{"id":7728,"date":"2025-08-09T02:35:00","date_gmt":"2025-08-09T02:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=7728"},"modified":"2025-08-06T06:47:45","modified_gmt":"2025-08-06T06:47:45","slug":"bolehkah-berenang-setelah-kerokan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bolehkah-berenang-setelah-kerokan\/","title":{"rendered":"Bolehkah Berenang Setelah Kerokan? Ini Jawabannya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda suka kerokan dan berenang? Khawatir berenang setelah kerokan bakal membuat tubuh anda tambah sakit? Kita akan membahasnya dalam artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami mengumpulkan berbagai sumber yang ada di internet, baik dari website penyedia layanan medis maupun penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, mari kita lihat!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bolehkah-berenang-setelah-kerokan\/#Apa_Itu_Kerokan\" >Apa Itu Kerokan?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bolehkah-berenang-setelah-kerokan\/#Apakah_Boleh_Berenang_Setelah_Kerokan\" >Apakah Boleh Berenang Setelah Kerokan?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bolehkah-berenang-setelah-kerokan\/#Perhatikan_Ini_Kalau_Mau_Berenang_Setelah_Kerokan\" >Perhatikan Ini Kalau Mau Berenang Setelah Kerokan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bolehkah-berenang-setelah-kerokan\/#1_Kondisi_Tubuh\" >1. Kondisi Tubuh<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bolehkah-berenang-setelah-kerokan\/#2_Pastikan_Tubuh_Bebas_dari_Minyak\" >2. Pastikan Tubuh Bebas dari Minyak<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bolehkah-berenang-setelah-kerokan\/#Mitos_Berenang_Setelah_Kerokan\" >Mitos Berenang Setelah Kerokan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Kerokan\"><\/span>Apa Itu Kerokan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerokan merupakan metode pengobatan alternatif yang dilakukan turun temurun masyarakat Indonesia. Rasanya semua orang Indonesia sudah memahami cara ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terapi ini menggunakan koin atau benda logam bulat apapun lalu digosok ke permukaan kulit. Biasanya di bagian punggung, lengan, pundak hingga leher.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum benda logam bulat digosokkan ke kulit, kulit akan dibaluri minyak terlebih dahulu supaya lebih mudah dikerok dan mencegah iritasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerokan sendiri sering dipercaya untuk mengobati masuk angin. Meski sebenarnya, baik masuk angin maupun kerokan, tidak dikenal dalam keilmuan medis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Istilah masuk angin mengacu pada kondisi tubuh yang menurun. Karena itu, tubuh lebih rentan terinfeksi virus ataupun bakteri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penurunan kondisi tubuh tersebut banyak disebabkan karena kekurangan vitamin seperti Vitamin C, D, E dan A.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, masuk angin sebenarnya bukan disebabkan karena angin masuk ke dalam tubuh kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara kerokan yang dipercaya bisa mengeluarkan angin tersebut hingga saat ini belum ada penelitian yang menyebut bisa menyembuhkan penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun banyak dokter dan pakar kesehatan meyakini bahwa kerokan bisa memberikan efek plasedo pada tubuh. Ini adalah efek dimana tubuh memberikan respon psikologis secara positif terhadap gerakan kerokan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tubuh kemudian mulai memproduksi sel darah putih lebih banyak untuk melawan virus atau bakteri pada tubuh yang menyebabkan \u201cmasuk angin\u201d tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Boleh_Berenang_Setelah_Kerokan\"><\/span>Apakah Boleh Berenang Setelah Kerokan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak yang melarang berenang setelah kerokan karena diyakini \u201cangin\u201d di dalam tubuh kita belum sepenuhnya keluar. Jadi air dingin di kolam renang bisa memperparah kondisi tubuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk membahas apakah boleh berenang setelah kerokan, kita perlu memahami kondisi tubuh terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita sudah memahami bahwa sebenarnya masuk angin yang dilakukan pengobatan dengan kerokan bukan karena ada angin yang masuk ke tubuh. Melainkan adanya bakteri atau virus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerokan sendiri tidak secara langsung menyembuhkan penyakit. Jadi, ketika setelah kerokan, kita perlu mawas diri dan merasakan apakah badan masih terasa sakit atau sudah sembuh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya untuk memastikan bakteri atau virus tersebut benar-benar sudah hilang atau mati, kita butuh minum obat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, disarankan untuk beristirahat dan jangan berenang terlebih dahulu jika anda sedang masuk angin. Baik anda melakukan pengobatan kerokan atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun banyak juga masyarakat Indonesia yang malah suka kerokan, karena memang efeknya yang positif diterima otak dan bisa membuat ketagihan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau kondisinya seperti ini, dengan kata lain tidak ada masalah kesehatan secara medis, sebenarnya boleh-boleh saja berenang setelah