{"id":3929,"date":"2024-10-05T06:05:00","date_gmt":"2024-10-05T06:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=3929"},"modified":"2025-12-31T08:34:21","modified_gmt":"2025-12-31T08:34:21","slug":"tahap-pengecoran-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/","title":{"rendered":"Tahap Pengecoran Kolam Renang, Ini yang Perlu Dipahami"},"content":{"rendered":"\n<p>Aplikasi coran beton pada konstruksi kolam renang, di mana saja lokasinya? berapa rasio yang digunakan serta bagaimana material standar yang layak? Kita akan jelaskan di artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengecoran kolam renang adalah proses vital dalam pembuatan kolam renang. Proses ini harus dilakukan dengan tepat untuk menghasilkan kekuatan kolam renang yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengecoran ini dilakukan di beberapa titik pembangunan kolam renang. Di sini, kita sekaligus akan menjelaskan bagaimana prosesnya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Apa_Itu_Pengecoran_Kolam_Renang\" >Apa Itu Pengecoran Kolam Renang?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Lokasi_Pengecoran\" >Lokasi Pengecoran<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#1_Pembuatan_Struktur_dan_Lantai_Kerja\" >1. Pembuatan Struktur dan Lantai Kerja<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#2_Pengecoran_Badan_dan_Gutter_untuk_Kolam_Overflow\" >2. Pengecoran Badan dan Gutter untuk Kolam Overflow<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#3_Pengecoran_Ruang_Mesin_dan_Balancing_Tank\" >3. Pengecoran Ruang Mesin dan Balancing Tank<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Rasio_Beton\" >Rasio Beton<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Teknik_Pengecoran_Kolam_Renang\" >Teknik Pengecoran Kolam Renang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#1_Concrete_Pump\" >1. Concrete Pump<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#2_Manual\" >2. Manual<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Standar_Pengecoran_Kolam_Renang_Dimulti_Pool\" >Standar Pengecoran Kolam Renang Dimulti Pool<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#1_Gunakan_Beton_Ready_Mix\" >1. Gunakan Beton Ready Mix<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#2_Gunakan_Beton_Kualitas_K300\" >2. Gunakan Beton Kualitas K300<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#FAQ\" >FAQ<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Berapa_Lama_Pengecoran_Kolam_Renang_Dilakukan\" >Berapa Lama Pengecoran Kolam Renang Dilakukan?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-16\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Berapa_Lama_Beton_Kering\" >Berapa Lama Beton Kering?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-17\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Lebih_Baik_Menggunakan_Mesin_Concrete_atau_Manual\" >Lebih Baik Menggunakan Mesin Concrete atau Manual?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-18\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Berapa_Biaya_Membuat_Pengecoran_Kolam_Renang\" >Berapa Biaya Membuat Pengecoran Kolam Renang?<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-19\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahap-pengecoran-kolam-renang\/#Masih_Punya_Pertanyaan\" >Masih Punya Pertanyaan?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Pengecoran_Kolam_Renang\"><\/span>Apa Itu Pengecoran Kolam Renang?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pengecoran kolam renang adalah salah satu tahapan pembuatan kolam renang yang berfungsi untuk membentuk kolam renang itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanpa dilakukan pengecoran, kolam renang tidak akan punya kekuatan untuk menampung dan menahan air kolam renang. <\/p>\n\n\n\n<p>Pengecoran dilakukan dengan pengaplikasian beton. Beton sendiri merupakan campuran antara semen, agregat kecil (pasir) dan agregat besar (batu, kerikil, dll). <\/p>\n\n\n\n<p>Perpaduan ketiganya, ketika mengeras, akan menghasilkan sebuah stuktur yang sangat kuat dan mampu menahan tekanan. