{"id":6851,"date":"2025-05-23T02:35:00","date_gmt":"2025-05-23T02:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=6851"},"modified":"2025-12-31T07:45:50","modified_gmt":"2025-12-31T07:45:50","slug":"berapa-lama-mengisi-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/","title":{"rendered":"Berapa Lama Mengisi Kolam Renang? Ini Jawabannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebelum benar-benar bisa digunakan, dalam <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahapan-pembuatan-kolam-renang\/\">tahapan pembuatan kolam renang<\/a> pastinya anda membutuhkan mengisi kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang sering jadi pertanyaan konsumen kami adalah berapa lama mengisi kolam renang? wajar saja, pastinya semua orang tidak sabar untuk langsung menggunakan kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski kami bisa memberikan estimasi waktu pengisian kolam renang, yang perlu anda ketahui adalah masih ada proses lain setelah tahapan ini, yaitu treatment awal. Jadi, jangan dulu menggunakan kolam renang setelah mengisinya. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, karena semakin banyak ditanyakan, kami akan menjawab pertanyaan berapa lama mengisi kolam renang dengan penjelasan berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#Jenis_Air_Pengisi_Kolam_Renang\" >Jenis Air Pengisi Kolam Renang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#1_Air_Sumur\" >1. Air Sumur<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#2_Air_PAM_atau_Air_PDAM\" >2. Air PAM atau Air PDAM<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#3_Air_Pegunungan\" >3. Air Pegunungan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#Berapa_Lama_Mengisi_Kolam_Renang\" >Berapa Lama Mengisi Kolam Renang?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#1_Mengisi_dengan_Air_Sumur\" >1. Mengisi dengan Air Sumur<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#a_Memahami_Tekanan_Air\" >a. Memahami Tekanan Air&nbsp;<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#b_Cara_Menentukan_Laju_Aliran\" >b. Cara Menentukan Laju Aliran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#c_Menghitung_Lama_Waktu_Mengisi_Kolam_Renang\" >c. Menghitung Lama Waktu Mengisi Kolam Renang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#2_Mengisi_Kolam_Renang_dengan_Air_PDAM_dan_Air_Gunung\" >2. Mengisi Kolam Renang dengan Air PDAM dan Air Gunung<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#a_Faktor_yang_Mempengaruhi_Lama_Waktu_Mengisi_Kolam_Renang\" >a. Faktor yang Mempengaruhi Lama Waktu Mengisi Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#b_Menghitung_Lama_Waktu_Mengisi_Kolam_Renang\" >b. Menghitung Lama Waktu Mengisi Kolam Renang<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#Mana_yang_Lebih_Baik\" >Mana yang Lebih Baik?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/berapa-lama-mengisi-kolam-renang\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis_Air_Pengisi_Kolam_Renang\"><\/span>Jenis Air Pengisi Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Berapa lama mengisi kolam renang tergantung sumber air apa yang anda gunakan. Setidaknya ada tiga sumber air yang umum digunakan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Air_Sumur\"><\/span>1. Air Sumur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Air sumur adalah sumber air yang biasa terinstal untuk kebutuhan rumah tangga. Pada dasarnya, ini adalah sumber air tanah.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendapatkannya, anda butuh menggali tanah hingga mencapai titik sumber air. Pasang instalasi plambing dan gunakan pompa untuk mengalirkannya ke seluruh kran di rumah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Air_PAM_atau_Air_PDAM\"><\/span>2. Air PAM atau Air PDAM<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Air PAM atau air PDAM, atau biasa juga dikenal dengan air kota, adalah jenis air yang diolah dan didistribusikan oleh perusahaan PDAM, salah satu BUMN di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Air ini bisa berasal dari mana saja, bahkan sungai, danau atau waduk. Setelah mengumpulkannya, air akan diproses hingga mencapai standar air minum.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendapatkannya, bisa dengan dua cara. Jika dekat dengan tempat pengolahan, biasanya bisa memasang instalasi pipa bawah tanah hingga sampai ke pemukiman. Namun, bisa juga dengan memesan menggunakan truk pengangkut air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Air_Pegunungan\"><\/span>3. Air Pegunungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Seperti namanya, ini adalah jenis air yang diambil dari sumber mata air yang ada di pegunungan. Ini adalah sumber air paling alami.