Vakum Hisap vs Tekanan untuk Kolam Renang, Mana Lebih Baik?

Fakhri Adzhar

Ilustrasi vakum kolam renang. Ini perbandingan vakum tekanan vs vakum hisap.
Ilustrasi vakum kolam renang. Ini perbandingan vakum tekanan vs vakum hisap.

Vakum kolam renang tekanan (juga disebut sebagai Pool Sweep) lebih unggul daripada jenis vakum hisap dalam segala hal (kecuali harga).

Anda akan mendapatkan jawabannya di artikel ini. Selain itu, kita juga akan membahas perbedaan keduanya.

Tapi, sebelum anda membaca artikel ini, kami ingin mengingatkan bahwa apapun jenis vakum yang anda gunakan, melakukan perawatan dengan peralatan ini hukumnya wajib.

Di sini, kita hanya akan membandingkan keduanya untuk menjadi pertimbangan. Soal kepastian mana yang mau dipilih, kami kembalikan pada anda.

Perbedaan Vakum Hisap vs Tekanan

Vakum Tekanan menghisap air ke alat pembersih, mendorong air tersebut di sepanjang lantai kolam renang dan bisa juga ke dinding.

Kolam renang dibersihkan oleh vakum venturi yang dihasilkan oleh air bertekanan. Efek venturi memaksa daun dan puing-puing masuk ke dalam kantung penampung  atau saringannya.

Selain mengumpulkan daun, ranting, dll., vakum tekanan juga memiliki “Ekor” untuk menggosok atau mengepel lantai kolam.

Setiap kali vakum tekanan menyala, ekornya dengan lembut mengepel bolak-balik di lantai kolam renang.

Vakum Hisap vs Tekanan untuk Kolam Renang, Mana Lebih Baik?

Mekanisme ini memberikan tindakan penggosokan yang konsisten untuk menjaga agar kotoran tidak terlalu lama berada di lantai.

Setelah itu, kotoran akan dipindahkan/disalurkan ke saluran pembuangan utama (main drain) di mana kotoran dapat disedot oleh pompa filtrasi.

Sementara itu, vakum hisap tidak memiliki ekor dan ini adalah alasan utama mengapa anda dapat melihat perbedaan kondisi lantai kolam renang setelah dilakukan pembersihan dibanding dengan vakum tekanan.

Vakum hisap kemungkinan besar akan memiliki hasil akhir yang kusam sementara vakum tekanan memiliki hasil akhir yang cemerlang.

Vakum hisap secara harfiah menyedot air ke pompa. Alat ini memiliki mekanisme “tenggorokan” pada selangnya  yang memungkinkan kotoran, pasir dan debu untuk melewatinya.

Namun, selang ini dapat/akan tersumbat jika kotoran yang lebih besar tersumbat di sana. Anda harus mengganti selangnya kalau mau alat ini tetap berjalan.

Vakum Hisap vs Tekanan untuk Kolam Renang, Mana Lebih Baik?

Vakum hisap cukup memadai untuk membersihkan area kolam renang yang terdapat pasir dan lumpur. Namun, akan berkinerja buruk jika ada daun atau ranting.

Salah satu kekurangan dari vakum hisap adalah bahwa ia mengambil aliran dari skimmer.

Sebagian besar kotoran di kolam renang sebenarnya berada sekitar 50 cm dari permukaan. Ketika anda menutup katup hisap dari skimmer, akan ada lebih sedikit aliran/hisapan dari permukaan untuk mengumpulkan kotoran

Hal ini berarti vakum hisap hanya akan menyedot kotoran ketika tenggelam ke lantai. Dengan begitu, alat ini bakal menghambat kinerja sistem sirkulasi, kotoran pun akan berdiam di bawah lantai.

Kotoran akan meresap ke lantai dan memberinya kesempatan untuk menodai/menyebabkan finishing kolam renang menjadi kusam.

Intinya adalah, jika anda ingin menghemat budget dan bersedia untuk terus-menerus membersihkan kolam renang secara manual, vakum hisap cocok digunakan.

Tapi, kalau anda menginginkan pembersih yang akan bekerja secara konsisten dengan kinerja optimal, vakum tekanan bisa mengakomodir hal tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan

Untuk membuatnya lebih mudah dipahami, kami merangkum beberapa kelebihan dan kekurangan maisng-masing vakum hisap dan tekanan. Berikut penjelasannya:

1. Kelebihan Vakum Tekanan

– Sangat efektif dalam menjaga kebersihan kolam renang

– Mengumpulkan daun di dalam kantong, bukan di dalam filter (memperpanjang umur filter)

– Menggosok permukaan kolam renang

– Jarang menyumbat

– Umur panjang

2. Kekurangan Vakum Tekanan

– Harga mahal

3. Kelebihan Vakum Hisap

– Lebih murah

4. Kekurangan Vakum Hisap

– Berhenti beroperasi ketika ada daun atau ranting yang besar.

– Menyumbat keranjang pompa ketika menyedot daun.

– Menghilangkan aliran dari skimmer.

– Bantalan kaki mudah rusak

– Tidak ada tindakan penggosokan/pengepelan dasar kolam  yang menyebabkan hasil akhir plester kusam.

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.