{"id":4951,"date":"2024-11-11T06:30:19","date_gmt":"2024-11-11T06:30:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=4951"},"modified":"2026-03-26T04:53:52","modified_gmt":"2026-03-26T04:53:52","slug":"sejarah-waterpark-yang-mendunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/sejarah-waterpark-yang-mendunia\/","title":{"rendered":"Dimulti Literasi: Mari Kulik Sejarah Waterpark, Mendunia Sejak Zaman Kuno!"},"content":{"rendered":"\n<p>Anda suka berkunjung ke waterpark bersama keluarga? Mengasyikkan bukan? Sensasi bermain dan bahagia itu tidak lepas dari sejarah waterpark yang terus berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di artikel ini, kita akan coba kupas bagaimana sejarah wahana taman air ini yang ternyata sudah ada sejak zaman Romawi dulu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengetahui sejarah pembuatan salah satu <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/jenis-kolam-renang-terpopuler\/\">jenis kolam renang<\/a> ini, anda bisa lebih memaknai waktu ketika berlibur di area ini.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/sejarah-waterpark-yang-mendunia\/#Sejarah_Waterpark_Bermula_dari_Zaman_Yunani\" >Sejarah Waterpark: Bermula dari Zaman Yunani<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/sejarah-waterpark-yang-mendunia\/#George_Milay_Jadi_Pencetus_Industri_Waterpark_Modern\" >George Milay Jadi Pencetus Industri Waterpark Modern<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/sejarah-waterpark-yang-mendunia\/#Tahun_1970-an-1990-an_Zaman_Keemasan_Waterpark\" >Tahun 1970-an-1990-an: Zaman Keemasan Waterpark<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/sejarah-waterpark-yang-mendunia\/#Waterpark_Modern_Apa_Bedanya\" >Waterpark Modern, Apa Bedanya?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Waterpark_Bermula_dari_Zaman_Yunani\"><\/span>Sejarah Waterpark: Bermula dari Zaman Yunani<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Selama beberapa generasi, manusia menyukai hiburan dan relaksasi berbasis air. Pemandian umum Yunani dan Romawi merupakan tempat bersosialisasi dan bersantai yang paling terkenal di zaman itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemandian dan sauna, pusat kebugaran, dan kolam renang dengan suhu yang berbeda semakin meluas hingga ke penjuru dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, selama beberapa dekade, orang Jepang telah mengunjungi onsen untuk bersantai dan meremajakan diri.<\/p>\n\n\n\n<p>Prancis menemukan seluncuran air pada abad ke-16 dengan nama \u201cLentera Ajaib\u201d. Ini adalah seluncuran kayu curam yang dilumasi dengan lilin atau lemak. Penduduk setempat menyukai seluncuran ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada abad ke-18, taman rekreasi menjadi tempat wisata yang populer. Taman-taman ini memiliki air mancur yang mewah, air terjun, dan fitur air lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 1843, Taman Tivoli di Kopenhagen dibuka dengan sebuah danau besar di mana para turis dapat menyewa perahu dan mendayung. Taman ini memiliki teater, ruang konser, dan restoran.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"George_Milay_Jadi_Pencetus_Industri_Waterpark_Modern\"><\/span>George Milay Jadi Pencetus Industri Waterpark Modern<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti dilansir dari lama Organisasi Waterpark dunia atau World Waterpark Association (WWA) [https:\/\/www.waterparks.org\/web\/About_WWA\/Press_Room\/web\/Press.aspx?hkey=6216d35a-bca9-4b1b-bc38-7384ea9a86c0], anda tidak akan menemukan kesepakatan\u00a0 tentang waterpark mana yang pertama kali ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, hampir semua orang setuju siapa \u201cBapak Taman Air\u201d itu: George Millay. Ia adalah seorang jenius kreatif yang mencetuskan ide SeaWorld pada tahun 1964, yang membawa ide taman kehidupan laut ke tingkat yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 1977, dia melakukan hal yang sama pada industri hiburan ketika dia membuka gerbang Wet &#8216;n Wild (yang disebut taman air modern pertama) di Orlando, Florida.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"778\" height=\"713\" src=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Sejarah-Waterpark-WWA.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-4952\" srcset=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Sejarah-Waterpark-WWA.webp 778w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Sejarah-Waterpark-WWA-300x275.webp 300w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Sejarah-Waterpark-WWA-768x704.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 778px) 100vw, 778px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Seperti yang ditulis oleh penulis biografi Tim O&#8217;Brien, Millay adalah \u201corang yang mengubah air menjadi emas.