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya perusahaan akan mengambil air dari sumber ini untuk kemudian diolah lagi. Anda bisa mendapatkannya dengan memesan menggunakan truk tangki pengangkut air.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_Lama_Mengisi_Kolam_Renang\"><\/span>Berapa Lama Mengisi Kolam Renang?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dari ketiga jenis sumber air pengisi kolam renang tersebut, kita bisa mengetahui berapa lama mengisi kolam renang dengan menghitung laju aliran air dalam pipa atau selangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Air sumur dengan air gunung atau air PDAM akan berbeda karena perbedaan instalasi sistem untuk mengalirkan airnya. Baca penjelasan lebih lanjut berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mengisi_dengan_Air_Sumur\"><\/span>1. Mengisi dengan Air Sumur<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui berapa lama mengisi kolam renang menggunakan air sumur, singkatnya, anda butuh berhari-hari!<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis air ini tidak kami rekomendasikan untuk mengisi kolam renang karena berbagai kandungannya yang membuat kadar air sulit distabilkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika anda tetap ingin menggunakannya dan mengetahui berapa lama perkiraan mengisi kolam renang, berikut ini beberapa faktor yang perlu anda ketahui:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Memahami_Tekanan_Air\"><\/span>a. Memahami Tekanan Air&nbsp;<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Tekanan air adalah kunci untuk menentukan berapa lama mengisi kolam renang dengan selang taman untuk mengaliri air sumur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pengukuran ini memberitahu kita kekuatan air yang mengalir melalui pipa. Semakin tinggi tekanan air, semakin cepat laju alirannya, dan semakin cepat anda dapat mengisi kolam kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Kebanyakan aliran air sumur di rumah memiliki tekanan air antara 40 dan 80 psi (pon per inci persegi), tetapi hal ini bergantung pada beberapa faktor.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Gravitasi menyebabkan tekanan air, itulah sebabnya biasanya toren menyimpan air berada di menara air yang tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tekanan air rumah anda bergantung pada jarak elevasi antara tangki atau toren air dan rumah anda, lebar pipa di rumah anda, dan lebar selang yang anda gunakan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Cara_Menentukan_Laju_Aliran\"><\/span>b. Cara Menentukan Laju Aliran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Anda dapat mengetahui tekanan air di rumah menggunakan alat pengukur tekanan air. Alat ini akan memberitahu apakah tekanan air di rumah anda tinggi (di atas 80 psi) atau rendah (di bawah 40 psi).<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, untuk mengetahui berapa lama mengisi kolam renang menggunakan jenis air sumur adalah dengan mengetahui laju alirannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin tinggi tekanan air, semakin tinggi pula laju alirannya, semakin cepat anda mengisi kolam renang (kecuali jika anda memiliki masalah dengan sistem pemipaannya).<\/p>\n\n\n\n<p>Laju aliran diukur dalam satuan galon per menit (GPM). Anda memerlukan ember berukuran 5 galon (sekitar 20 liter), kalkulator, dan stopwatch untuk mendapatkan angka ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah menyiapkannya, Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengetahui laju aliran air yang ada di rumah anda:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tempatkan selang dalam ember.<\/li>\n\n\n\n<li>Tekan tombol mulai pada stopwatch sambil anda membuka kran selang.<\/li>\n\n\n\n<li>Hentikan stopwatch segera setelah ember penuh, dan catat jumlah detiknya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"c_Menghitung_Lama_Waktu_Mengisi_Kolam_Renang\"><\/span>c. Menghitung Lama Waktu Mengisi Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Sekarang saatnya untuk berhitung. Bagilah jumlah galon dalam ember (5 dalam kasus ini) dengan jumlah detik yang dibutuhkan untuk mengisi ember (angka pada stopwatch anda).<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, kalikan angka ini dengan 60. Anda akan menemukan angka laju aliran tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, jika ember 5 galon anda memerlukan waktu 60 detik untuk terisi, laju aliran dalam instalasi air sumur anda memiliki GPM sebesar 5.