{"id":2872,"date":"2024-08-13T08:54:14","date_gmt":"2024-08-13T08:54:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=2872"},"modified":"2024-08-13T08:54:18","modified_gmt":"2024-08-13T08:54:18","slug":"kesalahan-umum-perawatan-kolam-renang-menguji-kadar-air","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kesalahan-umum-perawatan-kolam-renang-menguji-kadar-air\/","title":{"rendered":"Kesalahan Umum Perawatan Kolam Renang: Menguji Kadar Air"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesalahan umum yang sering dilakukan saat melakukan perawatan kolam renang, terutama ketika proses menguji kadar air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadar air kolam renang harus dijaga tingkat idealnya. Kalau tidak, berbagai masalah bisa saja terjadi. Dan tidak hanya di kolam, namun juga bisa merusak fisik kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sayangnya, banyak dari kita yang tidak memahami bagaimana pentingnya memeriksa kadar air secara rutin. Karena itu, banyak pula yang mengabaikan. Padahal, ini adalah kunci kolam renang tetap jernih dan aman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah kesalahan umum yang dilakukan saat melakukan pengujian kadar air. Hindari!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_85 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kesalahan-umum-perawatan-kolam-renang-menguji-kadar-air\/#Menunggu_Hujan_Reda_untuk_Menambah_Klorin\" >Menunggu Hujan Reda untuk Menambah Klorin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kesalahan-umum-perawatan-kolam-renang-menguji-kadar-air\/#Mengabaikan_Tingkat_pH_dan_Alkalinitas\" >Mengabaikan Tingkat pH dan Alkalinitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kesalahan-umum-perawatan-kolam-renang-menguji-kadar-air\/#Kesalahan_Umum_dengan_Tidak_Melakukan_Uji_Kadar_Air_Secara_Teratur\" >Kesalahan Umum dengan Tidak Melakukan Uji Kadar Air Secara Teratur<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/kesalahan-umum-perawatan-kolam-renang-menguji-kadar-air\/#Tidak_Memanfaatkan_Kesadahan_Kalsium\" >Tidak Memanfaatkan Kesadahan Kalsium<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menunggu_Hujan_Reda_untuk_Menambah_Klorin\"><\/span><strong>Menunggu Hujan Reda untuk Menambah Klorin<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang tidak disarankan untuk melakukan apa pun dengan kolam renang anda di tengah-tengah hujan badai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, kami juga tidak merekomendasikan anda untuk menunggu sampai setelah hujan turun untuk menambahkan bahan kimia, khususnya klorin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika hujan akan turun di kemudian hari setelah pemeriksaan kadar air di periode sebelumnya, jangan menunggu. Lanjutkan dan tambahkan sebelum hujan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemeriksaan kadar air yang tepat dapat termasuk memperhitungkan segala cuaca sehingga bahan kimia tetap berada dalam kisaran ideal, apapun kondisinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini berarti, bahkan jika hujan turun, kadar air kolam renang anda akan tetap berada dalam kisaran yang baik setelahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, jika anda tidak menambahkan bahan kimia sementara kadar klorin rendah sebelum hujan, hujan dapat memperburuk keadaan dan berpotensi mempercepat pertumbuhan ganggang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengabaikan_Tingkat_pH_dan_Alkalinitas\"><\/span><strong>Mengabaikan Tingkat pH dan Alkalinitas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">pH yang rendah menunjukkan keasaman, sedangkan pH yang tinggi menunjukkan alkalinitas. Terlalu banyak keduanya adalah berita buruk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika air kolam renang memiliki pH yang sangat rendah, maka air tersebut sangat asam. Memang kondisi ini akan sangat sulit bagi ganggang untuk tumbuh subur di air asam. Ditambah lagi, air asam berkilau dan sekilas terlihat murni dan bersih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi seperti yang kita ketahui, pH rendah sebenarnya dapat merusak peralatan kolam renang, termasuk pompa dan filter, lapisan finishing, hingga peralatan seperti tangga dan vakum kolam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menyeimbangkan keasaman dan alkalinitas akan menjaga pH tetap stabil. Karena hampir semua hal dapat mengubah kadar air dalam waktu singkat, pastikan menguji kadar air kolam renang secara teratur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesalahan_Umum_dengan_Tidak_Melakukan_Uji_Kadar_Air_Secara_Teratur\"><\/span><strong>Kesalahan Umum dengan<\/strong> <strong>Tidak Melakukan Uji Kadar Air Secara Teratur<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini juga jadi salah satu kesalahan yang paling banyak dilakukan. Menguji kadar air memang membosankan, tapi sangat penting dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menguji kadar air setidaknya setiap 4 minggu sekali sepanjang tahun dapat mencegah masalah apa pun yang mungkin anda hadapi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hanya karena anda tidak menggunakan kolam renang, bukan berarti anda tidak harus menjaganya tetap seimbang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menyeimbangkan kadar air tidak hanya meningkatkan kenyamanan saat berenang, tetapi juga membantu memperpanjang usia peralatan kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, jika pH tidak seimbang, maka air akan menjadi asam. Pada saat itu, air akan mulai menggerogoti berbagai komponen. Setiap komponen kolam renang yang terbuat dari logam akan beresiko karatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tidak_Memanfaatkan_Kesadahan_Kalsium\"><\/span><strong>Tidak Memanfaatkan Kesadahan Kalsium<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti halnya pH, menyeimbangkan kadar atau kesadahan kalsium di air kolam renang anda sangat penting untuk memastikan kolam renang yang jernih, bersih, dan aman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang jika ditambahkan terlalu banyak akan mengeruhkan air. Karena itu, sedikit penambahan kalsium saja akan bermanfaat buat kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan kesadahan kalsium kolam renang anda pada tingkat yang direkomendasikan yaitu 175 ppm hingga 225 ppm.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periksalah sesering mungkin jika kolam renang sering digunakan. Hal ini karena penguapan dan percikan air dapat membuat kadarnya terlalu rendah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang perlu anda pahami juga adalah saat menggunakan kaporit, bahan ini pun mengandung kalsium. Karena itu, kalau sudah menggunakan kaporit, biasanya kadarnya akan ideal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kesalahan umum yang sering dilakukan saat melakukan perawatan kolam renang, terutama ketika proses menguji kadar air.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2873,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[355,77],"class_list":["post-2872","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perawatan","tag-kesalahan-umum","tag-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2872","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2872"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2872\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}