Mengatasi korosi galvanik di area kolam renang penting dilakukan. Karena setiap korosi atau karat pasti berbahaya buat kolam para perenang.
Kita sudah membahas penyebab dan tanda korosi galvanik di area kolam renang. Anda bisa membacanya pada artikel sebelumnya.
Sekarang, agar lebih fokus dan membuahkan hasil yang komprehensif, kami akan membahas bagaimana mengatasi korosi galvanik di area kolam renang secara khusus di artikel ini.
Baca Juga
Daftar Isi
Pengertian dan Penyebab Korosi Galvanik
Korosi galvanik sendiri, juga dikenal sebagai elektrolisis atau korosi logam yang berbeda, adalah proses di mana dua logam yang berbeda yang bersentuhan satu sama lain mengalami korosi yang dipercepat karena aliran arus listrik.
Fenomena ini terjadi ketika logam dengan sifat elektrokimia yang berbeda direndam dalam elektrolit, seperti air kolam.
Korosi Galvanik sebenarnya adalah sesuatu yang wajar terjadi di area kolam renang. Apalagi, berbagai peralatan seperti tangga dan handrail menggunakan bahan stainless steel yang berpotensi terpapar korosi ini.
Permasalahan ini bisa terjadi karena beberapa hal, diantaranya bersatunya dua logam berbeda, paparan bahan kimia air kolam renang, serta arus listrik yang salah karena pengkabelan yang kurang tepat.
Jika melihat berbagai peralatan kolam renang yang menggunakan logam mulai berubah warna, terasa sengatan listrik saat berenang, serta merasa lampu underwater rusak dengan cepat, ini bisa jadi tanda ada paparan korosi galvanic di kolam renang anda.
Solusi Mengatasi Korosi Galvanik di Peralatan Kolam Renang
Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah korosi galvanik di area kolam renang. Beberapa diantara mungkin membutuhkan profesional untuk melakukannya.
1. Pengikatan dan Pengardean Kabel yang Tepat
Menerapkan sistem pengikatan dan pengardean yang komprehensif sangatlah penting. Semua komponen logam, termasuk badan kolam renang, tangga dan hand railing, dan peralatan, harus diikat secara efektif ke titik arde yang sama.
2. Gunakan Logam yang Kompatibel
Pilihlah logam dengan sifat elektrokimia yang serupa untuk meminimalkan potensi korosi galvanik. Jika logam yang berbeda harus digunakan, buatlah isolasi atau penghalang di antara keduanya.
3. Teknik Anoda Pengorbanan
Pasang anoda korban yang terbuat dari logam seperti seng atau magnesium. Anoda ini lebih reaktif daripada logam di sekitarnya, sehingga akan terkorosi terlebih dahulu dan melindungi komponen lainnya.
4. Perawatan Rutin
Pertahankan kadar air kolam renang yang tepat untuk menghindari kondisi agresif atau korosif. Pantau tingkat pH dan alkalinitas air kolam renang untuk memastikan lingkungan yang seimbang.
5. Teknik Isolasi
Gunakan bahan plastik atau non-logam untuk mengisolasi logam yang berbeda. Gasket, selongsong isolasi, dan pelapis juga dapat menciptakan penghalang.
6. Deteksi Arus Menyimpang
Periksa sistem kelistrikan kolam renang anda secara teratur untuk mengetahui adanya arus liar atau gangguan. Atasi masalah apa pun dengan segera untuk mencegah sumber energi listrik tambahan.
7. Berkonsultasi dengan Profesional
Jika ragu, konsultasikan dengan kontraktor kolam renang yang profesional seperti Dimulti Pool untuk mencari solusi masalah kelistrikan dan korosi.
Dengan keahlian yang tinggi, para teknisi di kontraktor kolam renang profesional dapat melakukan penilaian menyeluruh dan merekomendasikan solusi yang sesuai.
Kesimpulan
Korosi galvanik mungkin tidak terlihat, tetapi efeknya dapat dirasakan melalui kerusakan berbagai peralatan kolam renang bahkan bisa membuat potensi bahaya keselamatan.
Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan solusi mengatasinya, pemilik kolam renang bisa mencegah berbagai kerusakan dan memastikan keamanan di kolam renang.
Perawatan rutin, pengikatan pengkabelan yang tepat, dan pemilihan material yang cermat adalah elemen kunci dalam memerangi korosi galvanik di kolam renang. <DP>











