Decking kolam renang bisa menggunakan material paving. Material pavingnya sendiri bisa dari batu bata taua beton. Lantas mana lebih baik antara decking paving batu bata vs beton?
Kedua jenis material paving ini punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan.
Untuk membantu anda membuat pilihan yang tepat, kami akan membahasnya di artikel ini.
Baca Juga
Daftar Isi
Decking Paving Material Batu Bata
Paving batu bata biasanya terbuat dari campuran tanah liat alami yang dicetak dan dibakar dalam tungku pembakaran. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan material decking ini:
1. Kelebihan
Batu bata adalah salah satu bahan konstruksi yang akan mempertahankan struktur dan keindahannya sangat lama.
Karena paving batu bata terbuat dari tanah liat dan mineral dengan pigmentasi alami, material ini bisa mempertahankan warnanya dengan sangat baik, bahkan ketika terkena sinar UV yang berlebihan.
Paving batu bata tanah liat terlihat lebih baik setelah sepuluh tahun dibandingkan saat pertama kali dipasang.
Selain itu, paving batu bata membutuhkan sedikit perawatan dan tidak perlu dirawat dengan sealant untuk mempertahankan tampilan aslinya.
Sementara itu, harganya cukup bervariasi berdasarkan model yang anda pilih. Meski begitu paving batu bata tanah liat umumnya lebih murah daripada paving beton yang sebanding.
KIsaran harganya sekitar 30% lebih murah daripada beberapa produk paving beton premium.
2. Kekurangan
Warna paving bata ditentukan oleh warna tanah liat yang digunakan dalam pembuatannya. Karena itu, kisaran pilihan biasanya terbatas pada warna merah muda, merah, merah anggur, dan coklat.
Paving batu bata tanah liat asli juga biasanya diproduksi dalam bentuk persegi panjang tradisional saja. Dengan begitu, pola peletakannya juga terbatas.
Setiap kepingan batu bata biasanya ada sedikit variasi ukuran, dan perbedaan dimensi ini dapat membuat pemasangan menjadi lebih sulit.
Hal ini kemungkinan besar terjadi pada paving yang dicetak. Sementara itu, paving batu bata yang dibuat dengan cara diekstrusi ukurannya jauh lebih seragam.
Decking Paving Material Beton
Paving beton terbuat dari campuran semen dan agregat yang dikompresi ke dalam cetakan kemudian dikeringkan dengan udara.
Pertimbangkan hal-hal berikut saat memutuskan apakah paving beton adalah pilihan yang tepat untuk decking kolam renang anda:
1. Kelebihan
Paving beton diproduksi dalam berbagai warna, bentuk, ukuran, dan tekstur. Pilihan desain yang lebih luas tersedia. Anda bisa menggabungkan berbagai jenis produk untuk menciptakan desain yang unik.
Paving beton dibuat dengan dimensi yang tepat dan seragam, sehingga proses pemasangannya lebih efisien dan mudah.
2. Kekurangan
Produksi paving beton yang mengharuskan membentuk ukuran, pola, tekstur, dan warna baru yang seragam, maka biayanya akan lebih besar ketimbang batu bata.
Meskipun beberapa paving beton tetap memiliki harga yang sama dengan batu bata tanah liat, kebanyakan harganya 20% hingga 30% lebih mahal.
Tak hanya itu, meskipun paving beton akan tetap kuat secara struktural, permukaan beton akan terkikis seiring berjalannya waktu. Hal ini menyebabkan agregatnya terlihat dan warnanya memudar.
Untuk memperpanjang usia estetika paving, beberapa pemilik kolam renang memilih untuk menggunakan sealer penetrasi.
Biasanya perlu melakukan pengaplikasian ulang setiap lima tahun sekali, yang akan menambah biaya dan dapat merepotkan.
Kesimpulan
Memilih antara paving beton dan batu bata benar-benar tergantung pada preferensi pribadi anda.
Paving tanah liat sangat mudah dirawat, bahkan akan lebih bagus seiring berjalannya waktu. Di sisi lain, paving beton menawarkan kemungkinan desain yang tak terhitung jumlahnya.
Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan keduanya, kami harap anda bisa menentukan pilihan yang paling sesuai untuk decking kolam renang. <DP>











