{"id":7096,"date":"2025-06-13T06:31:00","date_gmt":"2025-06-13T06:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=7096"},"modified":"2025-06-11T09:05:49","modified_gmt":"2025-06-11T09:05:49","slug":"rumah-open-space-dengan-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/","title":{"rendered":"Inspirasi Denah Rumah Open Space dengan Kolam Renang"},"content":{"rendered":"\n<p>Rumah open space punya kelebihan terlihat lega. Kalau anda menambahkan fasilitas kolam renang di dalamnya bakal menambah nilai fungsional area secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi anda perlu mengatur dengan rumah open space dengan kolam renang sedemikian rupa. Ini agar penempatan fasilitas tersebut bisa selaras dengan konsep rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menentukan denah rumah open space dengan kolam renang. Selain itu, kita juga akan memberikan tips bagaimana membuat kolam renangnya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#Apa_Itu_Konsep_Rumah_Open_Space\" >Apa Itu Konsep Rumah Open Space?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#Denah_Rumah_Open_Space_dengan_Kolam_Renang\" >Denah Rumah Open Space dengan Kolam Renang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#1_Rumah_Open_Space_1_Lantai\" >1. Rumah Open Space 1 Lantai<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#2_Rumah_Open_Space_2_Lantai\" >2. Rumah Open Space 2 Lantai<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#3_Area_Rumah_dengan_Banyak_Bangunan\" >3. Area Rumah dengan Banyak Bangunan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#Tips_Membuat_Kolam_Renang_di_Rumah_Open_Space\" >Tips Membuat Kolam Renang di Rumah Open Space<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#1_Pastikan_Lahan_Memadai\" >1. Pastikan Lahan Memadai<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#2_Memaksimalkan_Akses_ke_Kolam_Renang\" >2. Memaksimalkan Akses ke Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#3_Pembuatan_Area_Plasa_atau_Decking_Biar_Tidak_Licin\" >3. Pembuatan Area Plasa atau Decking Biar Tidak Licin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#4_Direkomendasikan_Membuat_Area_Bilas_atau_Kamar_Mandi_Luar\" >4. Direkomendasikan Membuat Area Bilas atau Kamar Mandi Luar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/rumah-open-space-dengan-kolam-renang\/#5_Perawatan_Kolam_Renang_Supaya_Tidak_Bau_Kaporit\" >5. Perawatan Kolam Renang Supaya Tidak Bau Kaporit<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Konsep_Rumah_Open_Space\"><\/span>Apa Itu Konsep Rumah Open Space?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui terlebih dulu apa yang dimaksud dengan konsep rumah open space ini. Karena terkadang ada saja yang menyebut open space padahal kenyataannya tidak demikian.<\/p>\n\n\n\n<p>Open space merupakan konsep bangunan yang mengutamakan ukuran ruangannya. Untuk membuat rumah yang punya banyak ruangan menjadi open space salah satu caranya adalah dengan menggabungkan beberapa ruangan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian akan terbentuk sebuah ruangan yang punya ukuran jauh lebih besar ketimbang lainnya. Inilah yang disebut open space.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pengertian lain rumah open space merupakan konsep arsitektur dengan menghilangkan sekat antar ruangan. Pada dasarnya sama saja seperti penjelasan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Denah_Rumah_Open_Space_dengan_Kolam_Renang\"><\/span>Denah Rumah Open Space dengan Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Anda bisa membuat rumah dengan berbagai bentuk dan model. Di sini kami akan memberikan referensi denah rumah open space dengan kolam renang yang paling banyak digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumah-rumah ini terdiri dari 1 dan 2 lantai serta area rumah yang terdiri dari beberapa bangunan di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Rumah_Open_Space_1_Lantai\"><\/span>1. Rumah Open Space 1 Lantai<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Rumah open space yang paling banyak ditemukan saat ini adalah rumah 1 lantai. Ini sebenarnya rumah seperti kebanyakan. Namun adanya open space ini membuat rumah teras lebih lega.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak developer perumahan baru yang menawarkan rumah open space 1 lantai ini. Dan terbukti banyak keluarga yang tertarik dengan rumah ini karena kesan lapang-nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Rumah seperti ini biasanya menggabungkan beberapa ruangan fungsional seperti rumah tamu, ruang keluarga serta dapur. Sementara kamar tidur dan kamar mandi tetapi dibuat ruangan khusus untuk menjaga privasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika diuraikan rumah seperti ini sebenarnya sangat minimalis. Adanya kolam renang bisa berfungsi sebagai ruangan tambahan dan membuat lebih lega.