{"id":2920,"date":"2024-08-16T08:12:00","date_gmt":"2024-08-16T08:12:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=2920"},"modified":"2026-03-27T01:27:39","modified_gmt":"2026-03-27T01:27:39","slug":"kenapa-kolam-renang-bau-kaporit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-kolam-renang-bau-kaporit\/","title":{"rendered":"Kenapa Kolam Renang Bau Kaporit?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buat anda yang penasaran, kenapa kolam renang bau kaporit? Di artikel ini, kami akan menjelaskannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bau air kolam renang, yang biasa kita sebut dengan bau kaporit, bisa membuat menyenangkan, membayangkan masa kecil yang riang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, di balik bau nostalgia tersebut ternyata ada bahaya yang mengancam. Zat kimia yang menyebabkan bau tersebut bisa membuat iritasi pada mata, paru-paru, dan kulit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lantas kenapa kolam reang bisa bau kaporit? Mari kita bahas<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-kolam-renang-bau-kaporit\/#Penyebab_Kolam_Renang_Bau_Kaporit\" >Penyebab Kolam Renang Bau Kaporit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-kolam-renang-bau-kaporit\/#Bagaimana_Prosesnya\" >Bagaimana Prosesnya?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-kolam-renang-bau-kaporit\/#Bagaimana_Meminimalisir_Baunya\" >Bagaimana Meminimalisir Baunya?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kenapa-kolam-renang-bau-kaporit\/#Mengelola_Kadar_Klorin_Kolam_Renang\" >Mengelola Kadar Klorin Kolam Renang<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Kolam_Renang_Bau_Kaporit\"><\/span>Penyebab Kolam Renang Bau Kaporit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bau kolam renang atau bau kaporit bukan disebabkan oleh klorin, melainkan oleh kloramin. Senyawa kimia ini dapat terbentuk di dalam air kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Disinfektan atau klorin dalam kaporit ditambahkan ke dalam air kolam renang untuk membunuh kuman. Kuman tersebut bisa menyebabkan perenang terkena diare, telinga perenang, dan kutu air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, kloramin dihasilkan dari kombinasi disinfektan dan keringat, kosmetik, dan air seni yang masuk ke dalam kolam renang pada tubuh perenang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Prosesnya\"><\/span>Bagaimana Prosesnya?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika kaporit atau klorin ditambahkan ke dalam air, mereka melepaskan dua bahan kimia yang membantu menghancurkan kuman yang ditularkan melalui air: asam hipoklorit dan ion hipoklorit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kedua bahan kimia ini dikenal sebagai kadar klorin bebas. Kadar bahan kimia ini berkurang ketika bereaksi dengan keringat, minyak, dan air seni dari perenang untuk membentuk kloramin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu cara kloramin terbentuk dalam air kolam renang adalah melalui reaksi asam hipoklorit dengan amonia, komponen keringat dan urin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tiga reaksi kimia dapat terjadi ketika asam hipoklorit bereaksi dengan amonia, masing-masing melibatkan penggantian ion hidrogen dengan ion klorin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika salah satu ion hidrogen amonia diganti dengan klorin, monokloramin terbentuk. Mengganti satu ion hidrogen lagi dengan klorin menghasilkan dikloramin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dimungkinkan juga untuk mengganti ketiga ion hidrogen amonia dengan klorin untuk membentuk trikloramin, juga dikenal sebagai nitrogen triklorida.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Monokloramin terkadang sengaja ditambahkan ke dalam air karena sebenarnya merupakan disinfektan air yang berguna. Air minum, misalnya, terkadang dimurnikan dengan monokloramin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikloramin dan terutama trikloramin adalah kloramin yang paling bertanggung jawab atas bau kolam renang. Nah bau kaporit tersebut berasal dari senyawa ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_Meminimalisir_Baunya\"><\/span>Bagaimana Meminimalisir Baunya?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perenang yang matanya memerah dan iritasi biasanya mengeluh bahwa &#8220;terlalu banyak klorin di kolam renang.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, ketika air kolam renang menyebabkan iritasi, itu bisa berarti tidak ada cukup klorin di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolam renang yang dikelola dengan baik seharusnya tidak berbau. Kloramin, yang bertanggung jawab atas bau kolam renang, dapat dihilangkan dengan menggunakan klorin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Shocking Treatment&#8221; atau &#8220;superchlorination&#8221; adalah praktik menambahkan klorin ekstra ke kolam renang untuk menghancurkan amonia dan senyawa organik yang bergabung dengan klorin untuk membuat kloramin.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengelola_Kadar_Klorin_Kolam_Renang\"><\/span>Mengelola Kadar Klorin Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kraena sejatinya bau kaporit adalah hasil reaksi klorin dan kotoran menghasilkan kloramin, bau ini mengindikasikan juga kalau kolam kotor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, pertama-tama pastikan kadar kandungan klorin di dalam kolam renang ideal. Ingat, ada dua parameter klorin, yakni klorin bebas dan gabungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Klorin bebas (seperti yang sudah dijelaskan) bergabung dengan amonia untuk membentuk kloramin. Di sini, kadarnya akan berkurang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keadaan ini akan menyisakan lebih sedikit klorin di dalam kolam untuk menghancurkan kuman. Jumlah klorin yang &#8220;terikat&#8221; dalam senyawa kloramin, dikenal sebagai klorin gabungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, ketika anda memeriksa kandungan klorin dan menemukan kalau kadar klorin gabungan lebih besar dari klorin bebas, itu artinya kolam anda kotor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Segera lakukan <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kesalahan-umum-perawatan-kolam-renang-shocking-treatment\/\">shocking treatment<\/a> dan lanjutkan dengan <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penjelasan-basic-perawatan-kolam-renang\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penjelasan-basic-perawatan-kolam-renang\/\">perawatan kolam renang rutin<\/a> yang tepat. &lt;DP><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buat anda yang penasaran, kenapa kolam renang bau kaporit? Di artikel ini, kami akan menjelaskannya.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2921,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[757],"tags":[37,377,365,77],"class_list":["post-2920","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-chemical","tag-air-kolam-renang","tag-bau-kaporit","tag-kaporit-kolam-renang","tag-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2920","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2920"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2920\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2921"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2920"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2920"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2920"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}