Anda pemilik kolam renang umum? Berikut kami jelaskan langkah awal menangani kolam renang kalau mengalami kebocoran.
Kolam renang umum sebenarnya hampir sama dengan kolam renang rumahan. Hanya saja, karena kebutuhan komersial, harus memiliki treatment yang lebih banyak.
Kolam renang pun juga berpotensi mengalami kebocoran, bahkan bisa dibilang lebih besar ketimbang kolam renang residensial atau rumahan.
Baca Juga
Karena itu, di artikel ini kita akan membahas apa yang harus dilakukan ketika kolam renang umum yang anda kelola mengalami kebocoran.
Daftar Isi
Kolam Renang Umum Lebih Rentan Mengalami Kebocoran
Akan ada belasan bahkan puluhan hingga ratusan orang setiap hari yang berang di kolam renang umum. Setiap orang belum tentu memiliki pengetahuan tentang etika berenang di kolam renang.
Misalnya menggunakan baju renang khusus. Masih banyak orang yang tidak tahu kalau memakai baju biasa akan menimbulkan masalah pada kolam renang.
Warna baju akan luntur karena terkena bahan kimia kolam renang. Ini jelas akan mempengaruhi warna kolam renang.
Lebih dari itu, pewarna baju yang tidak dibersihkan juga berpotensi mengendap di dasar kolam. Akibatnya, kerak akan mengeras dan lama kelamaan akan merembes ke lapisan finishing hingga plesteran kolam renang.
Meski kolam renang umum memang wajib untuk dibersihkan setiap hari, tapi kalau memang sangat banyak orang yang datang, pengerjannya akan sangat sulit.
Selain itu, beban kolam renang juga menjadi aspek yang bisa menyebabkan kolam renang umum bisa mengalami kebocoran.
Jika pemilik kolam renang umum tidak mengetahui berapa banyak orang yang bisa berenang di satu waktu, ini juga akan jadi masalah.
Beban berlebih akan membuat struktur kolam renang menjadi lemah. Kalau sudah begitu, retak halus akan muncul dan lama kelamaan akan jadi kebocoran.
Kolam renang umum juga membutuhkan perawatan yang lebih intens. Sekali saja anada melewatinya, akan berdampak buruk pada kolam renang.
Tanda Kolam Renang Umum Mengalami Kebocoran
Mendeteksi kebocoran kolam renang umum sebetulnya sama saja seperti kolam renang rumahan. Yang kemungkinan berbeda adalah jumlah titik kebocorannya yang bisa saja lebih banyak.
Untuk mendetiknya memang bisa menjadi tantangan karena air kolam renang secara alami menguap. Karena itu, fluktuasi kecil pada ketinggian air adalah hal yang normal.
Namun, jika anda melihat penurunan yang signifikan dan konsisten pada ketinggian air kolam renang, inilah saatnya untuk menyelidikinya.
Berikut beberapa tanda kalau kolam renang umum ayang anda kelola mengalami kebocoran:
1.Kehilangan Air
Jika kolam renang kehilangan lebih dari seperempat inci air per hari, kemungkinan besar memiliki masalah kebocoran.
Kolam renang dapat kehilangan air karena penguapan, tetapi kehilangan air dalam jumlah besar biasanya merupakan tanda kebocoran.
2. Pompa Kolam Renang Terus Menerus Menyala
Jika pompa kolam renang anda terlihat terus menerus bekerja, bisa jadi menunjukkan kalau alat ini sedang mengkompensasi kehilangan air yang disebabkan oleh kebocoran.
3. Retak atau Kerusakan yang Terlihat
Periksa permukaan kolam renang, lapisan kolam renang, dan area di sekitar kolam renang apakah ada retakan atau kerusakan yang terlihat. Ini bisa menjadi tanda-tanda kebocoran.
4. Tanah Basah
Jika tanah di sekitar kolam renang selalu basah atau lembab, ini bisa mengindikasikan adanya kebocoran pada struktur kolam renang.
Mendeteksi Kebocoran
Meskipun masalah-masalah yang disebutkan di atas adalah tanda-tanda bahwa kolam renang umum anda bocor, tetap harus menyelidikinya.
Bisa jadi, seperti disebutkan, kolam renang kehilangan air hanya karena mengalami penguapan.
Sebelum memanggil kontraktor kolam renang profesional untuk perbaikan kebocoran kolam renang umum, ada beberapa langkah yang dapat anda lakukan untuk mengetahui apakah kolam renang benar-benar bocor:
1. Lakukan Uji Ember
Letakkan ember berisi air di tangga atau tepian kolam renang, pastikan ketinggian air di dalam ember sesuai dengan ketinggian air kolam renang.
Tandai ketinggian air di ember dan kolam. Setelah 24 jam, bandingkan kedua ketinggian tersebut.
Jika ketinggian air kolam renang telah turun secara signifikan lebih banyak daripada ember, kemungkinan besar kolam renang anda mengalami kebocoran.
2. Lakukan Tes Pewarna
Untuk mengidentifikasi lokasi kebocoran yang tepat, gunakan pewarna makanan atau pewarna kolam renang.
Peras pewarna tersebut di dekat retakan atau kerusakan yang dicurigai. Jika pewarna tersedot ke dalam retakan, itu adalah tanda kebocoran. <DP>