<\/p>\n\n\n\n<p>Kolam renang tersebut bisa anda tempatkan di beberapa area. Yang paling umum tentunya di halaman belakang atau depan rumah. Bisa juga di bagian samping jika lahannya memadai.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika diletakkan di depan rumah membuat rumah terlihat lebih besar. Kalau di belakang privasi anda ketika berenang lebih terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk membuatnya tampak menyatu dengan rumah disarankan menggunakan sekat seperti folding door atau sliding door di bangunan rumah yang menuju kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Pintu ini bisa anda buka dengan lebar ketika keluarga ingin menikmati kolam renang. Anak-anak yang bermain di kolam renang juga lebih mudah dipantau.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Rumah_Open_Space_2_Lantai\"><\/span>2. Rumah Open Space 2 Lantai<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Denah rumah open space 2 lantai hampir sama dengan 1 lantai. Perbedaannya rumah ini punya lantai 2. Jadi area lantai 1 nya bisa benar-benar digunakan sebagai open space dengan menggabungkan ruangan-ruangan fungsional seperti rumah lantai 1 tadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamar mandi dan kamar tidur bisa dibuat di lantai 2. Kalau anda mau buat kamar mandi di lantai 1 untuk tamu dan keluarga juga lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena area privasinya ada di lantai 2, anda benar-benar bisa berkreasi di lantai 1 untuk rumah 2 lantai. Bahkan kalau anda mau juga bisa membuat kolam renang indoor di sini. Meski begitu harus mengorbankan ruangan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau terkesan memaksakan, jangan buat kolam renang indoor. Lebih baik denah kolam renang di rumah 2 lantai ini sama seperti di rumah 1 lantai tadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai tambahan anda bisa membuat balkon yang menghadap langsung ke kolam renang di lantai 2. Dengan begitu anda juga bisa lebih mudah mengawasi anak yang berenang di sini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Area_Rumah_dengan_Banyak_Bangunan\"><\/span>3. Area Rumah dengan Banyak Bangunan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Konsep open space sebenarnya tidak hanya menggabungkan beberapa ruangan. Membuat beberapa banguan di area rumah juga bisa demikian.<\/p>\n\n\n\n<p>Konsep seperti ini bahkan sudah lama diterapkan masyarakat Bali yang menjunjung Asta Kosala Kosali dari arsitektur rumah mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Panduan ini membagi beberapa bangunan dalam satu area rumah. Setiap bangunan punya fungsinya masing-masing layaknya ruangan dalam rumah seperti dapur, kamar tidur dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Desain seperti ini bahkan lebih fleksibel terkait lokasi pembuatan kolam renangnya. Anda tinggal menentukan bangunan mana yang mau punya view kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi memang disarankan dibuat di halaman bangunan yang difungsikan untuk kegiatan banyak orang seperti ruang keluarga.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Membuat_Kolam_Renang_di_Rumah_Open_Space\"><\/span>Tips Membuat Kolam Renang di Rumah Open Space<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Di bagian ini kita akan membahas lebih lanjut apa rincian apa saja yang perlu diperhatikan dalam membuat rumah open space dengan kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pastikan_Lahan_Memadai\"><\/span>1. Pastikan Lahan Memadai<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah yang utama. Ketersediaan lahan ini juga ditekankan untuk diperhatikan pada rumah 1 lantai karena biasanya lahannya terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui pembuatan kolam renang harus punya lahan lebih besar dibanding <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/ukuran-kolam-renang-yang-paling-sesuai\/\">ukuran kolam renang<\/a> tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya anda mau buat kolam renang dengan ukuran 3&#215;6. Untuk galiannya setidaknya dibutuhkan lahan 3,6&#215;6,6 meter. Ini diperuntukkan untuk pembuatan gutter kalau anda mau buat sistem sirkulasi overflow.