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lokasi_Pengecoran\"><\/span>Lokasi Pengecoran<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Beton yang digunakan dalam <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/tahapan-pembuatan-kolam-renang\/\">pembuatan kolam renang<\/a> diaplikasikan pada beberapa tempat. Berikut lokasi aplikasi beton di konstruksi kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Pembuatan_Struktur_dan_Lantai_Kerja\"><\/span>1. Pembuatan Struktur dan Lantai Kerja<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kawat baja tulangan ditempatkan secara vertikal dan horizontal di seluruh lokasi yang digali pada kedalaman yang sesuai untuk kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada bagian vertikal, layaknya membuat bangunan, diperlukan galian untuk menempatkan struktur besi atau pembesian.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah baja diletakkan, aplikasi coran beton dilakukan sampai menutupi galian tersebut. Kedalaman galiannya tergantung dengan kondisi tanah.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"606\" height=\"336\" src=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Konstruksi-Pembesian.webp\" alt=\"Pengecoran Kolam Renang\" class=\"wp-image-3865\" srcset=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Konstruksi-Pembesian.webp 606w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Konstruksi-Pembesian-300x166.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 606px) 100vw, 606px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sementara itu, untuk struktur lantai kerja atau tapak dibuat dengan ukuran 60 cm x 60 cm dan tebal 20 cm. Jumlah pondasi tapak sendiri tergantung ukuran kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Aplikasi beton diperlukan untuk membuat pondasi tapak tersebut. Di permukannya, beton akan dihaluskan karena bagian ini juga akan jadi tempat kerja para tukang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Pengecoran_Badan_dan_Gutter_untuk_Kolam_Overflow\"><\/span>2. Pengecoran Badan dan Gutter untuk Kolam Overflow<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Aplikasi beton yang kedua saat konstruksi kolam renang tentunya untuk membuat dinding dan dasar fasilitas tersebut. Tak hanya itu, jika ada gutter pada kolam renang overflow, beton juga diaplikasikan di bagian ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertama-tama, aplikasi anyaman besi di seluruh sisi kolam renang dan gutter serta dilakukan proses bekisting dengan menggunakan triplek, kayu, bambu dan semacamnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"606\" height=\"336\" src=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Konstruksi-Pengecoran.webp\" alt=\"Pengecoran Kolam Renang\" class=\"wp-image-3867\" srcset=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Konstruksi-Pengecoran.webp 606w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Konstruksi-Pengecoran-300x166.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 606px) 100vw, 606px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Setelah selesai, beton bisa diaplikasikan di seluruh bagian kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Penuangan beton menggunakan mesin yang disebut shotcrete yang biasanya disewa leat perusahaan beton dan dibawa menggunakan truk khusus. Namun, jika kases tak memungkinakan, beton tersebut bida diaplikasikan secara manual.<\/p>\n\n\n\n<p>Sembari dituangkan, para teknisi akan meratakan beton tersebut untuk menghasilkan permukaan yang stabil. Setelah semuanya selesai, dilakukan juga pemadatan beton.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Pengecoran_Ruang_Mesin_dan_Balancing_Tank\"><\/span>3. Pengecoran Ruang Mesin dan Balancing Tank<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Aplikasi coran beton juga dilakukan pada pembuatan ruang mesin. Untuk kolam renang sirkulasi overflow, ini juga dilakukan pada Balancing Tank.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"672\" height=\"337\" src=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Balancing-Tank.webp\" alt=\"Pengecoran Kolam Renang\" class=\"wp-image-3668\" srcset=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Balancing-Tank.webp 672w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Balancing-Tank-300x150.