{"id":6207,"date":"2025-04-02T02:11:00","date_gmt":"2025-04-02T02:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=6207"},"modified":"2025-12-31T07:57:04","modified_gmt":"2025-12-31T07:57:04","slug":"apakah-bahaya-berenang-setelah-makan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/","title":{"rendered":"Berenang Setelah Makan, Apakah Berbahaya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Makanan sangat dibutuhkan sebagai sumber energi untuk olahraga, termasuk berenang. Namun, banyak yang mengingatkan kalau kita tidak boleh langusng berenang setelah makan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, apakah ini benar? Apa saja bahaya yang ditimbulkan jika kita langusng berenang setelah makan? Kita akan membahasnya di sini.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini penting terutama buat anda yang baru memiliki kolam renang. Hal-hal yang berkaitan dengan olahraga renang pasti sedang anda cari di internet.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#Asal_Mula_Peringatan_Jangan_Berenang_Setelah_Makan\" >Asal Mula Peringatan Jangan Berenang Setelah Makan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#Pembuktian_Bahaya_Berenang_Setelah_Makan\" >Pembuktian Bahaya Berenang Setelah Makan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#Manfaat_Makan_Sebelum_Berenang\" >Manfaat Makan Sebelum Berenang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#1_Memberi_Energi\" >1. Memberi Energi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#2_Menstabilkan_Gula_Darah\" >2. Menstabilkan Gula Darah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#3_Membantu_Proses_Pemulihan\" >3. Membantu Proses Pemulihan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#Makanan_yang_Disarankan_Sebelum_Berenang_atau_Berolahraga\" >Makanan yang Disarankan Sebelum Berenang atau Berolahraga<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#1_Konsumsi_Karbohidrat_Kompleks\" >1. Konsumsi Karbohidrat Kompleks<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#2_Hindari_Makanan_Berlemak\" >2. Hindari Makanan Berlemak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#3_Minum_Air_Putih\" >3. Minum Air Putih<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apakah-bahaya-berenang-setelah-makan\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Asal_Mula_Peringatan_Jangan_Berenang_Setelah_Makan\"><\/span>Asal Mula Peringatan Jangan Berenang Setelah Makan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalan dunia pelatihan renang, ternyata asal mula peringatan ini ada dalam buku pegangan Pramuka Inggris tahun 1908, Scouting for Boys.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam buku tersebut ada peringatan untuk menghindari mandi di air dalam &#8220;segera setelah makan.&#8221; Klaimnya adalah anda akan mengalami kram yang dapat menyebabkan anda tenggelam.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam buku pegangan Pramuka Amerika tahun 1911, terdapat peringatan serupa tentang berenang terlalu cepat setelah makan.<\/p>\n\n\n\n<p>Buku itu juga menyebutkan kemungkinan terjadinya kram yang melumpuhkan dan dapat mengakibatkan hasil yang &#8220;menghancurkan&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam website .goodrx.com yang artikelnya disunting oleh dokter spesialis nutrisi disebutkan bahwa memang benar bahwa setelah makan besar, aliran darah bergeser dari otot ke perut untuk membantu proses pencernaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dijelaskan juga kalau selama berolahraga , aliran darah bergeser dari perut ke otot dan paru-paru yang bekerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang ditakutkan adalah jika darah dikirim ke perut, tidak akan ada cukup darah untuk otot. Dan ini akan membuat otot kekurangan oksigen sehingga menyebabkan anda kram dan tenggelam.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun kenyataannya, ada cukup darah dalam tubuh anda untuk menjaga seluruh bagian tubuh berfungsi setelah makan besar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pembuktian_Bahaya_Berenang_Setelah_Makan\"><\/span>Pembuktian Bahaya Berenang Setelah Makan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Masih dari sumber serupa, dalam sebuah penelitian tahun 1968, 24 perenang diberi sarapan yang mengandung banyak karbohidrat berupa sereal, roti panggang, gula, mentega, dan susu murni.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"834\" height=\"380\" src=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Riset-berenang-setelah-makan-1.webp\" alt=\"Berenang Setelah Makan, Apakah Berbahaya?\" class=\"wp-image-6210\" srcset=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Riset-berenang-setelah-makan-1.webp 834w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Riset-berenang-setelah-makan-1-300x137.webp 300w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Riset-berenang-setelah-makan-1-735x335.webp 735w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/Riset-berenang-setelah-makan-1-768x350.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 834px) 100vw, 834px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Riset untuk Membuktikan Bahaya Berenang Setelah Makan<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Mereka kemudian diminta untuk menunggu selama beberapa waktu sebelum berenang. Tidak ada perenang yang melaporkan efek negatif, tidak peduli berapa lama mereka menunggu untuk berenang setelah sarapan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, tinjauan penelitian yang diterbitkan oleh Palang Merah Amerika pada tahun 2011 menemukan bahwa tidak ada bahaya yang ditimbulkan oleh berenang setelah makan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan pada tahun 2013, Federasi Penyelamatan Jiwa Internasional juga menyatakan bahwa anjuran untuk menghindari makanan sebelum berenang adalah &#8220;tidak berdasar,&#8221; berdasarkan tinjauan bukti medis.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan penelitian tersebut, disimpulkan bahwa berenang setelah makan tidak apa-apa. Itu berlaku selama tubuh anda merasa nyaman dan berenang bersifat rekreasi alias hanya untuk bersenang-senang.