{"id":6117,"date":"2025-03-17T02:19:21","date_gmt":"2025-03-17T02:19:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=6117"},"modified":"2025-12-31T07:59:51","modified_gmt":"2025-12-31T07:59:51","slug":"kenapa-keramik-kolam-renang-pecah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/","title":{"rendered":"Kenapa Keramik Kolam Renang Pecah? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menggunakan finishing <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/semua-tentang-keramik-kolam-renang\/\">keramik kolam renang<\/a> bisa jadi alternatif buat anda yang sedang menekan budget membuat fasilitas ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, masalah yang kami sering temukan menggunakannya adalah keramik kolam renang pecah. Meski wajar, ini perlu dicegah karena bisa berbahaya buat keselamatan perenang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sini, kami akan jelaskan apa saja penyebab dan cara mencegah keramik kolam renang pecah. Baca artikel ini untuk penjelasan selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#Pengertian_Keramik\" >Pengertian Keramik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#Penyebab_Keramik_Kolam_Renang_Pecah\" >Penyebab Keramik Kolam Renang Pecah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#1_Pemasangan_yang_Tidak_Tepat\" >1. Pemasangan yang Tidak Tepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#2_Pergeseran_Tanah\" >2. Pergeseran Tanah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#3_Suhu_Ekstrim\" >3. Suhu Ekstrim<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#4_Ketidakseimbangan_Kadar_Air\" >4. Ketidakseimbangan Kadar Air<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#5_Kerusakan_Fisik\" >5. Kerusakan Fisik<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#6_Perawatan_yang_Tidak_Tepat\" >6. Perawatan yang Tidak Tepat<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#Mencegah_Keramik_Kolam_Renang_Pecah\" >Mencegah Keramik Kolam Renang Pecah<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#1_Pemasangan_dengan_Tepat\" >1. Pemasangan dengan Tepat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#2_Beli_Keramik_Berkualitas\" >2. Beli Keramik Berkualitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#3_Jaga_Kadar_Air_Optimal\" >3. Jaga Kadar Air Optimal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#4_Membersihkan_Keramik\" >4. Membersihkan Keramik<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-keramik-kolam-renang-pecah\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Keramik\"><\/span>Pengertian Keramik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum membahas kenapa keramik kolam renang pecah, sebaiknya memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan keramik itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada dasarnya, bahan keramik yang digunakan untuk lapisan finishing kolam renang sama seperti keramik kerajinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahan tersebut yakni tanah liat. Pada keramik, tanah liat dicampur dengan bahan-bahan lain, seperti feldspar, kwarsa, kaolin, dan air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mendapatkan efek mengkilap dan licin, dilakukan coating. Hal ini dilakukan agar keramik tahan terhadap korosi, bahan kimia, gesekan, maupun pengaruh cuaca ekstrim.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Keramik_Kolam_Renang_Pecah\"><\/span>Penyebab Keramik Kolam Renang Pecah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keramik memang punya banyak pilihan yang bisa digunakan di kolam renang. Namun, pada dasarnya materialnya sama dan berpotensi pecah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini beberapa alasan atau penyebab keramik kolam renang pecah yang perlu anda waspadai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pemasangan_yang_Tidak_Tepat\"><\/span>1. Pemasangan yang Tidak Tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah yang wajib dilakukan. Setiap tahapan pembuatan kolam renang harus dilakukan oleh tenaga profesional kontraktor kolam rrnang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika tidak,&nbsp; ada kemungkinan besar keramik tersebut tidak dipasang dengan benar atau dengan perekat dan nat yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keramik yang tidak sepenuhnya melekat pada permukaan kolam lebih rentan terhadap keretakan. Pada akhirnya bisa pecah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pergeseran_Tanah\"><\/span>2. Pergeseran Tanah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanah di sekitar kolam renang secara alami akan bergeser seiring dengan perubahan suhu dan tingkat kelembaban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kembali ke pentingnya pemasangan yang tepat, sambungan ekspansi perlu digunakan di sekeliling kolam renang untuk memperhitungkan pergeseran ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ini tidak ada, tekanan dapat menyebabkan keramik retak dan pecah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Suhu_Ekstrim\"><\/span>3. Suhu Ekstrim<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Musim dingin yang membekukan dan musim panas yang terik menyebabkan keramik menyusut dan mengembang dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahan yang kurang tahan lama cenderung pecah dan retak dalam kondisi ini. Karena itu, pastikan juga kualitas keramik kolam renang yang anda gunakan sudah sesuai dengan kondisi alam d lingkungan anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Ketidakseimbangan_Kadar_Air\"><\/span>4. Ketidakseimbangan