Anda sedang membangun rumah dan punya lahan sisa yang cukup luas? Kenapa tidak berfikir untuk membangun kolam renang?
Tapi, memang banyak hal yang perlu dipertimbangkan, yang paling utama pastinya soal budget. Jika ada sisa yang cukup, bisa berkonsultasi dengan Dimulti Pool untuk membuat kolam renang impian.
Setelah memutuskan membuat kolam renang (juga), pertanyaan selanjutnya, apakah pembangunan kolam renang barengan dengan rumah bisa dilakukan?
Baca Juga
Dimulti Pool merupakan kontraktor kolam renang profesional dengan teknisi yang sudah berpengalaman belasan tahun di bidang ini. Jika berkonsultasi dengan kami, jawabannya: BISA!
Hal ini seperti dijelaskan oleh Ahmad Arifin, Senior Engineer Dimulti Pool yang sudah malang melintang di urusan konstruksi dan perawatan kolam renang.
Daftar Isi
Pembangunan Kolam Renang Barengan dengan Rumah Harus Koordinasi dengan Teknisi Pembangunan Rumah
Arifin menjelaskan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika ingin membangun kolam rennag berbarengan dengan rumah.
Hal pertama adalah koordinasi dengan kontraktor dan teknisi pembangunan rumah. Komunikasikan lokasi, waktu pembangunan, proses kerja, hingga waktu finishing kolam renang.
Ini adalah hal penting untuk menjaga efektifitas pembangunan seluruh area rumah, baik bangunan utama maupun kolam itu sendiri.
Arifin kemudian mencontohkan salah satu proyek yang sedang dikerjakan Dimulti Pool di salah satu perumahan mewah di kawasan Cibubur.
Sang owner ingin membangun kolam renang skimmer semi outdoor ukuran 7 X 3 meter, berbarengan dengan pembangunan rumah.
Galian kolam renang yang cukup mini ini sudah dikerjakan, dengan memakan waktu sekitar 1 minggu. Saat ini, progres sudah masuk tahap pemipaan.
Arifin menjelaskan, setelah berdiskusi dengan teknisi pembagunan rumah, mereka meminta waktu sekitar satu minggu untuk melakukan finishing relief di sekitar area kolam.
“Dia minta waktu seminggu untuk finishing pemasangan relief di atas kolam renang,” jelas Arifin.
Pada waktu tersebut, pembangunan kolam renang berhenti sementara. Namun, ini tidak jadi masalah karena semuanya sudah diukur dengan matang. Yang terpenting, kata Arifin lagi, ada koordinasi yang baik.
Progres Pembangunan Rumah
Pada dasarnya, pembangunan kolam renang bisa berbarengan dari awal pembangunan rumah. Tapi kalau demikian, yang harus diperhatikan adalah proses finishing kolam.
Arifin memaparkan, pembangunan kolam renang prosesnya hampir sama dengan membangun rumah. Peralatan yang digunakan pun tidak jauh berbeda.
Namun ketika proses finishing, kolam renang membutuhkan teratment khusus mengingat “bangunan” ini akan direndam air sepanjang waktu.
“Kalau yang harus diperhatikan ya paling waktu untuk finishing aja. Kita mengikuti progres rumah. Kalau kolam dijadiin dulu nanti rusak,” jelas Arifin.
Meski begitu, Ariifin menyebut idelanya pembangunan kolam renang dibangun ketika progres pembangunan rumah sudah mencapai sekitar 70 persen.
Ini akan memudahkan teknisi kolam renang untuk memetakan area pembangunan kolam. Selain itu, juga tidak mengganggu kerja tekinisi pembangunan rumah.
“70 persen rumah baru kolam. Setelah kita selesai ngecor, kolam pun bisa diselesaikan,” papar Arifin.
Jika berbicara kondisi yang paling ideal, pembangunan kolam renang dilakukan ketika rumah sudah benar-benar jadi.
Namun, kata Arifin, terkadang pemilik rumah juga sudah mengatur waktu pembangunan area rumahnya. Sebagai kontraktor, jelas Arifin, Dimulti Pool selalu mengutamakan permintaan customer.
“Kalau bicaranya ideal sih ya rumah dulu selesai, baru kolam,” terangnya.
