Penjelasan Basic Perawatan Kolam Renang, Wajib Tau!

Fakhri Adzhar

Ilustrasi Perawatan Kolam Renang, penting dilakukan.
Perawatan Kolam Renang, adalah hal yang penting dilakukan.

Memiliki kolam renang bisa menjadi hal yang menyenangkan. Anda akan punya tempat berkumpul untuk menikmati hangatnya suasana. Namun, anda juga perlu tau basic perawatan kolam renang.

Tapi, mempunyai kolam renang memang tak seindah yang dibayangkan. Butuh perawatan rutin untuk menjaganya tetap berfungsi optimal.

Kami akan merangkum semua basic perawatan kolam renang. Ini berguna buat anda yang baru atau ingin punya kolam renang. Baca terus artikel ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya.

Fungsi Perawatan Kolam Renang

Sebelum mulai membahas basic perawatan kolam renang, anda perlu memahami mengapa langkah ini wajib dilakukan. Setidaknya ada dua alasan:

1. Menghambat Pertumbuhan Bakteri

Sangatlah penting untuk menjaga sanitasi dan keamanan kolam renang dengan melakukan perawatan rutin. Kalau tidak, ada banyak bakteri yang akan tumbuh.

Air kolam renang yang kotor membuat perenang bisa mengalami iritasi kulit dan mata saat berenang. Ini juga akibat air kolam renang punya tingkat pH yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Memiliki tingkat pH yang terlalu tinggi juga dapat mempengaruhi kemampuan klorin untuk melawan bakteri.

Jadwal pembersihan rutin diperlukan untuk memastikan peralatan seperti pompa, pemanas, katup, dll tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Jika komponen peralatan kolam renang tersebut rusak, sudah pasti kolam renang bakal berubah jadi danau alias dipenuhi dengan ganggang.

2. Kurangi Jumlah Perbaikan

Menjaga kebersihan kolam renang serta melakukan perawatan rutin dapat membantu mencegah beberapa perbaikan.

Kolam renang yang tidak dirawat pada akhirnya akan menyebabkan kebocoran. Kebocoran paling parah bisa mencapai tingkat struktur.

Kalau kebocoran sudah parah, bisa jadi kolam renang harus dilakukan renovasi yang menelan biaya mahal. Sebagai gambaran, harga renovasi kolam renang bahkan bisa mendekati biaya pembuatannya.

Perawatan Sirkulasi

Perawatan kolam renang dimulai dengan sirkulasi kolam renang.

Jika air kolam renang tidak bergerak, pompa  tidak memompa dan menyaring, anda akan berjuang keras untuk menjaga kolam renang tetap bersih.

Hal ini karena air yang tergenang merupakan tempat berkembang biak yang sangat baik bagi pertumbuhan ganggang.

Ada beberapa bagian yang membentuk sistem sirkulasi kolam renang, yakni Skimmer, pompa, filter, dan jet. Jika salah satu dari bagian ini terhambat, kualitas air akan menurun.

Berikut penjelasan singkat sirkulasi untuk menjaga air kolam tetap bersih:

  • Pompa menyedot air dari kolam renang melalui skimmer (biasanya berupa pintu persegi panjang)
  • Air mengalir melalui pompa ke filter
  • Filter membersihkan partikel-partikel yang membuat air Anda kotor
  • Air didorong kembali ke kolam renang melalui jet kolam renang

1. Pompa

Pompa adalah jantung kolam renang. Komponen ini menarik air melalui sistem penyaringan lalu dibersihkan dari kotoran. Dari sana, air bersih kembali ke kolam renang.

Jalankan pompa kolam renang 8-12 jam sehari. Jika Anda berada di iklim yang lebih hangat, pompa dinyalakan sedikit lebih lama.

Untuk meminimalisir biaya, gunakan pompa yang bisa mengatur kecapatannya sendiri atau punya kecepatan bervariasi.

2. Filter

Cuci ulang atau bersihkan filter pompa ketika pengukur filter membaca sekitar 10 psi lebih tinggi dari batas normal (biasanya 10-15 psi untuk filter yang bersih).

Jika anda menggunakan filter kartrid, maka perlu membersihkan kartrid filter tersebut

3. Skimmer

Bersihkan keranjang skimmer sekitar 1 sampai 2 kali dalam satu minggu.

