Saat ini banyak berita pilu tentang anak kecil yang tenggelam di kolam renang lalu kehilangan nyawa. Banyak diantaranya karena tersangkut hisapan main drain kolam renang.

Ini perlu jadi perhatian setiap pemilik kolam renang untuk memperhatikan kondisi saluran tersebut. Apapun masalahnya, harus segera diatasi.

Masalah sederhana namun paling sering Dimulti Pool temukan, dan tentu saja punya potensi bahaya seperti kejadian di atas, adalah cover main drain kolam renang yang copot atau lepas.

Ini adalah penutup saluran. Bisa dibayangkan, ada penutupnya saja masih ada potensi bahaya. Bagaimana jika kita sebagai pemilik kolam renang tidak menyadari kalau tutup tersebut lepas?

Lubag menganga ditambah kurangnya perhatian terdhaap keselamatan di kolam renang bisa membuat kejadian tersebut terulang.

Karena itu, selain menekankan pentingnya perawatan cover main drain, disini kami juga akan menjelaskan bagaimana Tim Dimulti Pool memperbaiki cover main drain copot tersebut.

Apa Itu Main Drain?

Main drain adalah saluran hisap air kolam renang yang lokasinya berada di lantai kolam renang. Untuk menutup saluran tersebut, digunakan cover. Buat yang suka berenang, pasti sudah tidak asing dengan bagian ini.

Penyebab dan cara memperbaiki cover main drain kolam renang copot
Main drain kolam renang (kondisinya kotor)

Saluran ini bekerja dengan menarik air dan mengarahkannya ke filter. Untuk mengaktifkan fungsinya, kita perlu membuka ball valve terlebih dahulu.

Kejadian mengenaskan di atas banyak terjadi karena kurang tepat dalam pengoperasian fungsi main drain. Ball valve dibuka padahal kolam renang sedang penuh atau banyak yang menggunakan. Anak-anak  yang tidak hati-hati bisa tersedot kesini mengingat hisapannya yang kuat.

Penyebab Cover Main Drain Copot

Penyebab utama cover main drain kolam renang copot yang paling sering kami temui adalah kesalahan dalam pemasangan. Umumnya karena ketika awal dipasang, sekrup cover tersebut kurang kencang.

Air kolam renang akan terus bergerak. Gelombang bawah air kolam renang akan menghantam cover ini dan lama kelamaan bisa lepas.

Selain itu, kami juga sering menemukan kasus cover main drain kolam renang copot karena sekrup yang digunakan kualitasnya tidak bagus. Lama kelamaan akan berkarat dan terkikis sehingga longgar.

Langkah Memperbaiki Cover Main Drain Kolam Renang Copot

Untuk memperbaiki cover main drain kolam renang copot caranya sangat mudah. Tim kami hanya tinggal mengencangkan kembali sekrupnya. Namun, langkah perbaikan harus dilakukan dengan tepat.

Pertama-tama, kami akan mematikan pompa kolam renang terlebih dahulu supaya main drain tidak menyedot air.

Selanjutnya, kami akan meminta izin pemilik kolam renang untuk menyelam di kolam renang. jika diizinkan, kami akan berganti pakain yang disesuaikan dengan lingkungan air kolam renang.

Hal ini penting diperhatikan karena kami akan masuk ke dalam air yang penuh chemical. Jika menggunakan pakaian yang tidak sesuai, bisa membuat air kotor.

Selanjutnya, tim kami akan menyelam ke dalam kolam. Mungkin langkah ini terlihat sederhana. Namun, hanya teknisi yang berpengalaman yang bisa melakukannya mengingat menyelam sambil memperbaiki alat bukan hal yang mudah.

Di dalam kolam, kami kemudian akan menggunakan obeng untuk mengencangkan sekrup. Tapi kalau sekrupnya sampai hilang, kami akan mengambil yang baru dengan kualitas yang bagus.

Jika sudah, perbaikan pun sudah selesai. Kami akan kembali ke permukaan dan menyalakan pompa kolam renang lagi.

Apakah Air Kolam Renang Harus Dikuras Terlebih Dahulu?

Yang jadi pertanyaan, apakah proses ini harus dilakukan dengan menyelam? Apakah tidak bisa dengan menguras air terlebih dahulu.

Itulah sebabnya mengapa anda perlu memanggil teknisi Dimulti Pool yang berpengalaman belasan tahun dalam memperbaiki berbagai aksesoris kolam renang, termasuk cover main drain kolam renang copot.

Proses ini akan sangat mempersingkat waktu. Walaupun sebenarnya bisa saja air kolam renang diuran dulu supaya lebih mudah.

Tapi, prosesnya panjang. Anda perlu membuka ball valve main drain dan saluran pembuangan serta menggunakan mode filter waste. Air akan surut dan setelah itu matikan pompa lagi, tutup ball valve pembuangan dan main drain lau ganti lagi mode multi valve filter ke sirkulasi.

Langkah perbaikannya sama seperti di atas. Kalau sudah, anda perlu menambahkan air dulu sampai batas yang tepat. Menambahkan airnya juga harus perlahan supaya air tidak berubah warna.

Kalau sampai berubah warna, harus dilakukan treatment lagi. Dan seterusnya…

Kami akan selalu menyarankan langkah perbaikan seperti yang kami lakukan tadi. Tapi, kalau pemilik kolam renang tidak ingin air kolam renangnya tercemar karena ada orang lain yang masuk, mau tidak mau kami melakukan pengurasan terlebih dahulu.