Kadar Air<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mempertahankan kadar air kolam renang yang tepat sangat penting untuk kesehatan kolam renang. Selain itu, juga mempengaruhi daya tahan keramik kolam renang yang anda gunakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika air terlalu asam atau basa, hal ini dapat menyebabkan reaksi kimia yang melemahkan daya tahan keramik dan menyebabkannya retak hingga pecah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Kerusakan_Fisik\"><\/span>5. Kerusakan Fisik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Benda berat yang jatuh ke keramik atau penggunaan yang sering dilakukan secara kasar dapat menyebabkan retakan hingga membuat keramik kolam renang pecah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Perawatan_yang_Tidak_Tepat\"><\/span>6. Perawatan yang Tidak Tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perawatan kolam renang adalah salah satu pekerjaan menjengkelkan yang harus anda lakukan sebagai pemilik kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, hal ini penting untuk umur keseluruhan keramik kolam renang. Pada akhirnya, ini akan membuat pengguna kolam renang aman dan nyaman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mencegah_Keramik_Kolam_Renang_Pecah\"><\/span>Mencegah Keramik Kolam Renang Pecah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara umum, yang perlu dilakukan untuk mencegah keramik kolam renang pecah adalah mencegah penyebab-penyebab kerusakan seperti yang disebutkan di atas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami akan merinci lebih dalam terkait penjelasan ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pemasangan_dengan_Tepat\"><\/span>1. Pemasangan dengan Tepat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam memasang keramik atau material finishing kolam renang apapun harus dilakukan dengan tepat. Misalnya, keramik tidak boleh kopong.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, pastikan menggunakan perekat keramik kolam renang yang didesain khusus untuk penggunaan di dalam air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Beli_Keramik_Berkualitas\"><\/span>2. Beli Keramik Berkualitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudah bukan rahasia jika kita harus membayar lebih untuk sebuah kualitas. Begitupun untuk keramik kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini karena banyak kasus keramik kolam renang pecah yang disebabkan keramik yang digunakan sang pemilik tidak bagus atau kualitasnya tidak standar konstruksi kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Jaga_Kadar_Air_Optimal\"><\/span>3. Jaga Kadar Air Optimal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti yang kami jelaskan di awal, kadar air terlalu asam atau basa bisa menjadi masalah. Jika terlalu asam, menyebabkan kerusakan pada nat kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, jika terlalu basa, keramik bisa jadi tempat pertumbuhan mikroorganisme seperti ganggang hijau yang akan melemahkan struktur pemasangannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, pastikan anda menjaga kadar air kolam renang tetap ideal, terutama untuk parameter klorin dan ph air kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Membersihkan_Keramik\"><\/span>4. Membersihkan Keramik<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini adalah yang paling penting. Semua yang anda lakukan di atas akan percuma jika anda tidak melakukan pembersihan atau perawatan rutin pada keramik kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang perlu dilakukan adalah rajin-rajinlah melakukan vacuum kolam renang. Jika terdapat noda pada keramik, segera sikat supaya tidak menempel dan menjadi kerak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua noda atau kotoran yang menempel pada keramik kolam renang akan jadi tempat berkembangbiak mikroorganisme seperti ganggang hijau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekali lagi kami tekankan, ganggang hijau akan merusak struktur pemasangan sehingga membuat rentan keramik kolam renang pecah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan tentang apa saja alasan keramik kolam renang pecah serta bagaimana mencegahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang tidak kalah penting dari mengetahui penyebab dan mencegah keramik kolam renang pecah adalah memastikan pemasangannya dilakukan dengan tepat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan gunakan jasa kontraktor kolam renang profesional yang sudah berpengalaman dalam memasang berbagai jenis material finishing kolam renang, termasuk keramik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda bisa menggunakan jasa Dimulti Pool yang sudah terbukti belasan tahun dalam dunia konstruksi kolam renang. Soal hasil dan kualitas layananb, tidak pelru diragukkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masalah yang kami sering temukan menggunakannya adalah keramik kolam renang pecah. Meski wajar, ini perlu dicegah.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6118,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[755],"tags":[252,750,989],"class_list":["post-6117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-konstruksi","tag-keramik","tag-kolam","tag-pecah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6117"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6117\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6118"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}