Seperti proyek yang Arifin jelaskan di atas, saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen. Kondisi ini sudah cukup ideal untuk pembangunan kolam renang.
Dengan fasad depan rumah yang sudah jadi serta bangunan di sekitar area kolam sudah kokoh, proses konstruksi kolam pun akan semakin mudah dan cepat.
15 Tahap Pembuatan Kolam Renang
Perlu anda ingat, pembangunan kolam renang barengan dengan rumah tidak akan mengeliminasi tahapan pembuatan kolam renang.
Jadi, anda juga perlu memastikan semua tahapan pembuatan kolam renang tersebut dilakukan meski berbarengan dengan proses konstruksi rumah.
1. Survei Kondisi Lahan Kolam Renang
Survei biasanya dilakukan hanya satu hari. Sebelumnya, pemilik memberikan gambaran luas lahan yang akan dibangun.
2. Membuat Desain
Setelah semua bahan materi pembuatan kolam renang di lokasi sudah didapat saat survei, akan diserahkan pada tim desain untuk memberikan gambaran bentuk keseluruhan kolam renang.
3. Melakukan Bouwplank
Bouwplank merupakan pembuatan pembatas yang digunakan untuk menentukan batas area kerja pada saat akan memulai sebuah pembangunan.
4. Penggalian Tanah
Penggalian tanah tidak serta merta mengikuti ukuran kolam renang yang ada di dalam desain atau rencana kerja, tapi harus dilebihkan.
5. Pembuatan Pondasi Tapak/Lantai Kerja
Setelah galian selesai, berlanjut ke pembuatan pondasi tapak. Ini adalah pondasi utama kolam renang. Letaknya ada di dasar kolam dengan bentuk (biasanya) persegi panjang.
6. Pemasangan Bekisting Luar
Bekisting luar dilakukan dengan tujuan sebagai cetakan dinding beton kolam renang. Biasanya, jenis ini tidak dipasang permanen alias dibongkar setelah beton mencapai kekuatan untuk berdiri sendiri.
7. Pembesian
Pembesian dilakukan di seluruh dinding dan dasar kolam renang. Biasanya menggunakan bei polos atau ulir, tergantung volume kolam renang.
8. Penarikan Jalur Pemipaan
Setelah pembesian, kolam renang mulai terlihat bentuknya. Selanjutnya, lakukan pemasangan sistem pemipaan untuk sirkulasi kolam renang.
9. Pemasangan Bekisting Dalam
Bekisting dalam digunakan sebagai cetakan untuk penuangan bahan beton. Pengerjaan ini membutuhkan tenaga tukang jumlah banyak menyesuaikan dengan ukuran kolam renang.
10. Pengecoran
Pengecoran bisa dilakukan manual maupun menggunakan mesin semprot. Jika dilakukan manual, prosesnya tentu akan lebih lama.
11. Penutupan Pori-Pori Beton dengan Plester
Di tahap ini, juga dilakukan plester leveling dengan pengukuran menggunakan waterpass agar permukaan kolam renang benar-benar rata.
12. Waterproofing
Kolam renang akan diisi air selama-lamanya. Karena itu, waterproofing yang bagus sangat dibutuhkan.
13. Pemasangan Lapisan Finishing
Setelah kolam renang dipastikan benar-benar tidak bocor, langkah selanjutnya adalah melapisi finishing seperti mozaik, keramik, ataupun liner.
14. Pemasangan Mesin
Pemasangan mesin sendiri sebenarnya bisa dilakukan berbarengan dengan pemasangan pelapisan finishing, bahkan saat waterproofing karena keduanya dikerjakan di dua lokasi berbeda.
15. Pengisian Kolam Renang
Setelah semua komponen kolam renang terpasang dan beton atau coran sudah benar-benar kering, sekarang saatnya mulai mengisi air.
Penutup
Itulah penjelasan tentang apakah bisa pembangunan kolam renang barengan dengan rumah. Jawabannya adalah, ya bisa!
Namun, pastikan pekerjaannya sesuai dengan kondisi di lapangan. Selain itu, pastikan seluruh tahapan pembuatan kolam renang tidak ada yang terlewat.
Jika anda ingin menggunakan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.











