{"id":7358,"date":"2025-07-05T02:31:00","date_gmt":"2025-07-05T02:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=7358"},"modified":"2025-07-02T07:03:29","modified_gmt":"2025-07-02T07:03:29","slug":"melakukan-start-renang-gaya-punggung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/","title":{"rendered":"Cara Melakukan Start Renang Gaya Punggung yang Benar"},"content":{"rendered":"\n<p>Renang gaya punggung jadi salah satu teknik yang cukup sulit dipelajari. Dari sekian banyak yang butuh dipelajari, salah satu yang tersulit adalah start renang gaya punggung.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedengarannya memang sepele. Namun yang jadi tantangan adalah start renang gaya punggung ini berbeda dengan gaya renang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena anda akan berenang dengan punggung di bawah maka membutuhkan gerakan start yang sempurna untuk memaksimalkan kecepatan renang.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/#Langkah_Melakukan_Start_Renang_Gaya_Punggung\" >Langkah Melakukan Start Renang Gaya Punggung<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/#Langkah_1_Fokus_pada_Streamline\" >Langkah 1: Fokus pada Streamline<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/#Langkah_2_Tambahkan_Dolphin_Kicks\" >Langkah 2: Tambahkan Dolphin Kicks<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/#Langkah_3_Mulai_dari_Dinding\" >Langkah 3: Mulai dari Dinding<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/#Langkah_4_Mulai_di_Start_Blok\" >Langkah 4: Mulai di Start Blok<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/#Latihan_untuk_Memperbaiki_Teknik\" >Latihan untuk Memperbaiki Teknik<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/#1_Latihan_Melontarkan_Tubuh\" >1. Latihan Melontarkan Tubuh<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/#2_Latihan_Menendang_Bola\" >2. Latihan Menendang Bola<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/melakukan-start-renang-gaya-punggung\/#3_Latihan_Bola_Fisioterapi_untuk_Melengkungkan_Tubuh\" >3. Latihan Bola Fisioterapi untuk Melengkungkan Tubuh<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_Melakukan_Start_Renang_Gaya_Punggung\"><\/span>Langkah Melakukan Start Renang Gaya Punggung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara melakukan start renang gaya punggung yang benar adalah dengan memaksimalkan gerakan streamline. Lebih lanjut ikuti langkah berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_1_Fokus_pada_Streamline\"><\/span>Langkah 1: Fokus pada Streamline<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Start renang gaya punggung bisa jadi teknik pertama yang dipelajari dalam gaya renang ini. Namun sebelumnya anda juga harus menguasai terlebih dahulu gerakan streamline.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah gerakan awalan renang setelah anda meluncur sebelum melakukan gerakan renang tertentu. Dan gerakan ini dilakukan untuk semua gaya renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Streamline yang baik adalah kunci untuk memulai gaya punggung. Setelah melesat dari dinding, anda harus melakukan gerakan streamline yang kencang sebelum ke permukaan air sebelum memulai gerakan gaya berenang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Memang banyak langkah yang perlu dikuasai untuk melakukan gerakan streamline. Tapi karena kita akan membahas start gaya punggung yang benar, langkah melakukannya tidak akan kita jabarkan di sini.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang jelas anda harus melihat lurus ke langit-langit saat meluncur dari dinding. Latih ini terlebih dahulu dan jangan menendang seperti lumba-lumba dulu!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_2_Tambahkan_Dolphin_Kicks\"><\/span>Langkah 2: Tambahkan Dolphin Kicks<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Masih dari awalan gerakan renang, setelah anda menguasai streamline saatnya menambahkan Dolphin Kicks atau tendangan lumba-lumba untuk menambah kecepatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lakukan latihan mendorong dan meluncur yang sama seperti Langkah 1. Namun sekarang anda mulai bisa menambahkan tendangan lumba-lumba tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekali lagi, karena ini bukan membahas latihan gerakan tersebut maka kita tidak akan menjelaskannya lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_3_Mulai_dari_Dinding\"><\/span>Langkah 3: Mulai dari Dinding<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menguasai teknik dasar di atas baru kita akan masuk ke tahapan melakukan start gaya punggung. Yang pertama dipelajari adalah cara mendorong tubuh dari dinding.<\/p>\n\n\n\n<p>Memulai gaya punggung tidak sama seperti <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/teknik-renang-gaya-kupu-kupu\/\">teknik renang gaya kupu-kupu<\/a>, dada, atau gaya bebas. Jika ketiganya bisa melompat dari atas dinding atau balok start, anda perlu melakukan dorongan dari dinding untuk awalan renang gaya punggung.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi ini tidak seperti latihan yang dijelaskan di langkah 1. Anda perlu berlatih melengkungkan tubuh di atas air sebelum masuk ke lagi ke dalam air dan melakukan streamline.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahapannya dimulai dengan berpegangan pada sisi kolam terlebih dahulu. Lalu letakkan kaki anda sekitar setengah meter di bawah air dengan jari-jari kaki mengarah ke atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Tangan anda harus selebar bahu dan memegang sisi kolam dengan kuat. Lalu gunakan lengan anda untuk menarik tubuh sedikit ke arah dinding.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat sudah mulai, dorong dengan kaki anda dan ayunkan lengan ke atas kepala serta tundukkan kepala ke belakang.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda harus sedikit melengkung di atas air dengan kedua tangan bergabung di atas kepala serta lengan anda menempel ke telinga.