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 672px) 100vw, 672px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Pembuatan dan cara mengaplikasikan ruang mesin dan Balancing Tank juga sama prosesnya seperti pada badan kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rasio_Beton\"><\/span>Rasio Beton<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Para teknisi kami di Dimulti Pool sudah berpengalaman dalam pengolahan beton untuk konstruksi kolam renang. Pencampuran material di dalamnya tidak bisa dilakukan asal-asalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Rasio Perbandingan campuran beton adalah 1 bagian semen, 2 bagian pasir, dan 3 bagian kerikil. Untuk mencampurkannya, dibutuhkanlah air sebanyak 0,5 bagian. Total semua perbandingan tersebut adalah 6,5, karena harus menghitung rasio airnya juga.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk melakukan pencampuran beton, tambahkan air secara bertahap ke dalam campuran semen dan agregat sambil terus mencampur.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika menggunakan aditif (biasanya untuk mempercepat pengeringan beton), tambahkan sesuai dosis yang disarankan untuk mencapai sifat-sifat beton yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Pengecoran_Kolam_Renang\"><\/span>Teknik Pengecoran Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Setidaknya ada dua teknis yang bisa digunakan dalam aplikasi beton kolam renang, yakni menggunakan mesin semprot atau concrete pump dan manual. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Concrete_Pump\"><\/span>1. Concrete Pump<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengecoran ini dilakukan menggunakan mesin yang dibawa oleh sebuah truk. Mesin ini disebut concrete pump.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah beton diaduk di truk molen atau truk beton ready mix, kemudian beton tersebut dilasurkan ke mesin ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, mesin akan menuangkan beton menggunakan sebuah pipa besar. Pipa ini digerakkan melalui kontrol yang ada di dalam mobil. Namun, perlu juga dibantu pekerja yang ada di atas lokasi pengecoran. <\/p>\n\n\n\n<p>Teknik ini adalah yang paling kami rekomendasikan karena lebih cepat. Namun, jika lokasi tidak memumgkinkan untuk akses truk concrete pump, maka bisa menggunakan cara yang kedua.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Manual\"><\/span>2. Manual<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Meski namanya manual, namun tidak seperti melakukan pengecoran pada rumah dengan mengaduk adonan beton lalu mengaplikasikannya dengan sekop plester.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang pertama dilakukan mencampurkan beton dengan manual concrete mixer. Jika anda kurang familiar, ini adalah mesin pengaduk beton seperti di truk molen, namun ukurannya kecil.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk pengaplikasiannya, menggunakan bantuan dolak beton agar bisa lebih cepat. Setelah itu, baru plester dilakukan secara manual untuk meratakan beton. <\/p>\n\n\n\n<p>Cara ini dilakukan ketika akses menuju lokasi pembuatan kolam renang tidak muat untuk jalan mobil truk molen ataupun teruk yang mengangkut concrete pump. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Standar_Pengecoran_Kolam_Renang_Dimulti_Pool\"><\/span>Standar Pengecoran Kolam Renang Dimulti Pool<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagai kontraktor kolam renang profesional, Dimulti Pool juga punya standar dalam melakukan pengecoran kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski secara teknis banyak yang harus distandarisasi, setidaknya dua poin utama ini yang akan selalu kami sarankan pada pemilik kolam renang dalam tahap pembuatan kolam renang ini. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Gunakan_Beton_Ready_Mix\"><\/span>1. Gunakan Beton Ready Mix<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Meski di beberapa kasus pembangunan kolam renang kami melakukan pencampuran beton secara manual, namun idealnya menggunakan beton Ready Mix.<\/p>\n\n\n\n<p>Ready Mix adalah istilah untuk beton yang telah di-blend dengan rangkaian bahan material terdiri dari pasir dengan formulasi khusus.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengolahan formulasi khusus dilakukan di Batching Plant hingga menjadi beton cor siap pakai dan jadilah beton bermutu siap disajikan pada area proyek yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembuatan campuran ready mix dilakukan oleh para ahli khusus di bidang mixing, sehingga dapat menghasilkan mutu beton yang berkualitas tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ini juga akan menghemat waktu pembuatan kolam renang karena anda hanya tinggal meminta perusahaan beton untuk menyediakannya dan dibawa ke lokasi proyek.