{"id":8078,"date":"2025-11-24T05:16:36","date_gmt":"2025-11-24T05:16:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=8078"},"modified":"2025-11-24T05:16:38","modified_gmt":"2025-11-24T05:16:38","slug":"menguras-balancing-tank-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/","title":{"rendered":"Cara Menguras Balancing Tank Kolam Renang, Mengapa Perlu Dilakukan?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai penyedia jasa perawatan kolam renang, banyak yang bertanya pada Dimulti Pool, apakah harus menguras balancing tank kolam renang?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya, ya. Tentu saja. Namun, langkah ini dilakukan dalam kondisi tertentu. Kami akan jelaskan di sini berikut bagaimana langkah yang tepat menguras <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/balancing-tank-kolam-renang\/\">balancing tank<\/a> tersebut.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#Penjelasan_Fungsi_Balancing_Tank_Kolam_Renang\" >Penjelasan Fungsi Balancing Tank Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#Kenapa_Harus_Dikuras\" >Kenapa Harus Dikuras?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#Langkah_Menguras_Balancing_Tank_Kolam_Renang\" >Langkah Menguras Balancing Tank Kolam Renang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#1_Matikan_Pompa_Kolam_Renang\" >1. Matikan Pompa Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#2_Atur_Bukaan_Valve\" >2.&nbsp; Atur Bukaan Valve<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#3_Atur_Mode_Handle_Multi_Valve\" >3. Atur Mode Handle Multi Valve<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#4_Nyalakan_Pompa\" >4. Nyalakan Pompa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#5_Matikan_Pompa\" >5. Matikan Pompa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#6_Buang_Sisa_Air\" >6. Buang Sisa Air<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#7_Lakukan_Pekerjaan\" >7. Lakukan Pekerjaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#8_Isi_Balancing_Tank_Lagi\" >8. Isi Balancing Tank Lagi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#9_Tutup_Ball_Valve_Pembuangan\" >9. Tutup Ball Valve Pembuangan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#10_Ubah_Handle_Multi_Valve\" >10. Ubah Handle Multi Valve<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menguras-balancing-tank-kolam-renang\/#11Nyalakan_Pompa\" >11.Nyalakan Pompa<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penjelasan_Fungsi_Balancing_Tank_Kolam_Renang\"><\/span>Penjelasan Fungsi Balancing Tank Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Balancing tank hanya terdapat pada kolam renang dengan sirkulasi overflow, baik semi overflow maupun full overflow.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air yang meluber karena dorongan inlet dan pengguna kemudian tumpah ke saluran gutter di sisi kolam renang. Setelah itu, air akan masuk ke drainase gutter lalu dialirkan ke balancing tank.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Smeentara tugas utama balancing tank adalah untuk menjaga ketinggian air kolam renang. Disini, terdapat sebuah pelampung otomatis yang membuka dan menutup instalasi pipa dari balancing tank ke pompa dan filter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika air di balancing tank sudah mencapai level maksimal, yang menunjukkan air di kolam renang penuh, pelampung akan terbuka lalu air bersirkulasi lagi. Air yang bersih dari filter kemudian dialirkan kembali ke kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika level air kolam renang secara normal karena penguapan, adanya balancing tank bisa membuat pemeriksaan kondisi level air tersebut lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena pelampung akan terbuka kalau balancing tank penuh, otomatis air yang ada di kolam renang terlihat aslinya saat balancing tank menuju penuh. Kalau kurang, bisa terlihat jelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara kalau level air kolam renang kurang, air lebih mudah kotor. Selain itu, bisa merusak peralatan di kolam renang karena tidak terkena air yang punya kandungan klorin untuk membunuh kotoran.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_Harus_Dikuras\"><\/span>Kenapa Harus Dikuras?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski fungsi utamanya menjaga ketinggian air, Dimulti Pool selalu membersihkan balancing tank. Sebabnya simple, karena ini bagian dari kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua yang bersentuhan dengan air kolam renang harus dijaga kebersihannya karena baik langsung atau tidak langsung, bakal mempengaruhi kejernihan air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya begini, balancing tank kotor bahkan air sampai hijau. Air kemudian masuk ke pompa dan filter. Memang di filter kolam renang, kotoran akan tersaring dan air jernih lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi bayangkan kalau media pasir harus terus menerus menampung kotoran tersebut. Lama kelamaan kinerja pasirnya jadi berkurang. Dan jangan kaget, air jadi susah jernih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Teknisi perawatan Dimulti Pool biasanya <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membersihkan-balancing-tank-kolam-renang\/\">membersihkan balancing tank kolam renang<\/a><strong> <\/strong>dengan cara yang sama seperti badan kolam, yakni