{"id":7963,"date":"2025-10-13T10:07:28","date_gmt":"2025-10-13T10:07:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=7963"},"modified":"2025-10-13T10:07:31","modified_gmt":"2025-10-13T10:07:31","slug":"model-pagar-rumah-klasik-eropa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/model-pagar-rumah-klasik-eropa\/","title":{"rendered":"Inspirasi Model Pagar Rumah Klasik Eropa yang Pastinya, Mewah!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mau bikin rumah anda semakin terkesan mewah dan berkelas? Salah satu caranya bisa pakai model pagar rumah klasik Eropa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ya, Eropa saat ini kental dengan kesan kemajuan, terutama soal teknologi. Kemajuan ini pun identik dengan hal eksklusif dan mewah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, mengikuti desain ala mereka benar-benar bisa menaikkan status sosial!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/model-pagar-rumah-klasik-eropa\/#Ciri_Khas_Desain_Eropa_Klasik\" >Ciri Khas Desain Eropa Klasik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/model-pagar-rumah-klasik-eropa\/#Rekomendasi_Model_Pagar_Rumah_Klasik_Eropa\" >Rekomendasi Model Pagar Rumah Klasik Eropa<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/model-pagar-rumah-klasik-eropa\/#1_Pagar_Besi_Tempa_dengan_Elemen_Besar\" >1. Pagar Besi Tempa dengan Elemen Besar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/model-pagar-rumah-klasik-eropa\/#2_Pagar_besi_Jeruji_Besar_dengan_Sentuhan_Elemen\" >2. Pagar besi Jeruji Besar dengan Sentuhan Elemen<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/model-pagar-rumah-klasik-eropa\/#3_Pagar_Besi_dengan_Gapura_Khas_Eropa\" >3. Pagar Besi dengan Gapura Khas Eropa<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/model-pagar-rumah-klasik-eropa\/#4_Pagar_Besar_dengan_Dua_Pagar_Kecil\" >4. Pagar Besar dengan Dua Pagar Kecil<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/model-pagar-rumah-klasik-eropa\/#5_Pagar_dengan_Sentuhan_Warna_Gold_dan_Silver\" >5. Pagar dengan Sentuhan Warna Gold dan Silver<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri_Khas_Desain_Eropa_Klasik\"><\/span>Ciri Khas Desain Eropa Klasik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ciri khas desain eropa klasik diambil dari berbagai desain bangunan pada zaman keemasan Eropa. Saat itu, negara-negara Eropa melakukan ekspansi besar-besaran ke seluruh dunia. Di Indonesia, kita kebagian \u201cdijajah\u201d oleh salah satu negara Eropa yaitu Belanda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat itu tujuan utama mereka sebenarnya untuk berdagang. Namun, tujuan terselubung lainnya salah satunya memperkenalkan berbagai ciri kebudayaan untuk diterapkan di negara-negara yang mereka duduki, salah satunya desain bangunan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menasbihkan diri dan semakin disegani oleh negara yang mereka duduki, ciri khas desain yang mereka bawa penuh dengan kemewahan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mulai dari penggunaan warna emas yang kental akan kemewahan, pemakaian ornamen-ornamen besar, pembuatan bentuk bangunan yang besar, keteraturan penataan yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski secara sejarah ini bagian dari modus operandi negara-negara Eropa, pada akhirnya saat era kolonial berakhir, ini justru jadi berkah buat negara-negara yang diduduki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bangunan-bangunan peninggalan Eropa yang megah bisa dinikmati dan difungsikan untuk berbagai kebutuhan. Pun desainnya bisa jadi inspirasi bangunan lain, termasuk dalam pembuatan pagar rumah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rekomendasi_Model_Pagar_Rumah_Klasik_Eropa\"><\/span>Rekomendasi Model Pagar Rumah Klasik Eropa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena desain pagar rumah klasik Eropa ini cukup luas, ditambah setiap negara punya ciri khas masing-masing, disini kita akan berikan rekomendasi yang bisa anda gunakan tanpa pusing memikirkan hal lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pagar_Besi_Tempa_dengan_Elemen_Besar\"><\/span>1. Pagar Besi Tempa dengan Elemen Besar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Besi tempa lumrah dijadikan material pagar rumah di jaman kolonial negara-negara Eropa. Tak heran saat ini ciri khas pagar rumah klasik eropa kental dengan