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Gunakan_Beton_Kualitas_K300\"><\/span>2. Gunakan Beton Kualitas K300<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada banyak jenis beton yang bisa digunakan, termasuk dibedakan berdasarkan kulaitasnya. Di Dimulti Pool, kami selalu menyarankan menggunakan standar K300.<\/p>\n\n\n\n<p>Apa itu Beton K300? Beton K300 adalah beton kelas menengah dengan kuat tekan 300 kilogram per meter persegi&nbsp;.<\/p>\n\n\n\n<p>Beton ini sering digunakan untuk konstruksi bangunan bertingkat 3 atau lebih, jembatan, jalan raya, dan proyek infrastruktur lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mengapa harus menggunakan beton yang sangat kuat tersebut? perlu diingat, kolam renang akan menampung puluhan bahkan ratusan ribu liter air yang punya bobot puluhan ton.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai material yang digunakan harus mampu menahan beban tersebut, termasuk penggunaan beton dalam pengecoran kolam renang ini. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan tentang pengecoran kolam renang yang melibatkan beton kolam renang. Ini penting dilakukan dan diawasi pengerjaannya agar kolam renang anda bisa bertahan lama. <\/p>\n\n\n\n<p>Perlu diketahui bahwa tahapan pengecoran kolam renang tersebut harus dilakukan oleh profesional yang ahli di bidangnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, pastikan anda memilih kontraktor kolam renang yang profesional dan berpengalaman di bidang konstruksi ini seperti Dimulti Pool. <\/p>\n\n\n\n<p>Dimulti Pool sendiri adalah <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/kontraktor-kolam-renang\/\">kontraktor kolam renang<\/a> profesional dengan teknisi yang berpengalaman di bidang ini selama belasan tahun. Jadi soal hasil dan kualitas layanan, tak perlu diragukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n\n\n<div class=\"gb-container gb-container-4b9e9008\">\n<div class=\"gb-container gb-container-46399e91\">\n<div class=\"gb-container gb-container-70603e3a\">\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-60b014f9 gb-headline-text\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"FAQ\"><\/span>FAQ<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-bfd1826f gb-headline-text\">Hal-hal yang sering ditanyakan terkait Pengecoran Kolam Renang <\/div>\n\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-74b15980\">\n<div class=\"gb-grid-wrapper gb-grid-wrapper-81f9cbf6\">\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-f4b98bd7\"><div class=\"gb-container gb-container-f4b98bd7\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-91458250\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_Lama_Pengecoran_Kolam_Renang_Dilakukan\"><\/span><span class=\"gb-icon\"><svg aria-hidden=\"true\" role=\"img\" height=\"1em\" width=\"1em\" viewBox=\"0 0 512 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M256 56c110.532 0 200 89.451 200 200 0 110.532-89.451 200-200 200-110.532 0-200-89.451-200-200 0-110.532 89.451-200 200-200m0-48C119.033 8 8 119.033 8 256s111.033 248 248 248 248-111.033 248-248S392.967 8 256 8zm0 168c-44.183 0-80 35.817-80 80s35.817 80 80 80 80-35.817 80-80-35.817-80-80-80z\"><\/path><\/svg><\/span><span class=\"gb-headline-text\">Berapa Lama Pengecoran Kolam Renang Dilakukan?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-e3756222 gb-headline-text\">Biasanya hanya satu hari, namun tergantung lokasi pembuatan kolam renang, termasu cuaca. <\/div>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-bf6f0d3a\"><div class=\"gb-container gb-container-bf6f0d3a\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-8d4c310c\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_Lama_Beton_Kering\"><\/span><span class=\"gb-icon\"><svg aria-hidden=\"true\" role=\"img\" height=\"1em\" width=\"1em\" viewBox=\"0 0 512 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M256 56c110.532 0 200 89.451 200 200 0 110.532-89.451 200-200 200-110.532 0-200-89.451-200-200 0-110.532 89.451-200 200-200m0-48C119.033 8 8 119.033 8 256s111.033 248 248 248 248-111.033 248-248S392.967 8 256 8zm0 168c-44.183 0-80 35.817-80 80s35.817 80 80 80 80-35.817 80-80-35.817-80-80-80z\"><\/path><\/svg><\/span><span class=\"gb-headline-text\">Berapa Lama Beton Kering?