{"id":4227,"date":"2024-10-24T06:06:00","date_gmt":"2024-10-24T06:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=4227"},"modified":"2026-03-26T04:07:31","modified_gmt":"2026-03-26T04:07:31","slug":"penggunaan-chemical-kolam-terapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penggunaan-chemical-kolam-terapi\/","title":{"rendered":"Panduan Penggunaan Chemical pada Perawatan Air Kolam Terapi"},"content":{"rendered":"\n<p>Seperti kolam renang pada umumnya, kolam terapi menggunakan bahan kimia untuk memastikan airnya tetap bersih. Lebih dari itu, ini akan membuat <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penjelasan-tentang-kolam-terapi\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penjelasan-tentang-kolam-terapi\/\">manfaat kolam terapi<\/a> jadi lebih optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahan kimia atau biasa kita sebut dengan chemical ini juga membantu menjaga tingkat pH kolam renang untuk mencegah korosi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi bahan kimia apa saja yang anda butuhkan di kolam terapi dan mengapa ini digunakan? Kami akan jelaskan dalam artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penggunaan-chemical-kolam-terapi\/#Mengapa_Membutuhkan_Chemical_untuk_Perawatan_Air_Kolam_Terapi\" >Mengapa Membutuhkan Chemical untuk Perawatan Air Kolam Terapi?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penggunaan-chemical-kolam-terapi\/#Pengujian_Kadar_Air_Kolam_Terapi\" >Pengujian Kadar Air Kolam Terapi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penggunaan-chemical-kolam-terapi\/#Penggunaan_Kaporit\" >Penggunaan Kaporit<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penggunaan-chemical-kolam-terapi\/#1_Kadar_klorin_bebas\" >1. Kadar klorin bebas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penggunaan-chemical-kolam-terapi\/#2_Jumlah_Klorin_Gabungan\" >2. Jumlah Klorin Gabungan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penggunaan-chemical-kolam-terapi\/#3_Total_residu_klorin\" >3. Total residu klorin<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Membutuhkan_Chemical_untuk_Perawatan_Air_Kolam_Terapi\"><\/span><strong>Mengapa Membutuhkan Chemical untuk Perawatan Air Kolam Terapi?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Perawatan air kolam terapi dengan bahan kimia membantu menjaganya tetap bersih dan menyenangkan untuk digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa fungsi chemical pada perawatan air kolam terapi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menjaga air tetap jernih<\/li>\n\n\n\n<li>Menjaga air bebas dari bakteri berbahaya<\/li>\n\n\n\n<li>Mencegah pertumbuhan ganggang<\/li>\n\n\n\n<li>Memastikan bahwa air nyaman untuk dimasuki<\/li>\n\n\n\n<li>Mencegah korosi atau kerusakan pada kolam renang<\/li>\n\n\n\n<li>Menghentikan bau atau rasa tidak sedap<\/li>\n\n\n\n<li>Mencegah pembentukan kerak<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengujian_Kadar_Air_Kolam_Terapi\"><\/span><strong>Pengujian Kadar Air Kolam Terapi<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada empat hal utama yang perlu diukur dalam pengujian kadar air kolam terapi, yakni kesadahan, keasaman, alkalinitas, dan tingkat pH.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesadahan air mengacu pada jumlah garam kalsium dan magnesium yang terlarut dalam air kolam.<\/p>\n\n\n\n<p>Kadar garam yang tinggi dapat menyebabkan keruh dan pembentukan kerak, sedangkan kadar yang rendah dapat menyebabkan korosi pada permukaan kolam.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, keasaman pada air kolam terapi dapat disebabkan oleh asam karbonat, asam organik, asam sulfat, dan bahkan asam nitrat dari polusi.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, kadar keasaman kolam terapi harusnya lebih rendah karena kolam ini biasanya berada di dalam ruangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Keseimbangan alkali kolam terapi sangat penting karena anda membutuhkannya untuk membuat kolam aman dan nyaman digunakan serta tidak jadi tempat ideal pertumbuhan mikroorganisme.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengukur tingkat pH air kolam terapi adalah kuncinya karena ini membantu mengawasi seberapa asam atau basa kolam anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala pH diberi nomor 0 hingga 14 dengan 7 sebagai angka netral. Untuk kolam terapi, tingkat pH yang disarankan adalah 7,2-7,6, yang sedikit lebih basa.<\/p>\n\n\n\n<p>Sodium bisulfat atau asam klorida (HCL) dapat digunakan untuk menurunkan tingkat pH dan alkalinitas air kolam terapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, pH dan alkalinitas dapat dinaikkan dengan menggunakan natrium karbonat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penggunaan_Kaporit\"><\/span><strong>Penggunaan Kaporit<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sama seperti kolam renang pada umumnya, chemical utama dalam perawatan air kolam terapi adalah kaporit atau kalsium hipoklorit. Ini adalah desinfektan berbasis klorin.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi tak hanya kaporit, anda juga bisa menggunakan senyawa klorin dengan berbagai bentuk dan kandungan zat seperti natrium hipoklorit, butiran \/ tablet kalsium hipoklorit, butiran natrium dikloroisosianurat, dan lain-lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Kandungan klorin sendiri juga harus diatur kadarnya dalam air. Pengujian klorin dalam air kolam terapi dilakukan dalam tiga parameter:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kadar_klorin_bebas\"><\/span>1. Kadar klorin bebas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah jumlah klorin yang ada di kolam yang belum bereaksi atau digunakan untuk mendesinfeksi air.<\/p>\n\n\n\n<p>Kadar klorin bebas harus diukur setiap hari dengan menggunakan alat penguji untuk menyesuaikan tingkat disinfektan di kolam.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Jumlah_Klorin_Gabungan\"><\/span>2. Jumlah Klorin Gabungan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini mengacu pada jumlah klorin yang telah bereaksi dan tidak lagi mampu mendesinfeksi air.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kolam terapi anda berbau sangat kuat (lebih kuat dari biasanya), maka itu menunjukkan bahwa ada tingkat klorin gabungan yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, anda butuh lebih banyak desinfektan yang perlu ditambahkan ke kolam untuk meratakannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Total_residu_klorin\"><\/span>3. Total residu klorin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah jumlah klorin bebas dan klorin gabungan. Klorin gabungan hanya dapat ditentukan setelah menguji klorin total dan klorin bebas (klorin total &#8211; klorin bebas = klorin gabungan). &lt;DP><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti kolam renang pada umumnya, kolam terapi menggunakan bahan kimia untuk memastikan airnya tetap bersih.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4228,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[787],"tags":[299,732,292],"class_list":["post-4227","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-merawat","tag-chemical","tag-kolam-terapi","tag-perawatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4227","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4227"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4227\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}