Keranjang yang tersumbat membuat pompa bekerja lebih keras untu memutar air. Hal ini dapat mengurangi masa pakai pompa.

Untuk membersihkan keranjang skimmer, cukup matikan pompa dan kosongkan keranjang yang dapat dilepas di bawah tutup skimmer, lalu ganti.

4. Posisi Jet Pompa

Posisi jet pompa anda harus berada jauh dari skimmer. Hal ini memudahkan sirkulasi air oleh pompa serta memudahkan skimmer menyaring kotoran.

Mengarahkan ke bagian bawah kolam renang juga bagus untuk memastikan sirkulasi air merata. Selain itu, juga ke bagian kolam yang sulit dibersihkan, seperti di sekitar tangga, celah dan sudut kolam.

Pembersihan

Pembersihan dilakukan dengan cara menyedot kotoran dengan vakum kurang lebih seminggu sekali. Selain itu, sikat dan skim dinding kolam minimal dua hari sekali.

1. Sikat

Menggosok dinding dengan sikat kolam renang dapat mencegah ganggang, noda, dan kerak, terutama di sekitar “area mati” seperti anak tangga, celah, dan di bawah skimmer.

2. Skim

Menyapu permukaan air dengan jaring atau penggaruk daun untuk menghilangkan kotoran yang besar. Kotoran ini dapat jatuh ke dasar kolam dan meninggalkan noda.

3. Vakum

Menyedot debu kolam renang adalah bagian penting lainnya untuk menghilangkan kotoran yang dapat mengurangi sirkulasi. Gunakan vakum yang dipasang ke skimmer.

Penggunaan Chemical

Penggunaan Chemical atau bahan kimia juga penting untuk menjaga kolam renang anda tetap bersih. Ada banyak bahan kimia yang digunakan sesuai dengan fungsinya.

Jika digunakan dengan komposisi yang tepat, anda tidak akan mengalami masalah seperti air keruh, air berwarna hijau, atau penumpukan bakteri berbahaya.

Berikut ini adalah ebebrapa chemical atau obat kolam renang yang biasa digunakan dalam perawatan kolam renang:

1. PAC (Poly Aluminum Chloride)

Poly Aluminum Chloride, atau yang biasa disingkat PAC, adalah sejenis bahan kimia yang berbentuk bubuk. Obat kolam renang berfungsi mengikat kotoran dalam air dan dibawa mengendap kedasar kolam.

Hal ini akan mempermudah proses pembersihan kolam renang, karena kotoran yang mengendap didasar kolam akan mudah untuk di angkat menggunakan vacuum. Sehingga, proses pembersihan kolam bisa lebih maksimal.

2. Soda Ash

Soda Ash yaitu yaitu sejenis bahan kimia yang digunakan untuk menaikan pH pada air kolam. Jika pH air kurang dari batas normal, maka kualitas air kolam akan turun jika terkena tambahan air, baik itu tambahan dari air hujan atau air dari kran.

3. Terusi (Copper Sulphate)

Terusi yaitu sejenis bahan kimia yang digunakan untuk mecegah pertumbuhan ganggang hijau. Obat kolam renang ini juga dapat berfungsi untuk menjernihkan dan memberi warna kebiruan pada air kolam sehingga kolam terlihat lebih indah.

4. Kaporit

Mungkin anda sudah familiar dengan nama ini. Kaporit atau kalsium hipoklorit bertugas menjaga air tetap bersih. Ini karena kaporit bakal mematikan mikoorganisme yang tumbuh di dalam air.

Kaporit sendiri tersedia dalam bentuk butiran, granul, dan tablet.

5. HCL

Dengan sifat asam yang dimilikinya, HCL biasa digunakan untuk menyeimbangkan air kolam saat pH air terlalu basa.

Tingkat keasaman HCL sangatlah tinggi, sehingga HCl digolongkan dalam obat kimia yang keras. Biasanya, penggunaan HCL dilakukan saat kondisi air kolam sangat keruh dan banyak ditumbuhi lumut.

Pengujian Kadar Air Kolam Renang

Setelah menggunakan chemical, anda juga harus melakukan pengujian kadar air kolam renang. Ini dimaksudkan agar chemical tidak mempengaruhi air kolam renang.

Tapi sebenanrnya perubahan kadar air kolam renang sendiri bukan hanya karena chemical. Yang paling utama justru karena adanya kotoran di kolam renang.