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-6e2fcc9f gb-headline-text\">Kembali lagi tergantung pada lokasi kolam renang. Jika sering hujan, bisa semakin lama. Namun jika cuaca normal atau hanya sesekali hujan, dalam satu bulan beton bisa kering. <\/div>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-a4515446\"><div class=\"gb-container gb-container-a4515446\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-ea5df781\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lebih_Baik_Menggunakan_Mesin_Concrete_atau_Manual\"><\/span><span class=\"gb-icon\"><svg aria-hidden=\"true\" role=\"img\" height=\"1em\" width=\"1em\" viewBox=\"0 0 512 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M256 56c110.532 0 200 89.451 200 200 0 110.532-89.451 200-200 200-110.532 0-200-89.451-200-200 0-110.532 89.451-200 200-200m0-48C119.033 8 8 119.033 8 256s111.033 248 248 248 248-111.033 248-248S392.967 8 256 8zm0 168c-44.183 0-80 35.817-80 80s35.817 80 80 80 80-35.817 80-80-35.817-80-80-80z\"><\/path><\/svg><\/span><span class=\"gb-headline-text\">Lebih Baik Menggunakan Mesin Concrete atau Manual?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-8cdb6ea9 gb-headline-text\">Jika dilakukan dengan cara yang tepat, kedua cara ini bisa berjalan efektif. Pertimbangan memilih salah satu di antaranya hanya berdasarkan lokasi pembuatan.<\/div>\n\n<\/div><\/div>\n\n<div class=\"gb-grid-column gb-grid-column-7f4d141f\"><div class=\"gb-container gb-container-7f4d141f\">\n\n<h3 class=\"gb-headline gb-headline-92a420a2\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_Biaya_Membuat_Pengecoran_Kolam_Renang\"><\/span><span class=\"gb-icon\"><svg aria-hidden=\"true\" role=\"img\" height=\"1em\" width=\"1em\" viewBox=\"0 0 512 512\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M256 56c110.532 0 200 89.451 200 200 0 110.532-89.451 200-200 200-110.532 0-200-89.451-200-200 0-110.532 89.451-200 200-200m0-48C119.033 8 8 119.033 8 256s111.033 248 248 248 248-111.033 248-248S392.967 8 256 8zm0 168c-44.183 0-80 35.817-80 80s35.817 80 80 80 80-35.817 80-80-35.817-80-80-80z\"><\/path><\/svg><\/span><span class=\"gb-headline-text\">Berapa Biaya Membuat Pengecoran Kolam Renang?<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-e449b871 gb-headline-text\">Di Dimulti Pool, biaya pengecoran kolam renang sudah termasuk dalam biaya pembuatan kolam renang keseluruhan. Jadi, anda tak perlu mengeluarkan dana lagi. <\/div>\n\n<\/div><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n<div class=\"gb-container gb-container-e85c7d0a\">\n<div class=\"gb-container gb-container-993b190d\">\n\n<h2 class=\"gb-headline gb-headline-d1b5e9fd gb-headline-text\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Masih_Punya_Pertanyaan\"><\/span>Masih Punya Pertanyaan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"gb-headline gb-headline-cb03ba26 gb-headline-text\">Jika masih memiliki pertanyaan seputar Pengecoran Kolam Renang, silahkan tinggalkan komentar atau klik tombol di bawah ini untuk menghubungi kami.<\/div>\n\n\n\n<a class=\"gb-button gb-button-fcef011c gb-button-text\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/contact-us\/\" rel=\"nofollow\">Contact Us<\/a>\n\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengecoran kolam renang adalah proses vital dalam pembuatan kolam renang. Proses ini harus dilakukan dengan tepat.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3930,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[755],"tags":[750,930],"class_list":["post-3929","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-konstruksi","tag-kolam","tag-pengecoran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3929","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3929"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3929\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3930"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3929"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3929"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}