Penyebab Kolam Renang Keruh Pasca Shocking Treatment – Part 1

Fakhri Adzhar

Ilustrasi kolam renang keruh. Bisa terjadi setelah melakukan shocking treatment.
Ilustrasi kolam renang keruh. Bisa terjadi setelah melakukan shocking treatment.

Tidak jarang air kolam renang menjadi sedikit keruh setelah melakukan perawatan shocking treatment. Hal ini terjadi terutama jika anda menggunakan shocking treatment klorin granular. Dan kita akan membhas penyebab hal tersebut.

Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 24 jam agar butiran-butiran klorin dapat sepenuhnya larut ke dalam air.

Sebagian besar masalah air keruh setelah melakukan shocking treatment akan hilang dalam satu atau dua jam.

Namun, jika 24 jam telah berlalu dan dasar kolam masih tidak dapat terlihat, kemungkinan besar ada masalah pada kolam renang anda.

Di bawah ini adalah 5 penyebab paling umum mengapa air kolam renang menjadi keruh setelah melakukan perawatan shocking treatment.

Supaya lebih mudah dipahami, artikel ini akan dibagi menjadi dua bagian. Karena itu, pastikan anda membaca seluruhnya untuk mendpaatkan informasi yang komprehensif.

Tingkat pH Tinggi Penyebab Keruh Pasca Shocking Treatment

Alasan pertama yang bisa menyebabkan kolam renang anda keruh setelah melakukan shocking treatment adalah karena air memiliki tingkat pH yang tinggi.

Kestabilan pH berjalan seiring dengan keseimbangan Total Alkalinitas. Ini bisa dibilang dua elemen terpenting dari kimia air kolam renang.

pH rendah berarti air kolam renang anda bersifat asam, dan pH tinggi berarti bersifat basa, atau biasa disebut alkali.

Tingkat pH yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan kalsium dan kerak di kolam renang . Selain itu, juga mengurangi efektifitas klorin. Akibatnya, timbullah masalah air kolam keruh.

Penyebab Kolam Renang Keruh Pasca Shocking Treatment – Part 1

Jika kolam anda keruh setelah melakukan shocking treatment, ini dapat mengindikasikan pH dan Total Alkalinitas kolam tidak seimbang.

Beberapa bahan yang digunakan dalam shocking treatment, seperti Kalsium Hipoklorit, juga dikenal sebagai kaporit, memiliki tingkat pH yang tinggi.

Menggunakan jenis bahan kimia ini dengan tingkat pH yang sudah meningkat biasanya akan menyebabkan masalah air keruh.

Cara Membersihkannya

Sebelum melakukan shocking treatment terutama menggunakan bahan kimia seperti yang disebutkan di atas, uji kadar air dan sesuaikan tingkat pH ke 7,2-7,4, yang sedikit lebih rendah dari kisaran ideal 7,4-7,6.

Menurunkan pH dengan pH Reducer sebelum melakukan treatment ini juga bisa digunakan. Hal ini akan menjaga tingkat pH tetap seimbang setelah treatment dilakukan.

Tak hanya akan mencegah air kolam menjadi keruh, tetapi juga akan meningkatkan keefektifan klorin dalam shocking treatment.

Pastikan untuk menyeimbangkan Total Alkalinitas dalam kisaran ideal 80-120 ppm sebelum menyesuaikan tingkat pH.

Tingkat Kesadahan Kalsium yang Tinggi

Tingkat Kesadahan Kalsium yang tinggi adalah alasan lain yang menyebabkan air kolam renang anda menjadi keruh setelah melakukan shocking treatment.

Kesadahan Kalsium adalah pengukuran seberapa banyak kalsium dalam air kolam renang anda.

Penyebab Kolam Renang Keruh Pasca Shocking Treatment – Part 1

Kandungannya yang tinggi biasanya disebabkan oleh sumber air kolam renang anda. Nmaun, bahan yang digunakan dalam shocking treatment juga bisa menyebabkan hal tersebut.

Satu kantong kaporit seberat 1 pon menambahkan sekitar 5 ppm kalsium per 11.500 galon air kolam.

Cara Membersihkannya

Jika tingkat Kesadahan Kalsium kolam sudah meningkat di atas kisaran yang disarankan yaitu 200-400 ppm, anda bisa menggunakan alternative seperti natrium diklor (Di-Zap) atau natrium hipoklorit (klorin cair) untuk meningkatkan kadar klorin.

Selain itu, anda juga bisa menggunakan pengoksidasi bebas klorin setiap kali tingkat Klorin Bebas berada pada 2,0 ppm atau lebih tinggi.

Bahan kimia shocking treatment tersebut tidak mengandung kalsium dan tidak akan mempengaruhi kandungan Kesadahan Kalsium kolam renang anda.

Satu hal yang perlu diingat ketika menggunakan diklor adalah bahwa ini merupakan jenis klorin yang distabilkan. Untuk menstabilkannya biasanya menggunakan Asam Sianurat.

Jika Anda sudah menggunakan klorin yang distabilkan sebagai pembersih kolam renang atau jika kadar Asam Sianurat sudah tinggi, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kolam renang demi mendapatkan penangan terbaik.

Uji tingkat Kesadahan Kalsium kolam renang sesering mungkin, terutama sebelum melakukan shocking treatment menggunakan kaporit.

Hal lain yang perlu anda ingat adalah menurunkan tingkat Kesadahan Kalsium kolam renang tidak semudah menurunkan tingkat pH atau Alkalinitas Total.

Proses ini membutuhkan pengenceran dengan menguras sebagian air dan mengisi ulang kolam renang dalam satu waktu. <DP>

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.