disikat dan dilakukan vacuum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi, panjang selang vacuum atau vacuum hose itu berbeda-beda. Jika di lokasi kolam renang yang kami rawat selang vacuum-nya tidak sampai ke balancing tank, mau tidak mau perlu menguras balancing tank kolam renang untuk membersihkannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi lainnya mengapa air di balancing tank harus dikuras adalah ketika kita mau melakukan perbaikan, misalnya membersihkan foot valve atau memperbaiki keramik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_Menguras_Balancing_Tank_Kolam_Renang\"><\/span>Langkah Menguras Balancing Tank Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langsung saja. Berikut ini cara menguras balancing tank kolam renang dengan langkah yang tepat dan mudah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Matikan_Pompa_Kolam_Renang\"><\/span>1. Matikan Pompa Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama, matikan pompa kolam renang terlebih dahulu. Matikan dari steker atau MCB yang ada di ruang mesin saja, tidak perlu di panel.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Atur_Bukaan_Valve\"><\/span>2.&nbsp; Atur Bukaan Valve<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini langkah yang paling penting. Dengan mengatur bukaan valve yang tepat, mekanisme sirkulasi air yang digerakkan oleh pompa bisa membuat balancing tank terkuras.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tutup ball valve saluran main drain dan vacuum. Sementara ball valve saluran balancing tank dan waste atau pembuangan dibuka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Atur_Mode_Handle_Multi_Valve\"><\/span>3. Atur Mode Handle Multi Valve<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini juga bagian penting pengurasan balancing tank kolam renang. Dengan mengatur mode yang tepat, air di balancing tank bisa dibuang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Caranya, ubah handle multi valve dari mode filter (sirkulasi normal) ke mode waste. Mode ini akan mengalirkan air dari pompa langsung ke pembuangan, tidak ke filter.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Nyalakan_Pompa\"><\/span>4. Nyalakan Pompa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan semua langkah di atas dilakukan. Cocokkan lagi dengan panduan yang kami tulis. Kalau tidak, air di balancing tank tidak akan terbuang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau sudah yakin semuanya pas, tinggal nyalakan pompa. Air di balancing tank akan terkuras. Waktunya tergantung ukuran balancing tank anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Matikan_Pompa\"><\/span>5. Matikan Pompa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Matikan pompa kalau air di balancing tank sudah mulai surut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Buang_Sisa_Air\"><\/span>6. Buang Sisa Air<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena saluran atau jalur pipa balancing tank ke pompa tidak sampai dasar, biasanya akan masih ada sisa air yang ada di balancing tank.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau anda mau menguras semuanya, bisa menggunakan bantuan ember dan dikuras manual. Atau bisa juga pakai pompa celup (pompa submersible).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"7_Lakukan_Pekerjaan\"><\/span>7. Lakukan Pekerjaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lakukan pekerjaan anda. Baik itu untuk membersihkan balancing tank atau melakukan perbaikan dan perawatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"8_Isi_Balancing_Tank_Lagi\"><\/span>8. Isi Balancing Tank Lagi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau hanya perawatan, anda bisa langsung mengisi balancing tank kembali jika sudah selesai. Gunakan air kran saja, tidak masalah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi kalau perbaikan, misalnya pengeleman pipa atau penggantian nat keramik, tunggu sampai benar-benar kering.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"9_Tutup_Ball_Valve_Pembuangan\"><\/span>9. Tutup Ball Valve Pembuangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika sudah, atur lagi ball valve nya. Anda hanya tinggal menutup ball valve pembuangan. Sementara ball valve lainnya biarkan saja. Ini sudah cukup untuk sirkulasi normal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"10_Ubah_Handle_Multi_Valve\"><\/span>10. Ubah Handle Multi Valve<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan lupa atur kembali mode handle multi valve ke mode filter.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"11Nyalakan_Pompa\"><\/span>11.Nyalakan Pompa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir, nyalakan pompa dan kolam renang bisa digunakan kembali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kami akan jelaskan di sini berikut bagaimana langkah yang tepat menguras balancing tank kolam renang tersebut.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":8079,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[787],"tags":[943,77,1060],"class_list":["post-8078","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-merawat","tag-balancing-tank","tag-kolam-renang","tag-menguras"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8078"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8078\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}