{"id":6674,"date":"2025-04-22T02:39:00","date_gmt":"2025-04-22T02:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=6674"},"modified":"2025-12-31T07:52:45","modified_gmt":"2025-12-31T07:52:45","slug":"penyebab-kerusakan-liner-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penyebab-kerusakan-liner-kolam-renang\/","title":{"rendered":"Waspada! Ini Faktor Penyebab Kerusakan Liner Kolam Renang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbagai material finishing bisa anda pilih. <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mozaik-kolam-renang\/\">Mozaik kolam renang<\/a> adalah yang paling populer digunakan saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski begitu, ada satu lagi material alternatif yang bisa anda pilih dengan berbagai kelebihannya, yaitu liner kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, sama seperti material lainnya, liner bisa rusak. Sebagai langkah antisipasi, di sini kami akan menjelaskan apa saja penyebab kerusakan liner kolam renang tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda tertarik menggunakan material ini, sangat penting bagaimana karakteristiknya sehingga bisa memperpanjang usia pakainya dengan perawatan dan perlakuan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penyebab-kerusakan-liner-kolam-renang\/#Pengertian_Finishing_Liner\" >Pengertian Finishing Liner<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penyebab-kerusakan-liner-kolam-renang\/#Penyebab_Kerusakan_Liner_Kolam_Renang\" >Penyebab Kerusakan Liner Kolam Renang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penyebab-kerusakan-liner-kolam-renang\/#1_Penggunaan_Kolam_Renang_yang_Berlebihan\" >1. Penggunaan Kolam Renang yang Berlebihan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penyebab-kerusakan-liner-kolam-renang\/#2_Kadar_pH_yang_Tidak_Seimbang_dan_Klorin_Berlebih\" >2. Kadar pH yang Tidak Seimbang dan Klorin Berlebih<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penyebab-kerusakan-liner-kolam-renang\/#3_Kurangnya_Perawatan_Kolam_Renang\" >3. Kurangnya Perawatan Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penyebab-kerusakan-liner-kolam-renang\/#4_Menguras_Seluruh_Air_Kolam_Renang\" >4. Menguras Seluruh Air Kolam Renang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penyebab-kerusakan-liner-kolam-renang\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Finishing_Liner\"><\/span>Pengertian Finishing Liner<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membahas penyebab kerusakan liner kolam renang, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu material yang satu ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin masih banyak orang yang belum familiar dengan material ini. Nyatanya, liner sendiri sudah jadi standar untuk pembuatan kolam Olympic, berdasarkan rekomendasi Badan Akuatik Dunia atau FINA.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Liner sendiri merupakan sebuah material yang terbuat dari campuran bahan PVC khusus dan karet. Kedua material dicampurkan dengan perbandingan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena dua bahan tersebut punya sifat yang tahan air, Liner kolam renang dengan sendirinya juga punya sifat tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena hal tersebut pula yang membuat liner kolam renang jadi alternatif yang efektif untuk lapisan finishing kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Kerusakan_Liner_Kolam_Renang\"><\/span>Penyebab Kerusakan Liner Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sama seperti material kolam renang lainnya, menggunakan liner juga bisa berpotensi mengalami kerusakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini beberapa penyebab kerusakan liner kolam renang yang perlu anda waspadai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Penggunaan_Kolam_Renang_yang_Berlebihan\"><\/span>1. Penggunaan Kolam Renang yang Berlebihan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun kita semua ingin menggunakan kolam renang kita sesering mungkin (terutama pada hari-hari musim panas yang terik) sebenarnya ini juga bisa menyebabkan kerusakan liner.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keausan yang berlebihan pada lapisan kolam renang anda dapat menyebabkannya menua sebelum waktunya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menggunakan kolam renang anda terlalu sering dapat membuat lapisan liner kolam renang lebih rentan terhadap goresan atau sobekan.<br>Meski begitu, jika terjadi goresan sebenarnya penanganannya mudah saja. Anda perlu memotong bagian liner yang tergores dan menggantinya dengan lapisan baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, pekerjaan ini tentunya harus dilakukan oleh teknisi profesional agar malah tidak terjadi kerusakan lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kadar_pH_yang_Tidak_Seimbang_dan_Klorin_Berlebih\"><\/span>2. Kadar pH yang Tidak Seimbang dan Klorin Berlebih<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja, kolam renang anda membutuhkan bahan kimia atau obat kolam renang untuk menjaganya tetap aman dan bersih.