Kita mungkin tidak asing dengan istilah paving block. Material ini biasa ditemukan di jalan-jalan atau trotoar. Banyak juga digunakan di area parkir.
Namun ternyata paving ini bisa digunakan untuk area plasa atau decking kolam renang. Dimulti Pool juga cukup sering mengerjakan proyek di mana area decking atau pasanya menggunakan paving.
Tapi sama seperti material lainnya, paving juga tidak terlepas dari masalah, salah satunya adalah berlumut yang membuat tampilannya jadi tidak bagus.
Sebagai spesialis kolam renang, Dimulti Pool kerap mendapatkan aduan masalah ini. Tenang saja, kami punya solusinya.
Di sini kami akan menjelaskan bagaimana Tim Dimulti Pool mengatasi masalah paving plasa kolam renang berlumut tersebut.
Apa Itu Paving?
Paving merupakan batuan berbentuk blok yang berfungsi untuk menutup sebuah area, umumnya untuk menutup tanah.
Paving bisa dibuat dengan berbagai jenis material, mulai dari beton, batu alam hingga campuran bahan lainnya.
Di area plasa kolam renang, paving yang paling umum digunakan dan merujuk istilah “paving” adalah berbahan beton. Sementara yang terbuat dari batu alam kami menyebutnya dengan batu plasa.

Penyebab Paving Plasa Kolam Renang Berlumut
Karena paving memiliki pori-pori yang cukup besar, akan lebih mudah basah atau lembab terutama jika terkena hujan. Apalagi pemasangan di area kolam renang yang memang area basah.

Air yang mengendap di dalam paving ini bisa jadi tempat tumbuh mikroorganisme seperti lumut yang baik. Akibatnya, paving jadi berlumut dan licin.
Untuk area plasa kolam renang, jika paving berlumut bisa berbahaya buat pengguna. Permukaan licin bisa membuat orang terpeleset dan berakibat fatal jika kepala terbentur.
Karena itu banyak pelanggan Dimulti Pool yang megeluhkan masalah ini kepada kami dan meminta untuk membersihkannya. Tapi pertama-tama kami akan mengedukasi bahwa paving berlumut ini adalah kejadian yang wajar.
Cara Mengatasi Paving Plasa Kolam Renang Berlumut
Paving yang terpasang di area kolam renang umumnya lebih bersih ketimbang paving yang ada di jalanan atau trotoar. Jadi tingkat lumutnya tidak akan terlalu banyak.
1. Penyikatan dan Penggunaan Kaporit
Untuk membersihkannya, kami akan menggunakan sikat dengan bulu yang cukup keras. Kami akan menyikatnya hingga lumut terangkat. Setelah itu, kami akan bilas dengan air dari keran sampai bersih.
Jika lumut membandel dan susah dibersihkan, kami akan menggunakan bantuan obat kolam renang, tepatnya kaporit. Kami bisa menggunakan kaporit bubuk atau kaporit tablet.
Untuk kaporit bubuk, kami tinggal menaburkannya ke area paving yang berlumut. Sementara untuk kaporit tablet, kami akan menggosokkannya.
Kami akan menunggu beberapa saat hingga lumut mati lalu mulai menyikatnya. Jika sudah, kami akan membilasnya dengan air hingga bersih.
2. Penggunaan Lapisan Anti Lumut
Jika masalah ini sudah teratasi, berikutnya kami akan merekomendasikan penggunaan lapisan anti lumut khusus untuk paving berbahan beton.
Lapisan ini biasanya berupa cat atau sealant. Jika pemilik tidak suka paving punya warna, bisa menggunakan sealant anti lumut. Begitu sebaliknya.
Dalam mengaplikasikannya, kami akan mengikuti petunjuk produsen untuk pencampuran cairan yang tepat.
Setelah itu, kami akan menggunakan kuas baru untuk diaplikasikan ke paving. Tunggu hingga lapisan kering sekitar 6 jam. Setelah itu, area ini bisa digunakan kembali.
Penutup
Begitulah cara Tim Dimulti Pool dalam mengatasi paving plasa kolam renang berlumut. Perlakukan ini akan cukup sering dilakukan apalagi jika kondisi cuaca sering hujan.
Jika anda tidak ingin terlalu lelah melakukannya, bisa menggunakan jasa perawatan kolam renang dari Dimulti Pool.
Teknisi kami berpengalaman belasan tahun dalam melakukan berbagai jenis perawatan, termasuk membersihkan lumut dari paving plasa. Jadi, jangan khawatir soal hasil pekerjaannya.