Kehilangan air apakah menandakan kolam renang mengalami kebocoran? Anda bisa membaca artikel ini untuk mengetahui jawabannya.
Saat pagi hari dan melihat kondisi kolam renang dengan air yang berkurang, jangan kaget dulu! Kehilangan air dari kolam renang sebenarnya adalah hal yang wajar di beberapa kasus.
Meski begitu, peristiwa ini juga bisa menandakan bahwa kolam renang anda mengalami kebocoran yang harus segera diperbaiki.
Baca Juga
Nah, untuk mengetahui apakah air kolam renang anda berkurang karena kebocoran atau bukan, simak penjelasan berikut ini.
Daftar Isi
Berapa Banyak Kehilangan Air di Kolam Renang yang Normal?
Kehilangan air kolam renang dapat membuat tagihan air menjadi mahal atau membuat pompa sumur anda bekerja terlalu keras. Jadi, dapat dimengerti jika anda ingin memastikan tidak ada banyak air yang keluar kolam renang.
Penyebabb kejadian ini dapat sangat bervariasi tergantung pada apakah wilayah anda berada dalam kondisi iklim yang hujan atau kekeringan.
Kolam renang rumahan berisi sekitar 50 ribu hingga 80 ribu liter air. Selama musim kemarau, kolam renang bisa kehilangan 200 hingga 500 liter air per hari hanya karena penguapan.
Dengan begitu, di kondisi iklim seperti ini, maka air yang berkurang dari kolam renang bisa dipastikan bukan karena kebocoran.
Berikut adalah beberapa kehilangan air kolam renang yang umum terjadi dan dan kemungkinan penyebabnya:
Kehilangan Air Sepanjang Hari
Kebocoran kolam renang bisa sulit didiagnosis karena pola cuaca yang berubah-ubah. Hujan badai bahkan dapat mengubah ketinggian air kolam renang anda.
Namun, kalau cuacanya normal, anda bisa mengidentifikasi kebocoran dari seberapa banyak kolam renang kehilangan air.
Jika air kolam renang andaberkurang lebih dari ¼ inchi di lingkungan yang lembab dan ½ inchi di lingkungan yang kering, bisa menandakan mengalami kebocoran.
Air Surut Saat Malam
Jumlah air yang menguap dari kolam renang dalam semalam dapat bervariasi. Setelah cuaca siang hari yang cukup panas, malam hari akan terasa hangat. Ini pun bisa menurunkan suhu kolam renang.
Jika anda menggunakan pemanas, kolam renang akan menghangat dan menguapkan lebih banyak air. Saat udara musim panas tetap hangat dalam semalam, kolam renang juga bisa menguap lebih cepat.
Gunakan cover kolam renang sepanjang malam hari untuk mencegah kehilangan air karena penguapan tersebut.
Kehilangan Air Saat Pompa Dimatikan
Jika anda mematikan sistem pompa selama sehari dan ketinggian air kolam renang turun lebih dari 1/4-1/2 inchi per hari, kemungkinan mengalami kebocoran.
Kebocoran mungkin terjadi di suatu tempat di dalam struktur kolam renang atau di sisi hisap sistem pompa kolam renang.
Periksa sekitar saluran air, skimmer, pemipaan, dan alat kelengkapan di sisi masuk pompa kolam renang. Untuk memperbaikinya, segera kontak kontraktor kolam renang.
Pompa Dinyalakan Tapi Air Malah Berkurang
Jika ketinggian air kolam renang hanya turun saat pompa menyala, kebocoran pada struktur kolam renang anda mungkin bukan penyebabnya.
Periksa jalur pemipaan dan komponen pada sisi tekanan pompa kolam renang. Kebocoran bisa jadi tidak kentara. Carilah genangan air atau tanah yang tampak lebih basah dari sekitarnya.
Air Surut karena Kolam Renang Sering Digunakan
Kolam renang anda bisa juga surut airnya karena sering digunakan. Banyaknya cipratan air dapat membuat air keluar kolam dan menguap ke udara.
Jika ketinggian air turun setelah seminggu penggunaan kolam renang yang berat, hal ini bisa dikatakan tidak ada masalah sama sekali.
Selain itu, penggunaan yang rutin juga memperberat kerja sistem filter kolam renang anda. Anda harus melakukan backwash untuk menjaganya tetap bekerja optimal.
Nah, backwash filter juga menggunakan lebih banyak air yang memungkinkan ketinggian air kolam renang akan turun. <DP>











