{"id":6120,"date":"2025-03-18T03:22:00","date_gmt":"2025-03-18T03:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=6120"},"modified":"2025-12-31T07:58:53","modified_gmt":"2025-12-31T07:58:53","slug":"keramik-kolam-renang-berubah-warna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/keramik-kolam-renang-berubah-warna\/","title":{"rendered":"Waspada! Ini Penyebab Keramik Kolam Renang Berubah Warna"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika mendesain kolam renang, anda pasti sudah memikirkan apa saja material yang cocok bukan? Termasuk soal pemilihan warna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang paling sering jadi pertimbangan adalah warna lapisan finishing. Jika anda menggunakan keramik kolam renang, warna juga akan jadi pertimbangan desain yang utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi, apa jadinya jika desain yang sudah dirancang sedemikian rupa rusak karena <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/semua-tentang-keramik-kolam-renang\/\">keramik kolam renang<\/a> berubah warna? Pastinya menyebalkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum bertindak untuk melakukan perbaikan, ada baiknya anda memahami terlebih dahulu apa saja sebenarnya penyebab keramik kolam renang berubah warna. Di sini, kami akan jelaskan.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/keramik-kolam-renang-berubah-warna\/#Pengertian_Keramik\" >Pengertian Keramik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/keramik-kolam-renang-berubah-warna\/#Penyebab_Keramik_Kolam_Renang_Berubah_Warna\" >Penyebab Keramik Kolam Renang Berubah Warna<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/keramik-kolam-renang-berubah-warna\/#1_Pengapuran\" >1. Pengapuran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/keramik-kolam-renang-berubah-warna\/#2_Pertumbuhan_Bakteri_atau_Kotoran\" >2. Pertumbuhan Bakteri atau Kotoran<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/keramik-kolam-renang-berubah-warna\/#3_Noda\" >3. Noda<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/keramik-kolam-renang-berubah-warna\/#4_Dislokasi_Nat\" >4. Dislokasi Nat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/keramik-kolam-renang-berubah-warna\/#5_Menggunakan_Keramik_Berkualitas_Buruk\" >5. Menggunakan Keramik Berkualitas Buruk<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/keramik-kolam-renang-berubah-warna\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Keramik\"><\/span>Pengertian Keramik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membahas kenapa keramik kolam renang berubah warna, sebaiknya memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan keramik itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada dasarnya, bahan keramik yang digunakan untuk lapisan finishing kolam renang sama seperti keramik kerajinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahan tersebut yakni tanah liat. Pada keramik, tanah liat dicampur dengan bahan-bahan lain, seperti feldspar, kwarsa, kaolin, dan air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mendapatkan efek mengkilap dan licin, dilakukan coating. Hal ini dilakukan agar keramik tahan terhadap korosi, bahan kimia, gesekan, maupun pengaruh cuaca ekstrim.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Keramik_Kolam_Renang_Berubah_Warna\"><\/span>Penyebab Keramik Kolam Renang Berubah Warna<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini beberapa penyebab umum dari keramik kolam renang berubah warna yang akan merusak tampilan kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tenang saja, di sini kami juga akan memberikan sedikit tips cara mengatasinya dari masing-masing penyebab keramik kolam renang berubah warna tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pengapuran\"><\/span>1. Pengapuran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengapuran adalah penyebab paling umum dari penumpukan kolam renang. Ini terjadi ketika endapan kalsium terbentuk pada keramik kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Endapan biasanya terlihat seperti noda putih atau keabu-abuan. Penumpukan kalsium adalah hal yang umum terjadi dan hadir dalam dua bentuk, yakni kalsium karbonat atau kalsium silikat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Solusi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menghilangkan endapan kalsium pada keramik kolam renang anda, pertama-tama tentukan jenis pengapuran yang kami sebutkan di atas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika pengapuran karena endapan kalsium karbonat, anda biasanya akan melihat penumpukan halus yang tumbuh berlapis-lapis. Pembersihan kolam renang secara teratur akan mengatasi hal ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk penumpukan yang lebih membandel, gunakan batu apung atau pembersih keramik asam khusus yang dapat melarutkan endapan kalsium.