<\/p>\n\n\n\n<p>Perpaduan kreativitas, stamina dan kecerdasan untuk menciptakan peluang rekreasi yang berpusat di laut dan samudra.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 2004, World Waterpark Association memberikan penghargaan kepada Millay dengan Lifetime Achievement Award, yang pertama kali diberikan oleh asosiasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>WWA juga memberikan Millay sebuah proklamasi resmi yang menamainya sebagai \u201cBapak Waterpark Dunia\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah Wet &#8216;n Wild dibuka pada tahun 1977, taman-taman lain mulai bermunculan di seluruh negeri. Struktur seluncuran beton yang besar merupakan hal yang biasa saat itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Industri ini menjadi lebih terfokus pada tahun 1981 ketika Asosiasi Waterpark Dunia dibentuk. Mereka menyatukan kolam ombak dari Eropa, sungai rekreasi dan seluncuran cepat dari kawasan Asia-Pasifik dan seluncuran air dari California.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tahun_1970-an-1990-an_Zaman_Keemasan_Waterpark\"><\/span>Tahun 1970-an-1990-an: Zaman Keemasan Waterpark<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>\u201cZaman Keemasan\u201d waterpark berlangsung dari tahun 1970-an hingga 1990-an, ketika Wet &#8216;n Wild menjadi tujuan utamanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 1977, Wet &#8216;n Wild di Orlando menjadi populer karena aktivitas airnya yang spektakuler memikat para pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<p>Kolam ombak Wet &#8216;n Wild, yang menghasilkan ombak setinggi enam kaki, merupakan daya tarik yang populer. Berselancar dan kolam ombak adalah wahana lainnya yang diminati di sini.<\/p>\n\n\n\n<p>Seluncuran air berkecepatan tinggi adalah inovasi lainnya. Seluncuran ini memungkinkan wisatawan menuruni tanjakan curam dengan kecepatan hingga 60 mph.<\/p>\n\n\n\n<p>Para desainer menciptakan perangkat pengereman berpendingin air untuk memperlambat pengendara sepeda di ujung seluncuran dengan aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Desainer waterpark di seluruh dunia menjadi lebih imajinatif dan inovatif seiring dengan meningkatnya popularitas mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa waterpark yang muncul menggunakan generator gelombang yang dikendalikan komputer untuk menciptakan berbagai pola gelombang, dari ombak yang lembut hingga ombak yang luar biasa.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Waterpark_Modern_Apa_Bedanya\"><\/span>Waterpark Modern, Apa Bedanya?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sejarah waterpark terus berlanjut hingga ke zaman modern. Di saman ini, Waterpark bersifat berkelanjutan, tidak seperti pendahulunya. <\/p>\n\n\n\n<p>Para perancang dan operator waterpark mengurangi jejak karbon mereka seiring dengan berkembangnya kesadaran akan pengaruh manusia terhadap lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pencahayaan hemat energi membuat waterpark lebih berkelanjutan. Contohnya penggunaan pencahayaan LED yang mengkonsumsi 80% lebih sedikit energi daripada pencahayaan tradisional.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini akan menghemat uang pemilik waterpark dan menurunkan emisi gas rumah kaca.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, banyak juga desain waterpark yang berkelanjutan mencakup teknologi hemat air. Banyak taman menggunakan sistem penyaringan dan daur ulang yang canggih untuk melestarikan air.<\/p>\n\n\n\n<p>Air hujan dapat ditampung dan digunakan untuk irigasi, sementara air kolam ombak dapat didaur ulang dan digunakan kembali di tempat wisata lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Terakhir, taman rekreasi air memasang panel surya untuk menghasilkan listrik terbarukan dan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Susunan panel surya yang sangat besar bisa menghasilkan hingga 20% energi. &lt;DP&gt;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda suka berkunjung ke waterpark bersama keluarga? Sensasi bermain dan bahagia itu tidak lepas dari sejarah waterpark yang terus berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4953,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[247],"tags":[790,751,147,825],"class_list":["post-4951","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-literasi","tag-air","tag-sejarah","tag-taman","tag-waterpark"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4951","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4951"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4951\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4953"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4951"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4951"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4951"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}