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak ada bukti bahwa berenang setelah makan menimbulkan risiko kesehatan. Anda dapat makan siang di tepi kolam renang dan langsung masuk ke air untuk menyejukkan diri. Hal ini berlaku untuk semua usia, termasuk orang dewasa dan anak-anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi, sebaiknya anda menunda makan setelah makan jika anda ingin melakukan sesuatu yang lebih berat, misalnya saat mau mengikuti lomba renang di <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membuat-kolam-olahraga\/\">kolam olahraga<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena makan terlalu cepat sebelum melakukan olahraga berat dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal . Namun, hal ini tidak berbahaya atau mengancam jiwa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Makan_Sebelum_Berenang\"><\/span>Manfaat Makan Sebelum Berenang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Bahkan makan sebelum berenang disarankan karena anda membutuhkan energi untuk melakukan aktivitas fisik.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, seperti dijelaskan sebelumnya, sebaiknya beri jeda waktu 3 sampai 4 jam untuk berolahraga setelah makan besar, 1 hingga 2 jam setelah makan kecil, serta 30 hingga 60 menit setelah makanan ringan<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda sudah mengikuti aturan di atas, berikut ini adalah manfaat makan sebelum melakukan olahraga apapun, termasuk berenang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Memberi_Energi\"><\/span>1. Memberi Energi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Selama berolahraga, otot anda terutama mengandalkan karbohidrat (karbohidrat) untuk mendapatkan energi. Tubuh menyimpan karbohidrat dalam bentuk yang disebut glikogen di dalam hati dan otot.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat anda berolahraga, tubuh anda menggunakan bahan bakar ini. Ketika cadangan glikogen Anda menipis, anda akan mulai merasa lelah dan performa anda akan menurun.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian menunjukkan bahwa memulai latihan dengan simpanan glikogen yang penuh dapat membantu mencegah hal ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menstabilkan_Gula_Darah\"><\/span>2. Menstabilkan Gula Darah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika anda belum makan dalam waktu yang lama sebelum berolahraga, gula darah anda mungkin rendah. Hal ini dapat menyebabkan lelah dan pusing. Makanan atau camilan dapat mengembalikan gula darah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Membantu_Proses_Pemulihan\"><\/span>3. Membantu Proses Pemulihan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Protein memasok asam amino yang dibutuhkan otot untuk tumbuh dan menjadi lebih kuat. Jadi, protein membantu otot anda pulih setelah latihan yang berat.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak yang menyarankan konsumsi protein setelah latihan. Tapi sebenarnya tidak masalah kapan pun anda mengonsumsi protein, asalkan dilakukan secara berkala sepanjang hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Makan camilan atau makanan yang mengandung protein sebelum latihan untuk membantu anda memenuhi kebutuhan protein setelah latihan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Makanan_yang_Disarankan_Sebelum_Berenang_atau_Berolahraga\"><\/span>Makanan yang Disarankan Sebelum Berenang atau Berolahraga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Makan atau tidak makan sebelum berenang sebenarnya tidak masalah, yang penting kondisi tubuh anda fit untuk beraktivitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika anda memilih untuk mengkonsumsi makanan dan minuman sebelum berenang, American Heart Association menyarankan konsumsi berikut ini<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Konsumsi_Karbohidrat_Kompleks\"><\/span>1. Konsumsi Karbohidrat Kompleks<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Gandum utuh merupakan pilihan yang baik, begitu pula kacang-kacangan dan beras merah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Hindari_Makanan_Berlemak\"><\/span>2. Hindari Makanan Berlemak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Makanan berlemak dicerna dengan lambat. Batasi lemak jenuh , seperti yang ditemukan dalam mentega, keju, dan daging merah.<\/p>\n\n\n\n<p>Batasi juga protein dalam jumlah besar , karena butuh waktu lama bagi lambung untuk mencernanya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Minum_Air_Putih\"><\/span>3. Minum Air Putih<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak ada aturan pasti tentang berapa banyak air yang harus diminum sebelum berolahraga. Yang umum disarankan adalah sekitar 800 ml sekitar 30 menit sebelum berolahraga.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan tentang apakah berenang setelah makan itu berbahaya. Dan jawabannya, berdasarkan penelitian, adalah tidak.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, anda tetap disarankan untuk memberi jeda waktu berenang setelah makan, terutama ketika mengkonsumsi makanan besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang jelas, hindari makan saat berada di kolam renang karena akan membuat air kolam kotor dan membutuhkan perawatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi tenang saja, jika anda bingung bagaimana membersihkan sisa makanan yang masuk ke kolam renang, bisa menggunakan jasa perawatan kolam renang yang disediakan Dimulti Pool selaku kontraktor profesional.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak yang mengingatkan kalau kita tidak boleh langusng berenang setelah makan. Apakah berbahaya?<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6208,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[760],"tags":[304,998],"class_list":["post-6207","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-berenang","tag-makan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6207","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6207"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6207\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6208"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6207"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6207"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6207"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}