{"id":4183,"date":"2024-10-21T06:32:44","date_gmt":"2024-10-21T06:32:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=4183"},"modified":"2026-03-26T03:14:36","modified_gmt":"2026-03-26T03:14:36","slug":"perawatan-kolam-terapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-terapi\/","title":{"rendered":"Perawatan Kolam Terapi: Ini yang Harus Dilakukan"},"content":{"rendered":"\n<p>Kolam terapi, sama seperti kolam renang pada umumnya, juga harus dilakukan perawatan. Di sini, kita akan bahas cara melakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah-langkah perawatan kolam terapi berikut ini akan mengurangi risiko kesehatan bagi pengguna termasuk penyebaran infeksi dan meminimalkan ketidaknyamanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, dengan melakukan perawatan ini sekaligus memaksimalkan umur struktur fasilitas dan <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-renang-hemat\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-renang-hemat\/\">meminimalkan biaya operasi<\/a> kolam terapi yang anda miliki.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-terapi\/#Suhu_Harus_Sesuai\" >Suhu Harus Sesuai<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-terapi\/#Pastikan_pH_Optimal\" >Pastikan pH Optimal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-terapi\/#Pantau_Kadar_Air\" >Pantau Kadar Air<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-terapi\/#1_Klorin\" >1. Klorin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-terapi\/#2_Asam_Sianurat\" >2. Asam Sianurat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-terapi\/#3_Total_Dissolve_Solid_TDS\" >3. Total Dissolve Solid (TDS)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-terapi\/#4_Total_Alkalinitas\" >4. Total Alkalinitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/perawatan-kolam-terapi\/#5_Kesadahan_Kalsium\" >5. Kesadahan Kalsium<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Suhu_Harus_Sesuai\"><\/span><strong>Suhu Harus Sesuai<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Suhu di ruang hidroterapi harus dicatat dua kali sehari dan harus tetap berada pada suhu 35,5 hingga 36\u00b0C, dan tidak boleh lebih dari 38\u00b0C.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini dilakukan untuk mengakomodir berbagai kondisi pasien dengan kondisi medis tertentu, contohnya neuropati.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyakit ini menyebabkan pasien kehilangan kemampuan untuk mendeteksi perubahan suhu. Oleh karena itu pengukuran suhu sangat penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, tindakan pencegahan harus dilakukan untuk pasien dengan kondisi yang dapat diperburuk oleh paparan suhu panas yang ekstrim dalam waktu yang lama.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, suhu yang lebih tinggi dapat mempengaruhi pasien dengan penyakit jantung, penyakit paru-paru, atau gangguan sirkulasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa suhu yang lebih dingin dapat memperburuk gejala pada pasien dengan penyakit Raynaud, chilblains, acrocyanosis, atau eritrosianosis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pastikan_pH_Optimal\"><\/span><strong>Pastikan pH Optimal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>pH adalah ukuran keseimbangan relatif asam dan basa dalam air. Jika pH terlalu rendah, mata perih dan iritasi kulit dapat terjadi sementara kolam renang dan perlengkapannya dapat rusak karena korosi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika pH terlalu tinggi, proses desinfeksi menjadi kurang efektif, pembentukan kerak dapat terjadi dan air menjadi keruh.<\/p>\n\n\n\n<p>Efektivitas klorin dan desinfektan lainnya sangat dipengaruhi oleh pH air. Klorin kehilangan kapasitas desinfeksinya pada tingkat pH yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>pH harus diukur pada awal hari, kemudian setiap 2 jam dan akhirnya pada akhir hari. Ini harus berada dalam kisaran 7,2 &#8211; 7,8.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pantau_Kadar_Air\"><\/span><strong>Pantau Kadar Air<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada berbagai parameter kadar air yang harus anda pantau. Parameter ini sebenarnya sama saja seperti perawatan kolam renang pada umumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, ini menjadi lebih krusial sebab yang akan menggunakan kolam kita adalah para pasien yang sedang dalam dalam pemulihan penyakit.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Klorin\"><\/span>1. Klorin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Bahan kimia yang paling umum digunakan untuk desinfeksi adalah kaporit. Klorin adalah zat di dalam kaporit yang bertugas membasmi mikroorganisme tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Optimalkan perawatan desinfeksi untuk menghindari iritasi kulit (dermatitis) atau infeksi bakteri pada kulit, terutama bila pasien memiliki luka terbuka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dermatitis dapat disebabkan oleh kontak dengan kontaminan atau zat tambahan dalam air seperti dikloramin dan trikloramin yang terbentuk melalui reaksi dengan senyawa organik (kulit, keringat, <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/dilarang-buang-air-kecil-di-kolam-renang\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/dilarang-buang-air-kecil-di-kolam-renang\/\">urea<\/a>, dll) saat menggunakan klorin.<\/p>\n\n\n\n<p>Klorin Bebas harus diukur setidaknya tiga kali sehari dan harus antara 1,5 dan 5,0 mg\/l. Klorin Total harus diukur pada saat yang sama. Tingkat Klorin Bebas dan Klorin Total tidak boleh lebih dari 10 mg\/l saat fasilitas sedang digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Direkomendasikan agar fasilitas dioperasikan dengan tingkat klorin gabungan (Klorin Total dikurangi Klorin Bebas) tidak lebih besar dari 30% Klorin Bebas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Asam_Sianurat\"><\/span>2. Asam Sianurat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Asam sianurat dan Total Padatan Terlarut (TDS) harus diukur setiap hari. Jika asam sianurat digunakan, maka harus dipertahankan pada tingkat 30 &#8211; 50 mg\/l dan tidak pernah melebihi 200mg\/l.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Total_Dissolve_Solid_TDS\"><\/span>3. Total Dissolve Solid (TDS)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Direkomendasikan agar tingkat TDS (atau kita kenal dengan Total Padatan Terlarut) di kolam renang dipertahankan tidak lebih dari 1000mg\/l di atas tingkat TDS air suplai dan tidak melebihi 1500mg\/l.<\/p>\n\n\n\n<p>Disarankan untuk mencegah tingkat TDS yang terlalu tinggi terakumulasi, karena dapat mengakibatkan percepatan korosi pada komponen logam.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Total_Alkalinitas\"><\/span>4. Total Alkalinitas<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Alkalinitas adalah ukuran kemampuan air untuk menahan perubahan pH. Alkalinitas harus dipertahankan dalam kisaran 60 &#8211; 200mg\/l.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Kesadahan_Kalsium\"><\/span>5. Kesadahan Kalsium<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kesadahan kalsium harus dipertahankan dalam kisaran 50-400mg\/l. Jika kesadahan kalsium terlalu rendah, air menjadi korosif.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kesadahan kalsium terlalu tinggi, hasilnya adalah pembentukan kerak yang menyebabkan pengurangan efisiensi penyaringan dan meningkatkan biaya energi. &lt;DP&gt;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kolam terapi, sama seperti kolam renang pada umumnya, juga harus dilakukan perawatan. Di sini, kita akan bahas cara melakukannya.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4184,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[729,723,732,737],"class_list":["post-4183","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perawatan","tag-kolam-kesehatan","tag-kolam-rumah-sakit","tag-kolam-terapi","tag-suhu-kolam-terapi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4183"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4183\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}