kerokan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu bagaimana dengan garis-garis merah yang dihasilkan setelah kerokan? Secara medis, ini sebenarnya adalah luka memar karena sentuhan benda padat dengan kulit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memar ini memang akan membuka pori-pori kulit. Namun, air kolam renang tidak akan masuk ke dalam kulit. Jadi, aman-aman saja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beda cerita jika kerokan yang dilakukan membuat kulit jadi infeksi. Air kolam yang mengandung <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengenal-obat-kolam-renang\/\">obat kolam renang<\/a> seperti kaporit bisa membuatnya tambah perih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski tidak akan terjadi masalah lanjutan, rasa perih bakal membuat kita jadi tidak nyaman di kolam renang. Namun kalau ini bukan masalah buat anda, tidak apa-apa berenang setelah kerokan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perhatikan_Ini_Kalau_Mau_Berenang_Setelah_Kerokan\"><\/span>Perhatikan Ini Kalau Mau Berenang Setelah Kerokan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski sebenarnya sah-sah saja kalau kita berenang setelah kerokan, ada kondisi di mana anda perlu memperhatikan tubuh sebelum masuk ke kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kondisi_Tubuh\"><\/span>1. Kondisi Tubuh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang pertama kondisi tubuh anda setelah kerokan. Seperti dijelaskan, kalau anda masih merasa meriang dan sakit setelah kerokan, jangan memaksakan berenang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika tubuh meriang, suhu tubuh sedang tinggi. Sementara jika anda berenang di air kolam yang dingin bisa membuat tubuh terkejut dan memberikan sensasi tidak nyaman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sensasi ini sebenarnya tidak akan jadi masalah. Namun karena kondisi tubuh anda sedang sakit, kekuatan tubuh akan melemah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi tidak nyaman ini bisa berbahaya apalagi jika anda berenang di kolam yang dalam. Bisa jadi anda tidak bisa bergerak atau berenang leluasa dan potensi tenggelam jadi tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pastikan_Tubuh_Bebas_dari_Minyak\"><\/span>2. Pastikan Tubuh Bebas dari Minyak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti dijelaskan di awal, kerokan biasanya menggunakan minyak untuk membuat tubuh menjadi licin. Namun, minyak ini bisa jadi penyebab kolam renang jadi kotor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, ketika anda ingin berenang setelah kerokan, pastikan minyak yang digunakan di tubuh anda sudah benar-benar kering. Anda bisa mengelapnya terlebih dahulu sebelum masuk ke kolam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Minyak tidak hanya membuat kolam jadi kotor. Jika masuk ke dalam <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/memahami-filter-kolam-renang\/\">filter kolam renang<\/a> bisa membuat masalah pada media pasir di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu masalah yang sering terjadi adalah chanelling, di mana minyak membuat media pasir jadi punya semacam celah dan saluran.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air kolam renang akan dengan leluasa mengalir di celah ini. Hal ini akan mengurangi efektifitas filter dalam menyaring kotoran kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mitos_Berenang_Setelah_Kerokan\"><\/span>Mitos Berenang Setelah Kerokan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kita sudah memahami bahwa berenang setelah kerokan sebenarnya tidak masalah. Namun masih juga yang mempercayai bahkan melarang karena hal ini disebut bisa menyebabkan angin duduk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kembali lagi, angin duduk bukanlah angin yang masuk ke dalam tubuh kita. Dalam istilah medis, angin duduk dikenal dengan nama angina.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah kondisi dimana anda akan merasakan nyeri dada yang disebabkan karena kurangnya aliran darah yang menuju ke jantung. Efek paling buruknya adalah kematian karena jantung kekurangan oksigen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, kerokan justru akan memperlancar peredaran darah dalam tubuh. Begitupun dengan berenang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Efek berenang setelah kerokan, jika masih sakit, hanya membuat tidak nyaman karena perbedaan suhu antara tubuh dan air. Jadi, tidak ada hubungannya antara angin duduk dengan berenang setelah kerokan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bolehkah berenang setelah kerokan? temukan jawabannya di sini.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7729,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[760],"tags":[886,304,1220,1187],"class_list":["post-7728","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-bahaya","tag-berenang","tag-kerokan","tag-penyakit"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7728","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7728"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7728\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7729"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7728"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7728"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7728"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}