<\/p>\n\n\n\n<p>Berkaitan dengan sirkulasi juga, kalau lahannya terbatas disarankan membuat kolam renang skimmer saja. Anda tidak butuh lahan tambahan buat gutter. Skimmer box yang jadi bagian sirkulasinya ada di bibir kolam renang dengan ukurannya yang kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya anda juga perlu ruang atau lahan tempat balancing tan dan ruang mesin. Ukuran standarnya 1,5 meter kubik. Jadi pastikan lahannya cukup.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Memaksimalkan_Akses_ke_Kolam_Renang\"><\/span>2. Memaksimalkan Akses ke Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sudah dijelaskan sedikit bagaimana membuat akses yang memadai untuk kolam renang di rumah open space. Hal ini penting supaya kolam renang tidak malah membuat rumah anda terkesan sempit.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kolam renang berhadapan langsung dengan tembok atau dinding membuat rumah anda terlihat seperti kekurangan lahan. Jadi lebih baik langsung menghadap atau dekat dengan akses masuk ke rumah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pembuatan_Area_Plasa_atau_Decking_Biar_Tidak_Licin\"><\/span>3. Pembuatan Area Plasa atau Decking Biar Tidak Licin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Adanya kolam renang bisa terintegrasi langsung ke dalam rumah. Jadi biasanya pengguna akan leluasa masuk dan keluar kolam renang dan rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini berpotensi memuat area rumah jadi licin. Tentu saja akan berbahaya terutama jika anak-anak anda berlarian di sini.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu disarankan membuat decking atau plasa di sekitar area kolam renang. Gunakan material yang anti selip seperti kayu PVC atau paving.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain mencegah area kolam renang dan rumah jadi licin, decking ini juga mencegah kolam renang jadi kotor. Ini karena kotoran dari tubuh pengguna terlebih dahulu menempel di sini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Direkomendasikan_Membuat_Area_Bilas_atau_Kamar_Mandi_Luar\"><\/span>4. Direkomendasikan Membuat Area Bilas atau Kamar Mandi Luar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kami sarankan sebisa mungkin membuat area bilas di ara kolam renang. Membilas tubuh sebelum dan sesudah berenang akan membuat kolam renang jadi lebih bersih.<\/p>\n\n\n\n<p>Naun lebih dari itu area ini bermanfaat untuk mencegah perenang masuk langsung ke dalam kamar mandi di dalam rumah setelah berenang. Air akan membuat lantai jadi licin dan bahaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk kolam renang pribadi seperti ini tidak perlu terlalu besar. Cukup satu area bilas dan kamar mandi saja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Perawatan_Kolam_Renang_Supaya_Tidak_Bau_Kaporit\"><\/span>5. Perawatan Kolam Renang Supaya Tidak Bau Kaporit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Rumah open space punya kelebihan sirkulasi udara yang sangat bagus. Angin akan lebih mudah masuk dan keluar ke dan dari dalam rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun di sisi lain hembusan angin tersebut akan membawa aroma kolam renang yang penuh chemical. Kalau kolam renang anda bau kaporit akan lebih mudah terasa jika dicium dari dalam rumah dengan konsep open space.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi yang perlu anda tau, bau kaporit tersebut bukan karena anda kebanyakan menggunakannya. Ini karena kolam renang anda kotor.<\/p>\n\n\n\n<p>Reaksi antara kotoran dan klorin bisa menghasilkan bau yang kuat. Semakin banyak kotoran bau kaporit akan semakin kuat. Jadi kalau kolam renang anda sangat bau kaporit menandakan kolam tersebut sangat kotor.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengatasi masalah ini tidak lain dan tidak bukan anda harus rutin melakukan <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penjelasan-basic-perawatan-kolam-renang\/\">perawatan kolam renang<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda perlu mengatur dengan rumah open space dengan kolam renang sedemikian rupa. Ini caranya.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":7097,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[759],"tags":[750,1104,762],"class_list":["post-7096","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desain","tag-kolam","tag-open","tag-rumah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7096"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7096\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7097"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}