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, anda harus selalu berhati-hati saat menggunakan bahan kimia dan memastikan menggunakannya dengan benar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda tidak melakukan hal ini, maka akan mengurangi masa pakai liner kolam renang secara signifikan dengan menyebabkan pemudaran dini atau bahkan kerusakan pada.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua parameter kadar air kolam renang utama yang perlu jadi perhatian adalah pH dan klorin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum menambahkan klorin atau kaporit ke kolam renang, ukurlah dengan hati-hati dan encerkan dengan melarutkannya ke dalam ember sebelum menambahkannya ke dalam air kolam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda tidak boleh memasukkan klorin secara langsung ke kolam renang.&nbsp; Jika klorin bersentuhan langsung dengan liner tanpa dilarutkan, klorin akan memutihkan dan mulai menggerogoti material.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, jika kolam renang anda tidak memiliki cukup klorin, lapisan akan berkerut dan menyusut, akhirnya kehilangan bentuknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadar klorin kolam renang yang ideal sendiri berada di kisaran 1 hingga 3 ppm dengan rekomendasi yang kami sarankan di angka 1 hingga 1,5 ppm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Elemen kedua, pH, mengacu pada keasaman air kolam renang anda. Kimia air yang tepat akan menjaga liner kolam renang tetap sehat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolam renang anda harus memiliki tingkat pH antara 7,4 dan 7,6. Jika berlebihan akan menyebabkan kalsium terbentuk dan menempel pada liner.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kurangnya_Perawatan_Kolam_Renang\"><\/span>3. Kurangnya Perawatan Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti halnya investasi lainnya, anda harus merawat liner kolam renang agar tetap dalam kondisi prima.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanpa melakukan pembersihan rutin dan pemeriksaan perawatan kolam renang, masalah pada liner dapat luput dari perhatian dan memburuk seiring berjalannya waktu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika masalah semakin memburuk, harga perbaikan akan naik juga sampai akhirnya anda harus mengganti seluruh liner.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda harus membersihkan liner kolam renang secara menyeluruh seminggu sekali dan menguji kadar air kolam renang hingga tiga kali seminggu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sering-seringlah memeriksa liner apakah ada sobekan, bintik-bintik yang memutih atau kerutan. Hal ini dapat mencegah kerusakan yang lebih besar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menguras_Seluruh_Air_Kolam_Renang\"><\/span>4. Menguras Seluruh Air Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda tidak boleh mengeringkan kolam renang yang menggunakan liner sepenuhnya, terutama untuk kolam renang <em>inground<\/em> atau di dalam tanah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini dapat merusak integritas lapisan dengan menyebabkannya melengkung dan retak serta kehilangan bentuknya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melakukan pengurasan air kolam renang secara keseluruhan juga berisiko menyebabkan gelembung dan kerutan pada liner. Hal ini akan membuat liner kolam renang lebih rentan untuk robek di kemudian hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai gantinya, anda bisa menguras kolam renang sebagian kolam atau sepertiganya saja dan jika dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan tentang penyebab kerusakan liner kolam renang yang perlu anda waspadai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan penjelasan di atas, sebenarnya penyebabnya cukup umum. Namun, terkadang pemilik kolam renang tidak menyadari melakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang jelas, tetap lakukan perawatan kolam renang rutin untuk mencegah kerusakan liner kolam renang ini makin membesar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda membutuhkan bantuan melakukannya, bisa menggunakan jasa perawatan kolam renang yang disediakan Dimulti Pool.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dimulti Pool sendiri adalah kontraktor kolam renang profesional dan berpengalaman di bidang ini selama belasan tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya pembuatan, kami juga melayani instalasi, renovasi, termasuk perawatan kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai langkah antisipasi, di sini kami akan menjelaskan apa saja penyebab kerusakan liner kolam renang tersebut.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6675,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[359,750,965],"class_list":["post-6674","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perawatan","tag-kerusakan","tag-kolam","tag-liner"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6674"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6674\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}