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika pengapuran karena kalsium silikat, biasanya dapat dikenali dari tampilannya yang lebih tajam dan mengkristal, dan tingkat pH yang tinggi dalam air kolam sering menyebabkannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, cara penyelesaiannya sebenarnya sama saja. Hanya saja butuh pembersih kolam renang yang lebih kuat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pertumbuhan_Bakteri_atau_Kotoran\"><\/span>2. Pertumbuhan Bakteri atau Kotoran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Entah itu karena perawatan kolam renang yang tidak memadai atau kadar air yang tidak seimbang, tidak akan membuat keramik kolam renang berubah warna karena penumpukan bakteri dan kotoran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebanyakan hal ini terlihat pada keramik berwarna putih. Namun, hal ini juga dapat terjadi pada ubin berwarna atau bermotif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti halnya keramik kolam renang, pertumbuhan bakteri juga memiliki banyak warna, di antaranya hijau, hitam, kuning, atau corak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertumbuhan warna hitam, kuning, dan hijau biasanya disebabkan oleh ganggang dari jenis masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kasus ganggang kuning, ini sebenarnya adalah bentuk ganggang hijau tetapi tahan klorin dan sering terlihat seperti kotoran atau pasir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Solusi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lakukan perawatan kolam renang secara teratur. Menjaga kadar air kolam renang anda tetap seimbang dan bersih akan membantu mencegah masalah ini terjadi sejak awal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda melihat penumpukan kotoran pada keramik, gosok secara menyeluruh dengan sikat. Jika sudah, lakukan vacuum. Setelah itu, pastikan kadar air kolam renang kembali seimbang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Noda\"><\/span>3. Noda<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Noda dari logam, daun, dan bahan organik lainnya juga dapat membuat keramik kolam renang berubah warna, tepatnya menghitamkan permukaan keramik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Noda logam hanya terjadi pada kolam renang yang mengandung logam seperti besi, tembaga, atau mangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini lebih sering terjadi pada kolam renang yang berada di dekat air sumur atau kolam yang menampung air hujan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Solusi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentukan jenis noda yang anda hadapi sebelum berusaha menghilangkannya. Sebagai contoh, gunakan penyerap logam untuk noda logam dan penghilang noda kolam untuk noda organik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk menghindari noda, bersihkan kolam renang anda secara teratur dan bersihkan kotoran segera setelah anda melihatnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Dislokasi_Nat\"><\/span>4. Dislokasi Nat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika dislokasi nat terjadi di bawah garis air keramik, hal ini dapat mengakibatkan infiltrasi air atau masuknya air ke nat. Hal ini dapat menyebabkan perubahan warna dan melemahnya daya rekat keramik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Solusi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bersihkan nat ubin yang berubah warna dan aplikasikan kembali nat yang tahan air dan berkualitas tinggi. Perhatikan dislokasi nat segera setelah mulai terjadi dan lakukan perawatan rutin untuk mencegahnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Menggunakan_Keramik_Berkualitas_Buruk\"><\/span>5. Menggunakan Keramik Berkualitas Buruk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda memilih keramik kolam renang berkualitas rendah, kemungkinan besar akan mengalami masalah seperti retakan, pelepasan, dan bahkan perubahan warna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu diingat, keramik yang digunakan untuk lapisan finishing kolam renang harus lebih kuat karena akan menahan beban puluhan ton air dan terpapar kerasnya obat kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Solusi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak ada jalan lain, anda harus melakukan renovasi kolam renang dengan mengganti keramik. Anda bisa memilih apakah ingin menggunakan keramik lagi atau menggantinya dengan material lain seperti mozaik atau liner.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda ingin menggunakan keramik lagi, pastikan keramik yang digunakan berkualitas bagus agar permasalahan perubahan warna tidak terjadi lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ubin kolam renang harus tahan UV, bahan kimia, dan tahan gores serta memiliki tingkat penyerapan air yang lebih rendah daripada ubin indoor atau ubin kamar mandi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah beberapa penyebab keramik kolam renang berubah warna berikut cara mengatasinya. Pastikan anda melakukannya dengan benar supaya hasilnya maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda ragu melakukan perbaikan masalah perubahan warna ini, bisa menggunakan jasa perawatan kolam renang profesional dan berpengalaman seperti yang disediakan Dimulti Pool.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tenang saja, kami sudah belasan tahun mengerjakan perbaikan kolam renang. Jadi, soal hasil dan kualitas layanan, tak perlu diragukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa jadinya jika desain yang sudah dirancang sedemikian rupa rusak karena keramik kolam renang berubah warna? Menyebalkan bukan?<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6121,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[990,252,961],"class_list":["post-6120","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perawatan","tag-berubah","tag-keramik","tag-warna"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6120","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6120"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6120\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6121"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}