{"id":2843,"date":"2024-08-11T08:16:00","date_gmt":"2024-08-11T08:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=2843"},"modified":"2024-08-10T08:08:11","modified_gmt":"2024-08-10T08:08:11","slug":"bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/","title":{"rendered":"Bahaya Kolam Renang Tidak Disikat Setelah Diplester"},"content":{"rendered":"\n<p>Bahaya kolam renang yang tidak disikat setelah diplester. Apa saja? Simak penjelasan berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu waktu utnuk menyikat kolam renang adalah ketika <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/proses-pembangunan-kolam-renang-infinity-pool-ibu-pipi-bogor\/\">proses pembangunan<\/a>, tepatnya ketika selesai melakukan plesteran.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini dilakukan karena setelah diplester akan ada sisi-sisi yang masih tidak rata ataupun berdebu, juga masih ada sedikit kerikil.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, menyikat kolam renang setelah dilakukan plester adalah salah satu standar yang selalu dikerjakan para kontraktor kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, apa bahayanya kalau kolam renang tidak disikat pasca diplester? Ini pembahasannya<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/#Bahaya_Kolam_Renang_Tidak_Disikat_Setelah_Diplester_Permukaan_Jadi_Kasar\" >Bahaya Kolam Renang Tidak Disikat Setelah Diplester: Permukaan Jadi Kasar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/#Peningkatan_Pertumbuhan_Ganggang\" >Peningkatan Pertumbuhan Ganggang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/#Noda_dan_Kerak\" >Noda dan Kerak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/#Hasil_Akhir_yang_Tidak_Rata\" >Hasil Akhir yang Tidak Rata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/#Gampang_Rusak\" >Gampang Rusak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/#Selain_Setelah_Diplester_Kapan_Kolam_Renang_Harus_Disikat\" >Selain Setelah Diplester, Kapan Kolam Renang Harus Disikat?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/#1Setelah_Menambahkan_Bahan_Kimia\" >1.Setelah Menambahkan Bahan Kimia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/#2_Menghilangkan_Noda_atau_Ganggang\" >2. Menghilangkan Noda atau Ganggang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kolam-renang-tidak-disikat-setelah-diplester\/#Sikat_Kolam_Renang_Secara_Teratur\" >Sikat Kolam Renang Secara Teratur<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bahaya_Kolam_Renang_Tidak_Disikat_Setelah_Diplester_Permukaan_Jadi_Kasar\"><\/span><strong>Bahaya Kolam Renang Tidak Disikat Setelah Diplester: Permukaan Jadi Kasar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menyikat plester kolam renang selama proses konstruksi memastikan hasil akhir yang halus.<\/p>\n\n\n\n<p>Melewatkan langkah ini memungkinkan terbentuknya kalsium karbonat, yang menciptakan tekstur berpasir dan kasar pada dinding dan lantai kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Peningkatan_Pertumbuhan_Ganggang\"><\/span><strong>Peningkatan Pertumbuhan Ganggang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Plester baru memiliki pori-pori mikro yang merupakan lingkungan berkembang biak yang ideal bagi bakteri dan ganggang.<\/p>\n\n\n\n<p>Organisme mikroskopis ini tumbuh tanpa terkendali di dalam dan di permukaan dinding kolam renang. Menyikat akan menghilangkan banyak tempat berkembang biak ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, anda dapat mempertahankan kolam renang yang bersih dan bebas ganggang tanpa perlu menambahkan bahan kimia ke dalam air secara terus-menerus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Noda_dan_Kerak\"><\/span><strong>Noda dan Kerak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak menyikat plester kolam renang yang baru juga dapat menyebabkan penumpukan kerak di permukaan air kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Kerak adalah penumpukan mineral yang dapat menumpuk di dinding dan mengeras, menyebabkan noda yang tidak sedap dipandang.<\/p>\n\n\n\n<p>Menambahkan air ke kolam renang setelah plesteran akan mengganggu kimiawi air yang tepat, terutama pH dan alkalinitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika hal ini terjadi, pada gilirannya akan menyebabkan kalsium bikarbonat dalam debu plester berubah menjadi kerak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hasil_Akhir_yang_Tidak_Rata\"><\/span><strong>Hasil Akhir yang Tidak Rata<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menyikat adalah langkah penting untuk mendapatkan hasil akhir yang rata pada kolam renang. Jika plester tidak rata, pembersihan kolam renang juga akan terganggu.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya itu, perlakuka ini juga membuat permukaan kolam renang bebas dari retakan dan noda lain yang mengurangi estetika tampilan dan fungsi kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gampang_Rusak\"><\/span><strong>Gampang Rusak<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan perawatan yang tepat, kolam renang dapat bertahan selama bertahun-tahun. Namun, umur panjangnya dimulai dengan pemasangan yang tepat, dan ini termasuk menyikat pasca plester.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika hal ini tidak dilakukan, plester dapat memburuk lebih cepat. Hal ini otomatis akan membuatnya cepat rusak, yang berefek koalm renang ikutan rusak!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Selain_Setelah_Diplester_Kapan_Kolam_Renang_Harus_Disikat\"><\/span><strong>Selain Setelah Diplester, Kapan Kolam Renang Harus Disikat<\/strong>?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Perawatan dengan menyikat kolam renang tak hanya saat setelah dilakukan plester, tapi juga di dua waktu ini. Berikut penjelasannya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1Setelah_Menambahkan_Bahan_Kimia\"><\/span>1.Setelah Menambahkan Bahan Kimia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><\/ol>\n\n\n\n<p>Banyak bahan kimia kolam renang berbentuk bubuk atau butiran yang tidak langsung larut saat ditambahkan ke dalam air kolam.<\/p>\n\n\n\n<p>Menyikat membantu melarutkan dan menyebarkan bahan kimia sehingga tidak akan mengikis, menodai, atau mengikis permukaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menghilangkan_Noda_atau_Ganggang\"><\/span>2. Menghilangkan Noda atau Ganggang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Noda dan ganggang tidak dapat dihilangkan hanya dengan bahan kimia kolam renang saja, harus ada tambahan pembersihan fisik.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti piring makan malam, mereka membutuhkan sedikit sabun dan penggosokan untuk menjadi bersih.<\/p>\n\n\n\n<p>Sikat kolam renang sebelum melakukan vakum. Namun, ada catatan: tidak pada waktu yang sama atau bahkan pada hari yang sama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mengapa? Karena ketika kita menyikat permukaan kolam renang secara menyeluruh, kita menggosok semua kotoran. Kotoran ini menjadi mengambang bebas, atau tersuspensi dalam air kolam renang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda langsung melakukan vakum setelahnya, kotoran yang baru saja kita bersihkan belum sempat mengendap di dasar kolam renang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi anda akan menyedot kotoran di dasar kolam renang, kemudian lapisan kotoran di permukaan air akan mengendap kembali di dasar kolam renang anda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sikat_Kolam_Renang_Secara_Teratur\"><\/span><strong>Sikat Kolam Renang Secara Teratur<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Menyikat dinding dan dasar kolam renang adalah kunci untuk menghilangkan kotoran, noda, serta spora ganggang yang ada disana.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk waktu pengerjaan yang idela perawatan ini, kolam renang harus disikat 1-2 kali seminggu.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Awas! Bahaya kolam renang yang tidak disikat setelah diplester. Apa saja? Simak penjelasan berikut ini.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2844,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[77,350,349],"class_list":["post-2843","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perawatan","tag-kolam-renang","tag-plester","tag-sikat-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2843","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2843"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2843\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2844"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2843"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2843"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2843"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}