Kolam renang yang indah, bisa dibilang, bergantung pada finishing yang dipilih. Pemilihan finishing ini tergantung selera pengguna. Beberapa di antaranya pakai keramik kolam renang, mozaik, atau cat saja.
Kita akan membahas soal finishing menggunakan keramik atau mozaik. Tapi lebih spesifik tentang fungsi dan bahan nat kolam renang, salah satu material yang digunakan untuk pemasangan finishing.
Komponen ini adalah bahan bangunan yang digunakan untuk mengisi celah atau sambungan antara ubin atau bahan keramik lainnya.
Baca Juga
Pada kolam renang, pemasangan yang tepat utamanya pada finishing keramik atau mozaik sangat berpengaruh terhadap umur kolam.
Daftar Isi
Pengertian Nat
Sebelum membahas fungsi dan bahan nat keramik kolam renang, kita perlu memahami apa yang dimaksud dengan material ini.
Nat adalah pengisi untuk sambungan antar ubin (keramik dll) setelah ubin dipasang di dinding, lantai, atau permukaan lainnya.
Nat biasanya berupa campuran bubuk semen, batu kapur, dan pigmen warna (terkadang dengan tambahan pasir). Setelah dicampur dengan air, campuran tersebut dioleskan ke ubin dan dibiarkan mengeras.
Coba anda perhatikan keramik di rumah anda. Di antara kepingan keramik terdapat garis-garis bukan? Nah, itulah yang disebut dengan nat.
Fungsi dan Bahan Nat Kolam Renang
Ristana atau Pak Aris, Senior Engineer kami di Dimulti Pool memaparkan bagaimana nat itu bekerja menjaga kolam renang agar tidak bocor.
Berikut ini adalah penjelasan tentang fungsi dan bahan nat kolam renang seperti yang dijelaskan oleh Bapak Aris tersebut.
1. Fungsi Nat
Fungsi yang pertama, seperti dijelaskan sebelumnya, adalah mengisi celah antar keramik. Celah ini menjadi tempat kotoran berkumpul yang pada akhirnya membuat keramik atau mozaik cepat rusak.
Pak Aris menjelaskan, pemasangan komponen ini juga berrfungsi sebagai keamanan kolam renang.
“Nat itu selian untuk menetap sela natar keramik, dia juga berfungsi untuk keamanan kolam renang. Kalau ada nat kan nanti aman untuk kak,” kata Pak Aris.
“Kedua juga memperkuat rekatnya keramiki,” lanjutnya.
Kerekatan keramik ini penting. Bayangkan jika keramik atau mozaik rusak lalu kita berenang. Kaki bisa jadi cedera bukan?
Pak Aris melanjutkan penjelasannya, fungsi nat selanjutnya adalah mencegah kerusakan pada lapisan waterproofing.
“Terus juga mengantisipasi rusaknya waterproofing. Karena kan nanti kalau ada nat itu airnya gak akan masuk samapai lapisan waterproofing,” terang Pak Aris.
Lapisan waterproofing sendiri dipasang sebelum plester keramik atau mozaik, di atas plester atau beton utama. Setelah terpasang, celah-celahnya diisi dengan nat.
Nah, nat ini mencegah air masuk ke lapisan plester keramik atau mozaik tersebut. Jika lapisan ini rusak, maka air masuk ke lapisan waterproof.
Di artikel sebelumnya, Pak Aris sudah menjelaskan kalau lapisan waterproofing juga ada umurnya. Lapisan ini tidak bertahan selamanya.
“Lapisan waterproofing itu kan di atasnya masih ada acian nat, nah kalau ada itu kan gak akan langsung ke lapisan waterproofing,” jelas Pak Aris.
Fungsi lainnya di antaranya adalah menahan guncangan atau getaran. Ketika guncangan, misalnya karena gempa, terjadi, keramik tidak akan langsung saling bersentuhan.
Kalau tidak ada nat, keramik akan bersenggolan dan berpotensi pecah jika guncangan tersebut cukup kencang.
Terakhir, kata Pak Aris, komponen berfungsi untuk estetika. Kalau tidak ada, celah antar keramik atau mozaik yang cuma plesetran tersebut akan terlihat.
Apalagi, kata Pak Aris lagi, kalau celah itu sudah rusak. Dari atas akan terlihat lubang-lubang celah antar keramik yang pastinya tidak sedap dipandang.
2. Bahan Nat
Nat adalah garda terdepan mencegah kebocoran kolam renang. Bahan ini mencegah mausknya air kolam ke lapisan beton utama.
Karena itu, campuran bahan ini juga tidak sembarangan. Bisa dibilang, campuran bahan yang digunakan untuk pembangunan kolam renang dengan yang biasa digunakan di rumah berbeda.
“Kalau nat kolam renang itu dianjurkan ada tambahkan semacam lem pengeras, apapun bentuknya,” terang Pak Aris.
“Bisa juga dicampurkan waterproofing di adonan juga. Tapi itu tergantung sama yang masang. Kalau kita menggunakan colbon aja, sama obat pengeras, yang sering kita gunakan alkasit,” lanjutnya.
Pak Aris memaparkan, bahan campuran yang berbeda ini mengingat kolam renang akan diisi air terus menerus. Butuh acian yang tahan air untuk meminimalisir kerusakan.
Apalagi seperti yang kita tahu, kolam renang banyak menggunakan bahan kimia untuk proses perawatannya. Bahan ini juga berpotensi merusak nat.
“Karena kan nat itu akan kena air yang ada kandungan chemicalnya, kalau cuma semen biasa ketahanan itu pasti gak akan lama,” jelas Pak Aris.
Penutup
Itulah penjelasan tentang fungsi dan bahan nat kolam renang yang perlu anda ketahui. Hal ini untuk memastikan nat sesuai dengan peruntukannya.
Tapi yang jelas, pembuatan kolam renang harus dilakukan oleh kontraktor kolam renang yang profesional dan berpengalaman. Ini karena pembuatan fasilitas ini tidak bisa sembarangan.
Dimulti Pool sendiri sudah berpengalaman belasan tahun dalam pembuatan kolam renang. Jadi, soal material kolam renang seperti nat, sudah sangat paham mana yang berkualitas.
Jangan ragu berkonsultasi dengan Dimulti Pool untuk mendapatkan rekomendasi pemasangan yang tepat pada kolam renang anda.
Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.











