama menggunakan material stainless steel untuk kolam terapi, seperti kami sebutkan dalam pendahuluan artikel ini.
Pernahkah anda pergi berenang dan memperhatikan betapa berubah warnanya, dan terkadang berjamur, nat di antara ubin kolam beton? Area ini sangat rentan terhadap pertumbuhan bakteri yang merugikan.
Menggunakan material stainless steel tidak akan mengalami masalah tersebut. Permukaannya yang halus dan utuh tidak memiliki celah atau celah di mana bakteri dapat bersarang.
Material ini juga lebih baik untuk lingkungan kesehatan karena jauh lebih tangguh dan lebih sulit tergores dan rusak.
Seperti disebutkan di awal, inilah alasan mengapa baja tahan karat digunakan pada peralatan bedah dan semacamnya. <DP>