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekali lagi ditekankan, anda perlu melengkungkan tubuh ketika masuk ke dalam air dengan posisi yang optimal. Jika terlalu melengkung anda akan masuk ke dalam air terlalu dalam. Namun jika terlalu datar tubuh anda akan terhempas ke air dengan sangat menyakitkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita akan menjelaskan cara melatihnya di poin selanjutnya. Yang terpenting anda harus rutin mempelajari gerakannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Langkah_4_Mulai_di_Start_Blok\"><\/span>Langkah 4: Mulai di Start Blok<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Buat para atlet yang mengikuti kejuaraan renang melakukan start renang gaya punggung biasanya dimulai dari balok start.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis balok start renang ada bermacam-macam. Ada yang punya pegangan khusus untuk melakukan start renang gaya punggung ada yang tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika terdapat pegangan tersebut, anda bisa memegangnya dengan erat. Namun jika tidak anda bisa berpegangan pada tepian balok dengan mencengkramnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Memulai gerakan ini dari balok start akan membuat tubuh anda lebih tinggi. Ini lebih menguntungkan karena anda bisa melakukan lontaran tubuh yang lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n<p>Gerakan selanjutnya sama seperti langkah 3. Yang terpenting anda perlu menguasai gerakan melengkungkan tubuh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Latihan_untuk_Memperbaiki_Teknik\"><\/span>Latihan untuk Memperbaiki Teknik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak terlalu panjang penjelasan bagaimana melakukan start renang gaya punggung bukan? Namun masih banyak yang salah melakukannya karena tidak menguasai beberapa teknik penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini kita akan bagikan kiat latihan untuk melatih berbagai komponen gerakan dalam start renang gaya punggung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Latihan_Melontarkan_Tubuh\"><\/span>1. Latihan Melontarkan Tubuh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Semakin jauh anda melontarkan tubuh maka kesempatan untuk mendapatkan waktu tercepat dalam perlombaan renang gaya punggung semakin besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski terlihat mudah, teknik yang salah justru akan membuat gerakan anda melambat. Salah satu latihan yang bisa melatih teknik lontaran tersebut disebut juga latihan \u201cCangkir Duduk\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang perlu anda lakukan adalah melakukan lontaran tubuh seperti yang dijelaskan di langkah melakukan start renang gaya punggung di atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, pada latihan ini anda tidak perlu melengkungkan tubuh terlebih dahulu. Fokus pada kekuatan kaki anda dan biarkan tubuh berada di posisi duduk saat masuk ke dalam air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Latihan_Menendang_Bola\"><\/span>2. Latihan Menendang Bola<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gerakan kaki adalah salah satu poin penting dalam keberhasilan melakukan start renang gaya punggung.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika anda melontarkan tubuh, pergelangan kaki anda tidak boleh lemas. Ini bertujuan agar anda mendapatkan refleks yang bagus saat melakukan tendangan lumba-lumba.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun karena ini merupakan detail kecil masih banyak yang mengabaikannya. Pada akhirnya gerakan streamline mereka tidak sempurna.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk melakukan latihan ini anda memerlukan seorang teman. Mintalah teman Anda berdiri di luar kolam renang sambil memegang bola voli atau bola lainnya. Minta mereka memegang bola tepat di atas anda saat anda bersiap untuk memulai.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat anda mulai melontarkan tubuh, teman anda akan menjatuhkan bola. Anda kemudian dituntut untuk menendang bola ke atas ke arah langit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Latihan_Bola_Fisioterapi_untuk_Melengkungkan_Tubuh\"><\/span>3. Latihan Bola Fisioterapi untuk Melengkungkan Tubuh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah bentuk latihan yang sangat penting seperti yang beberapa kali ditekankan sebelumnya. Anda juga butuh seorang teman untuk melakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bola fisioterapi atau bola yoga sendiri berukuran besar. Jadi bola ini bagus untuk melatih anda melengkungkan punggung.<\/p>\n\n\n\n<p>Melakukan latihan ini cukup mudah. Minta teman anda memegang bola tepat di belakang anda sebelum melontarkan tubuh. Selanjutnya lontarkan dan lengkungkan tubuh anda di atas bola tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Lakukan terus gerakan latihan ini sampai anda merasa gerakan lengkungan tubuh anda semakin halus. Minta penilaian pada teman anda tentang progress tersebut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kedengarannya memang sepele. Namun yang jadi tantangan adalah start renang gaya punggung ini berbeda dengan gaya renang lainnya.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7359,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[760],"tags":[1132,810,1142],"class_list":["post-7358","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-punggung","tag-renang","tag-start"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7358","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7358"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7358\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7358"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7358"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7358"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}