{"id":6484,"date":"2025-04-18T02:25:00","date_gmt":"2025-04-18T02:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=6484"},"modified":"2025-12-31T07:53:30","modified_gmt":"2025-12-31T07:53:30","slug":"tekanan-pompa-kolam-renang-rendah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/","title":{"rendered":"Penyebab dan Cara Mengatasi Tekanan Pompa Kolam Renang Rendah"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/pompa-kolam-renang\/\">Pompa kolam renang<\/a> harus bekerja optimal karena alat ini adalah jantungnya fasilitas tersebut. Jika terjadi masalah, bisa jadi kolam renang tidak aman digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu masalah yang kerap terjadi adalah tekanan pompa kolam renang rendah. Kami akan menjelaskan lebih rinci dalam artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Tenang saja, ini adalah masalah umum setiap komponen yang memiliki motor dan aliran listrik. Jadi, anda tidak perlu pusing dan segera ambil tindakan perbaikan dan pencegahan.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#Fungsi_Pompa_Kolam_Renang\" >Fungsi Pompa Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#Tekanan_Pompa_Kolam_Renang_Ideal\" >Tekanan Pompa Kolam Renang Ideal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#Penyebab_Tekanan_Pompa_Kolam_Renang_Rendah\" >Penyebab Tekanan Pompa Kolam Renang Rendah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#1_Penyumbatan_pada_Sisi_Hisap\" >1. Penyumbatan pada Sisi Hisap<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#2_Keranjang_Skimmer_atau_Balancing_Tank_Kotor\" >2. Keranjang Skimmer atau Balancing Tank Kotor<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#3_Motor_atau_Impeller_Pompa_Sudah_Lemah\" >3. Motor atau Impeller Pompa Sudah Lemah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#Tanda_Tekanan_Pompa_Kolam_Renang_Rendah\" >Tanda Tekanan Pompa Kolam Renang Rendah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#1_Pengukur_Tekanan_Rendah\" >1. Pengukur Tekanan Rendah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#2_Pancaran_Air_dari_Inlet_Terlalu_Lemah\" >2. Pancaran Air dari Inlet Terlalu Lemah<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#Apa_yang_Harus_Dilakukan\" >Apa yang Harus Dilakukan?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#1_Membersihkan_Skimmer_atau_Balancing_Tank\" >1. Membersihkan Skimmer atau Balancing Tank<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#2_Periksa_dan_Perbaiki_Sistem_Pemipaan\" >2. Periksa dan Perbaiki Sistem Pemipaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#3_Periksa_dan_perbaiki_Motor_atau_Impeller_Pompa\" >3. Periksa dan perbaiki Motor atau Impeller Pompa<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tekanan-pompa-kolam-renang-rendah\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_Pompa_Kolam_Renang\"><\/span>Fungsi Pompa Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Karena pompa kolam renang adalah jantungnya fasilitas ini, tekanan terlalu rendah akan mengakibatkan masalah sirkulasi yang berakibat berbagai masalah seperti serangan ganggang hijau.<\/p>\n\n\n\n<p>Alat ini yang bertugas mengalirkan air dari kolam renang ke filter lalu kembali lagi ke kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, secara tidak langsung pompa kolam renanglah yang membuat fasilitas ini tetap bersih, aman dan nyaman digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Satuan pompa kolam renang menggunakan horsepower atau HP. Saat ini, yang tersedia di pasaran adalah pompa berkekuatan 1 hingga 3 HP.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tekanan_Pompa_Kolam_Renang_Ideal\"><\/span>Tekanan Pompa Kolam Renang Ideal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum membahas lebih dalam terkait masalah tekanan pompa kolam renang rendah, pastikan bahwa anda memahami tekanan idealnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tekanan ini bisa diukur menggunakan pengukur tekanan atau barometer. Namun, biasanya belum satu paket dengan pompa yang ada di pasaran. Jadi, anda perlu memasangnya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memasangnya, bisa diletakkan di saluran sisi hisap pompa. Alasannya akan kami jelaskan di pembahasan selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kembali ke topic, tekanan pompa kolam renang yang ideal berkisar antara 10 hingga 15 psi (pound per inch).<\/p>\n\n\n\n<p>Pengukur tekanan atau barometer biasanya mampu mengukur hingga 60 psi. Untuk tekanan pompa kolam renang, di atas 20 psi dianggap sudah terlalu tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Tekanan_Pompa_Kolam_Renang_Rendah\"><\/span>Penyebab Tekanan Pompa Kolam Renang Rendah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pompa kolam yang berfungsi dengan baik merupakan bagian penting dari perawatan kolam secara berkala. Jika tekanan pompa kolam anda rendah, aliran air akan bermasalah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah beberapa alasan yang paling umum yang membuat tekanan pompa kolam renang rendah. Segera cek keadaan pompa jika terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Penyumbatan_pada_Sisi_Hisap\"><\/span>1. Penyumbatan pada Sisi Hisap<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sistem instalasi atau pemipaan pompa kolam renang secara umum terbagi menjadi dua, yakni sisi hisap dan sisi tekanan atau sisi keluar.<\/p>\n\n\n\n<p>Sisi hisap merupakan sistem pemipaan yang menghisap air dari kolam renang. Sementara sisi keluar adalah aliran air kolam renang yang menuju kolam kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyebab paling umum adalah penyumbatan atau hambatan pada sisi hisap pompa kolam tempat air disedot dari kolam.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara bila penyumbatan terjadi pada sisi bertekanan, tekanan pompa kolam renang akan menjadi terlalu tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, jika tekanan pompa kolam renang rendah, bisa diasumsikan bahwa masalahnya ada pada sisi isap.