Ketika mencoba membasmi ganggang hijau di kolam renang, yang paling teringat di pikiran kita tentunya terusi. Terusi atau tembaga sulfat sendiri merupakan obat kolam renang berwarna putih dengan bentuk kristal.
Tapi, tahukah anda kenapa terusi bisa efektif untuk mencegah pertumbuhan ganggang? Jawabannya adalah karena bahan kimia ini punya bahan dasar Tembaga Sulfat.
Logam sendiri memang dikenal efektif unutk mencegah bahkan membunuh beragam jenis fungisida seperti ganggang. Berbagai jenis tembaga sulfat juga biasa digunakan sebagai bahan pembuatan pestisida.
Baca Juga
Tapi, apakah tembaga sulfat hanya digunakan sebagai bahan pembasmi ganggang atau jamur? Tentu saja tidak.
Dalam artikel ini kita akan mencoba lebih teoritis dengan menjelaskan secara kimia dan reaksi apa yang terjadi pada tembaga sulfat. Selain itu, kita juga akan sedikit membahas berbagai kegunaan tembaga sulfat.
Ini mungkin agak sedikit memusingkan. Tapi, ini bisa jadi bahan buat anda memahami mengapa tembaga sulfat bisa membunuh ganggang.
Setelah membaca artikel ini, di masa depan anda pun akan tau bagaimana memilih tembaga sulfat dalam produk terusi yang tepat untuk kolam renang.
Daftar Isi
Sifat-sifat Tembaga Sulfat
Sifat fisik dan kimia tembaga sulfat dibahas dalam subbagian ini. Dapat dicatat bahwa sifat-sifat CuSO4 anhidrat dan CuSO4.5H2O sangat bervariasi. Karena itu, keduanya punya sifat kimia dan fisik.
Sifat Fisik
Massa molar dari bentuk anhidrat dan pentahidrat tembaga sulfat masing-masing adalah 159,609 gram / mol dan 249,685 gram per mol. Sementara Kepadatan bentuk anhidrat dan pentahidrat adalah 3,6 gram per sentimeter kubik dan 2,286 g.cm-3.
CuSO4 anhidrat memiliki tampilan abu-abu putih seperti tepung sedangkan pentahidrat memiliki warna biru cerah.
Tembaga sulfat terhidrasi dan anhidrat cenderung terurai pada pemanasan. Karena itu, bahan kimia ini tidak memiliki titik didih yang tepat.
CuSO4 anhidrat memiliki struktur kristal ortorombik sedangkan kristal CuSO4.5H2O memiliki struktur triklinik.
Dalam CuSO4 terhidrasi, molekul air yang mengelilingi Logam Pusat (Cu) bertindak sebagai ligan yang menghasilkan transisi d-d dan oleh karena itu memancarkan warna biru di wilayah yang terlihat karena CuSO4 terhidrasi tampak biru.
Karena CuSO4 anhidrat tidak mengandung air kristalisasi, maka ia mempertahankan warna putihnya.
Tembaga (II) sulfat adalah padatan biru yang terhidrasi atau terikat pada molekul air. Senyawa kimia ini menjadi keputihan ketika anhidrat atau ketika tidak terikat secara molekuler dengan air.
Ketika terhidrasi, biasanya ada lima molekul air yang terikat pada satu molekul tembaga sulfat. Memanaskan CuSO4 akan membuat CuSO4 mengalami dehidrasi dan berubah jadi padat.
Sifat Kimia
Ion tembaga yang ada dalam tembaga sulfat bereaksi dengan ion klorida yang termasuk dalam asam klorida pekat, yang mengarah pada pembentukan tetraklorokuprat (II).
Persamaan kimia untuk reaksi ini diberikan adalah Cu2+ + 4Cl- → CuCl42-
Ketika dipanaskan hingga 650 derajat Celcius, CuSO4 mengalami reaksi penguraian untuk menghasilkan oksida tembaga (CuO) dan SO3 (sulfur trioksida).
Tembaga sulfat sangat mudah larut dalam air, dengan nilai kelarutan 1,055 molal dan 1,502 molal pada suhu 10oC dan 30oC.
Kegunaan Tembaga Sulfat
Pentahidrat dari senyawa ini, CuSO4.5H2O digunakan sebagai fungisida karena kemampuannya untuk membunuh beberapa jamur dan alga atau ganggang.
Tembaga sulfat digunakan dalam larutan Benedict dan larutan Fehling, yang digunakan dalam pengujian gula pereduksi. Bahan ini juga digunakan untuk menguji sampel darah untuk penyakit seperti anemia.
CuSO4 dicampur dengan KMnO4 (kalium permanganat) untuk membentuk oksidan yang dapat digunakan dalam sebagai pewarna dalam proses pewarnaan sayuran.
Larutan tembaga sulfat dalam air dapat digunakan sebagai dekoratif karena dapat menambah warna pada semen, keramik, dan logam lainnya.
Tembaga sulfat juga ditambahkan ke lem penjilid buku untuk melindungi kertas cetak dari serangga.
Dari penggunaan yang dijelaskan di atas, dapat dipahami bahwa tembaga sulfat adalah senyawa kimia yang sangat penting. Namun, perlu diingat juga kalau bahan ini punya toksisitas cukup tinggi bagi manusia.