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Diperlukan waktu <strong>2.000 menit (sekitar 33 jam)<\/strong> untuk mengisi kolam kecil berkapasitas 10.000 galon (sekitar 37.800 liter). Anda tinggal menyesuaikan dengan ukuran kolam renang yang anda punya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mengisi_Kolam_Renang_dengan_Air_PDAM_dan_Air_Gunung\"><\/span>2. Mengisi Kolam Renang dengan Air PDAM dan Air Gunung<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada dasarnya metode pengisian air kolam renang menggunakan air PDAM dan Air Gunung sama, yakni menggunakan truk tangki air.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"a_Faktor_yang_Mempengaruhi_Lama_Waktu_Mengisi_Kolam_Renang\"><\/span>a. Faktor yang Mempengaruhi Lama Waktu Mengisi Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Untuk mengetahui berapa lama mengisi kolam renang menggunakan dua jenis air ini, ditentukan oleh dua faktor, yakni volume tangki air dan laju aliran selang dari truk tangki air tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Volume truk tangki air yang tersedia ada banyak macamnya, mulai dari 5.000, 8.000, 10.000, 16.000 bahkan bisa mencapai lebih dari 30.000 liter air.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk laju aliran selang pengalirnya juga tergantung perusahaan penyedia air yang anda pilih. Yang paling umum selang tersebut bisa mengalirkan air sebanyak 500 galon (sekitar 1.900 liter air) per menit.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, ada juga perusahaan penyedia air yang memiliki selang dengan kemampuan mengalirkan air hingga 18.000 galon (sekitar 68.000 liter air) per menit.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"b_Menghitung_Lama_Waktu_Mengisi_Kolam_Renang\"><\/span>b. Menghitung Lama Waktu Mengisi Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, kolam renang anda punya volume 40.000 liter air. Anda membutuhkan setidaknya empat truk tangki air berkapasitas 10.000 liter.<\/p>\n\n\n\n<p>Masing-masing truk tangki punya kapasitas laju aliran air sebanyak 500 galon per menit. Untuk mengosongkan satu tangki tersebut, setidaknya dibutuhkan waktu 10.000 liter : 500 galon (1.900 liter) = 5,26 menit.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, untuk mengisi kolam renang hingga penuh, dibutuhkan waktu sekitar 5,26 X 4 = <strong>21,04 menit.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika anda menggunakan jasa perusahaan penyedia air yang punya kemampuan mengalirkan air sebanyak 18.000 galon per menit, anda hanya butuh waktu <strong>sekitar 1 menit<\/strong> untuk memenuhi seluruh kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mana_yang_Lebih_Baik\"><\/span>Mana yang Lebih Baik?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika melihat perhitungan di atas, tentu saja menggunakan air gunung atau air PDAM akan jauh lebih cepat ketimbang air sumur.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara memiih air gunung atau air PDAM, kami merekomendasikan air gunung karena tingkat kemurniannya jauh lebih tinggi sehingga lebih mudah dilakukan treatment awal.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, yang perlu dipertimbangkan juga adalah lajur aliran truk tangki tersebut. Semakin besar, maka semakin kuat. Pastikan struktur kolam renang anda mampu menahan tekanannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kami sarankan tidak perlu menggunakan truk besar dengan laju aliran air mencapai 18.000 galon per menit jika hanya untuk mengisi kolam renang rumahan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan tentang berapa lama mengisi kolam renang yang perlu anda pahami. Menggunakan air sumur tidak direkomendasikan. Karena selain lama, juga sulit dilakukan treatment awal.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, jika anda menggunakan jasa pembuatan kolam renang dari Dimulti Pool, kami akan selalu merekomendasikan menggunakan air gunung.<\/p>\n\n\n\n<p>Memang anda membutuhkan biaya untuk membelinya. Namun, anda akan jauh dari masalah pengisian air kolam renang dan bisa segera menggunakan fasilitas menyenangkan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berapa lama mengisi kolam renang? wajar saja, pastinya semua orang tidak sabar untuk langsung menggunakan kolam renang.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6852,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[750,1068,1053,689],"class_list":["post-6851","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pembuatan","tag-kolam","tag-lama","tag-mengisi","tag-waktu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6851","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6851"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6851\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}