nuansa ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang menonjol lainnya adalah penggunaan elemen-elemen, juga dengan ukuran besar. Elemen ini bisa dipasang di bagian tengah pagar atau jadi hiasan bagian atas rangka pagar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Elemen yang paling sering ditemui adalah berbagai bentuk patung. Tapi anda bisa memodifikasinya dengan sentuhan budaya seperti bentuk karakter wayang dan sejenisnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pagar_besi_Jeruji_Besar_dengan_Sentuhan_Elemen\"><\/span>2. Pagar besi Jeruji Besar dengan Sentuhan Elemen<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedikit berbeda dengan pagar tempa, pagar jeruji bisa juga ditambahkan elemen yang sama. Perbedaan, rumah anda lebih mudah terlihat dari luar karena adanya celah antar besi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini sangat cocok buat anda kalau tidak mau rumah terkesan eksklusif. Selain itu, desain rumah mewah anda yang cantik juga bisa terlihat dari luar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pagar_Besi_dengan_Gapura_Khas_Eropa\"><\/span>3. Pagar Besi dengan Gapura Khas Eropa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau setiap acara 17-an anda sering membuat gapura di berbagai pintu masuk jalan, percaya atau tidak, sebenarnya ini diambil dari budaya Eropa, termasuk Belanda yang menjajah kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Zaman dahulu, orang-orang Eropa gemar membuat gapura sebagai pagar rumah mereka. Bentuknya tinggi besar menyesuaikan rata-rata ukuran tubuh mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini juga bisa anda jadikan inspirasi untuk membuat pagar rumah. Dengan adanya gapura ini, rumah anda jadi terkesan lebih estetik dan tentu saja menunjukkan status sosial anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Pagar_Besar_dengan_Dua_Pagar_Kecil\"><\/span>4. Pagar Besar dengan Dua Pagar Kecil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pagar rumah tidak hanya harus dibuat satu jalan. Mengikuti desain pagar rumah klasik Eropa, anda bisa membuatnya menjadi tiga bagian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian utama berada di tengah-tengah dengan bentuk pagar besar. Bebas pilih mau pagar tempa atau pagar jeruji. Yang jelas, bentuknya dua daun pintu, bukan gerbang geser.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, dua gerbang kecil dengan material dan desain serupa pagar utama berada di kedua sisi pagar utama. Pembatas antara pagar utama dengan pagar ini adalah sebuah pilar yang sekaligus jadi <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/model-dan-material-pagar-rumah-tembok\/\">pagar rumah tembok<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sama seperti pagar utama, gunakan daun pintu dengan bukaan engsel. Bedanya, hanya ada satu daun pintu di sini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain terkesan lebih luas, menggunakan desain seperti ini membuat akses masuk rumah anda jadi lebih banyak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Pagar_dengan_Sentuhan_Warna_Gold_dan_Silver\"><\/span>5. Pagar dengan Sentuhan Warna Gold dan Silver<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terakhir soal warna. Seperti dijelaskan sebelumnya, desain klasik Eropa kental dengan warna-warna mewah seperti emas dan silver.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk diaplikasikan pada pagar rumah, anda bisa menggunakannya sebagai warna cat atau elemen yang mendominasi material pagar. Misalnya ukiran-ukiran bunga pada pagar besi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Desain seperti ini bisa dibilang paling simpel, namun paling riskan karena anda juga harus benar-benar memikirkan desain rumah secara keseluruhan.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau bikin rumah anda semakin terkesan mewah dan berkelas? Salah satu caranya bisa pakai model pagar rumah klasik Eropa.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7964,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[759],"tags":[773,1099,1265,762],"class_list":["post-7963","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desain","tag-desain","tag-eropa","tag-klasik","tag-rumah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7963"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7963\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}