Lakukan pengujian rutin untuk mengetahui kadar ideal yang disarankan dalam air. Pengujian bisa dilakukan 1 samapi 2 kali seminggu.

Terlepas dari apapun sumbernya, anda perlu melakukan pengujian kadar air kolam renang pada beberapa parameter berikut ini:

1. pH

pH adalah tingkat keasaman air kolam renang. Penggunaan asam seperti HCL membantu meningkatkan kadar ini. Sementara soda ash bisa menurunkan pH air.

Kadar pH ideal adalah berkisar 7.2 – 7.6 ppm. Tingkat pH yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan berbagai masalah perawatan kolam renang, mulai dari korosi peralatan hingga peningkatan pertumbuhan ganggang hijau.

Sebaliknya, jika air terlalu basa bisa membuat air jadi keruh, menyebabkan iritasi dan gatal-gatal serta menurunkan efektifitas klorin sebagai penjernih.

2. Klorin

Jika anda tidak familiar dengan klorin, ini adalah kandungan yang ada dalam kaporit. Kadarnya harus ideal, berkisar 200 sampai 400 ppm.

3. Alkalinitas

Alkalinitas ideal dalam air berkisar 120 hingga 150 ppm. Jika berada di bawah kisaran ini, pH kolam renang dapat terpengaruh,  permukaan kolam akan lebih rentan terhadap noda.

Sebaliknya, jika kadarnya jauh melebihi batas ideal, air kolam bisa menjadi keruh.

4. Kesadahan

Kesadahan kolam renang ada kalanya juga harus diperiksa. Parameter ini menunjukkan seberapa banyak kalsium yang ada di kolam renang.

Kenapa kalsium? inilah yang menyebabkan kolam renang nada bernoda. Di sisi lain, kalsium juga terkandung dalam kaporit. Karena itu, kadarnya harus dijaga tetap ideal.

Jika tingkat kesadahan kalsium terlalu rendah, kolam berisiko mengalami kerusakan pada lapisan plester.

Tetapi jika kesadahan kalsium kolam anda terlalu tinggi akan menimbulkan endapan kalsium yang sulit dihilangkan.

5. Fosfat

Jika air kolam anda berwarna hijau dan keruh terus-terusan bahkan setelah pengendapan, ada kemungkinan kadar fosfat di kolam terlalu tinggi. Terlalu banyak fosfat di kolam dapat meningkatkan pertumbuhan ganggang hijau.

Hal ini karena fosfat merupakan zat yang menjadi makanan ganggang hijau. Hal seupa juga berlaku pada nitrat.

Penutup

Itulah penjelasan tentang basic perawatan kolam renang yang bisa anda ikuti. Memang agak memusingkan dan itulah resiko punya kolam renang.

Tapi, jangan khawatir! Jika anda terlalu sibuk, bisa menggunakan jasa perawatan kolam renang dari Dimulti Pool.

Teknisi kami berpengalaman selama belasan tahun melakukan tugas ini. Jadi, jangan khawatir pekerjaan tidak maksimal.

Segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

FAQ

Hal-hal yang sering ditanyakan terkait Perawatan Kolam Renang

Berapa Kali Melakukan Perawatan Kolam Renang?

Tergantung perawatan apa yang mau anda lakukan. Untuk perawatan rutin, dalam seminggu pasti harus dilakukan.

Kapan Melakukan Perawatan Kolam Renang?

Idealnya saat tidak ada perenang. Selain itu, ketika matahari tidak panas agar tidak mempengaruhi kondisi air dan chemical perawatan.

Bagaimana Kalau Lupa Melakukan Perwatan Kolam Renang?

Jika kolam renang tidak sering digunakan, mungkin tidak banyak masalah. Tapi, kalau rutin, bisa dipastikan kolam renang akan kotor.

Bagaimana Agar Tidak Lupa Melakukan Perawatan Kolam Renang?

Kami sarankan anda membuat jadwal perawatan yang ditempel di dinding dekat kolam renang. Jika masih susah, gunakan jasa perawatan kolam renang.

Masih Punya Pertanyaan?

Jika masih memiliki pertanyaan seputar Perawatan Kolam Renang, silahkan tinggalkan komentar atau klik tombol di bawah ini untuk menghubungi kami.
Contact Us

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.