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyumbatan bisa terjadi karena banyaknya kotoran yang menumpuk di pipa kolam renang aliran hisap tersebut. Bisa karena airnya kotor atau memang penyumbatan logam.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Keranjang_Skimmer_atau_Balancing_Tank_Kotor\"><\/span>2. Keranjang Skimmer atau Balancing Tank Kotor<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Masih berhubungan dengan yang pertama, tekanan pompa kolam renang rendah bisa disebabkan penyumbatan yang terjadi karena skimmer atau balancing tank anda kotor.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti diketahui, sebelum air dialirkan ke filter lewat pompa, akan terlebih dahulu masuk ke skimmer (kolam renang skimmer) atau balancing tank (kolam renang overflow).<\/p>\n\n\n\n<p>Jika banyak kotoran di tempat-tempat tersebut, aliran air akan terhambat dan membuat tekanan pompa kolam renang jadi lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Motor_atau_Impeller_Pompa_Sudah_Lemah\"><\/span>3. Motor atau Impeller Pompa Sudah Lemah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini mungkin jadi alasan yang paling mungkin terjadi karena setiap komponen kolam renang pasti punya usia pakainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pompa kolam renang, terdapat komponen seperti motor dan impeller yang bertugas mengatur dan menentukan seberapa kuat tekanan air akan disemburkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kedua komponen ini sudah lemah karena termakan usia, salah satu tanda yang ditimbulkan adalah tekanan pompa kolam renang rendah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tanda_Tekanan_Pompa_Kolam_Renang_Rendah\"><\/span>Tanda Tekanan Pompa Kolam Renang Rendah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui penyebabnya, anda bisa memastikan jika tekanan pompa kolam renang rendah dengan beberapa tanda sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pengukur_Tekanan_Rendah\"><\/span>1. Pengukur Tekanan Rendah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika anda memasang pengukur tekanan atau barometer pada instalasi pompa kolam renang, akan menunjukkan angka yang rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini adalah cara paling mudah untuk mengetahui apakan tekanan pompa kolam renang rendah atau tidak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pancaran_Air_dari_Inlet_Terlalu_Lemah\"><\/span>2. Pancaran Air dari Inlet Terlalu Lemah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tanda kedua adalah pancaran air dari inlet kolam renang terlihat lebih kecil. Bahkan jika sudah parah, air biasanya hanya menetes.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_yang_Harus_Dilakukan\"><\/span>Apa yang Harus Dilakukan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika anda melihat tanda tekanan pompa kolam renang dan sudah memahami apa saja penyebabnya, selanjutnya anda perlu mengidentifikasi masalah. Jika memungkinan, lakukan perbaikan utnuk mengatasi masalah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Membersihkan_Skimmer_atau_Balancing_Tank\"><\/span>1. Membersihkan Skimmer atau Balancing Tank<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pertama-tama, periksa kebersihan skimmer dan balancing tank anda. Jika sudah banyak kotoran yang menumpuk, segera dibersihkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika setelah dibersihkan aliran air kolam renang kembali normal, anda sudah menyelesaikan masalah. Jika tidak, ikuti langkah selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Periksa_dan_Perbaiki_Sistem_Pemipaan\"><\/span>2. Periksa dan Perbaiki Sistem Pemipaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk memeriksa sistem pemipaan, sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional dari kontraktor kolam renang. Karena hanya mereka yang mengerti bagaimana sistem ini dipasang.<\/p>\n\n\n\n<p>Periksa apakah pipa tersumbat oleh kotoran atau logam. Selain itu, periksa juga apakah ada kebocoran. Jika terjadi kebocoran, segera ganti pipa tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Periksa_dan_perbaiki_Motor_atau_Impeller_Pompa\"><\/span>3. Periksa dan perbaiki Motor atau Impeller Pompa<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan apakah masalah ini karena pompa yang sudah tua atau bukan, anda perlu memeriksa kondisi motor dan impelernya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama-tama, matikan aliran listrik. Kemudian periksa apakah ada sesuatu yang menyumbat impeller atau motor. Ambil dengan obeng kecil jika terdapat serpihan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika sudah dilakukan pengecekan dan pembersihan tersebut namun tekanan pompa kolam renang masih rendah, anda perlu mengganti unitnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan tentang tekanan pompa kolam renang rendah, mulai dari penyebab hingga cara menanganinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda kesulitan mengatasi masalah tersebut, bisa menggunakan jasa kontraktor kolam renang profesional seperti Dimulti Pool.<\/p>\n\n\n\n<p>Teknisi kami berpengalaman belasan tahun dalam pembuatan serta perbaikan kolam renang, termasuk berbagai komponennya seperti pompa. Jadi, soal hasil dan kualitas layanan, tidak perlu diragukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu masalah yang kerap terjadi adalah tekanan pompa kolam renang rendah. Kami akan menjelaskan lebih rinci dalam artikel ini.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6485,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[787],"tags":[750,273,1019,1018],"class_list":["post-6484","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-merawat","tag-kolam","tag-pompa","tag-rendah","tag-tekanan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6484","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6484"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6484\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6485"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6484"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6484"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6484"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}