{"id":2211,"date":"2024-07-14T06:58:34","date_gmt":"2024-07-14T06:58:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=2211"},"modified":"2026-03-26T08:19:55","modified_gmt":"2026-03-26T08:19:55","slug":"bahaya-berenang-di-kolam-renang-ganggang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-berenang-di-kolam-renang-ganggang\/","title":{"rendered":"Bahaya Berenang di Kolam Renang yang Terserang Ganggang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasti ada saatnya ketika anada terbangun di pagi hari lantas ingin cepat-cepat nyebur ke kolam renang. Namun, ketika melihatnya, ternyata sudah penuh dengan <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menjernihkan-air-kolam-renang-berwarna-hijau\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menjernihkan-air-kolam-renang-berwarna-hijau\/\">ganggang hijau<\/a>. Awas, ini bahaya berenang di kolam renang yang terserang ganggang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda punya dua pilihan, tidak jadi berenang atau memaksakan untuk nyemplung bersama ganggang hijau tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau anda paksakan untuk berenang, ada berbagai bahaya yang bisa anda alami, khususnya terkait kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di artikel ini akan membahas bagaimana bahaya berenang di kolam renang yang menghijau akibat serangan ganggang atau lumut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum anda memutuskan masa bodo dan ingin tetap berenang, baca dulu artikel ini untuk mengetahui informasi sleengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-berenang-di-kolam-renang-ganggang\/#Kolam_Renang_Bukan_Danau\" >Kolam Renang Bukan Danau!<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-berenang-di-kolam-renang-ganggang\/#Bahaya_Berenang_di_Kolam_Renang_Terserang_Ganggang_Pasti_Ada_Bakteri\" >Bahaya Berenang di Kolam Renang Terserang Ganggang, Pasti Ada Bakteri<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-berenang-di-kolam-renang-ganggang\/#Kapan_Bisa_Berenang_Lagi\" >Kapan Bisa Berenang Lagi?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-berenang-di-kolam-renang-ganggang\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kolam_Renang_Bukan_Danau\"><\/span>Kolam Renang Bukan Danau!<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada perbedaan besar antara kolam renang dan danau, yang membuat anda boleh berenang di danau hijau, tetapi tidak di kolam renang hijau.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"501\" height=\"331\" src=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Kolam-Renang-Bukan-Danau.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2212\" srcset=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Kolam-Renang-Bukan-Danau.png 501w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Kolam-Renang-Bukan-Danau-300x198.png 300w\" sizes=\"(max-width: 501px) 100vw, 501px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kolam renang adalah sistem tertutup, dan selain sesekali air hujan atau air isi ulang, kolam renang tidak diencerkan secara terus menerus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Kolam renang juga tidak memiliki ekosistem yang seimbang, seperti danau atau kolam dengan kehidupan air mikroskopis, dan tanaman yang benar-benar membersihkan air dari racun dan bakteri.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bahaya_Berenang_di_Kolam_Renang_Terserang_Ganggang_Pasti_Ada_Bakteri\"><\/span>Bahaya Berenang di Kolam Renang Terserang Ganggang, Pasti Ada Bakteri<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ganggang tidak berbahaya dengan sendirinya. Bahkan, banyak orang meyebut ganggang adalah makanan yang lezat dan cukup bergizi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, jangan terkecoh. Ganggang adalah sumber penyakit, terutrama ketika mulai menyerang kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"498\" height=\"318\" src=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Bahaya-Ganggang-Pasti-Ada-Bakteri.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2213\" srcset=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Bahaya-Ganggang-Pasti-Ada-Bakteri.png 498w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Bahaya-Ganggang-Pasti-Ada-Bakteri-300x192.png 300w\" sizes=\"(max-width: 498px) 100vw, 498px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u00a0Jika tidak ada cukup <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/jenis-klorin-perawatan-kolam-renang\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/jenis-klorin-perawatan-kolam-renang\/\">klorin<\/a> untuk membunuh ganggang, tentu saja tidak ada cukup klorin untuk membunuh bakteri, virus, parasit, dan patogen lainnya, yang mungkin juga ada di dalam air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua ini dapat masuk ke dalam tubuh perenang melalui luka kecil di kulit, atau melalui mata, telinga, hidung, dan tenggorokan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akibat yang bisa ditimbulkan dari berenang di kolam renang hijau adalah infeksi telinga, demam, diare, dan gangguan musim panas lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kapan_Bisa_Berenang_Lagi\"><\/span>Kapan Bisa Berenang Lagi?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aman untuk berenang di kolam renang ketika sebagian besar warna hijaunya telah hilang, tingkat klorin bertahan atau tetap konstan dalam kisaran 1 hingga 5 ppm, dan tingkat kloramin (gabungan klorin) Anda mendekati nol.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periksa kembali pH dan alkalinitas, dan pastikan tingkat klorin di bawah 5 ppm. Meskipun air tidak sepenuhnya jernih, tetapi lebih berwarna biru keruh, anda sudah bisa berenang secara terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, jika airnya sangat keruh sehingga anda tidak dapat melihat dasar kolam, hal itu menimbulkan beberapa risiko keselamatan bagi perenang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan jika anda baru saja melakukan <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/shocking-treatment-lebih-baik-klorin-cair-atau-granular\/\">shocking treatment<\/a>, ikuti petunjuk pada label tentang kapan waktu yang aman untuk berenang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa produk shocking treatment ada yang menyebut anda bisa langsung berenang setelah melakukan proses ini. Namun, ada juga yang menyarankan waktu tunggu 12-24 jam sebelum berenang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang perlu anda pahami adalah klorin yang digunakan dalam proses tersebut jika tidak larut dapat mengiritasi mata dan kulit perenang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"327\" src=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Kapan-Bisa-Berenang-Lagi.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2214\" srcset=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Kapan-Bisa-Berenang-Lagi.png 500w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/Kapan-Bisa-Berenang-Lagi-300x196.png 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan lupa juga untuk menjalankan sistem filter sepanjang hari saat melakukan pembersihkan pada ganggang atau air keruh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan khawatir, ini tidak akan jadi masalah. Cukup periksa 2-3 kali sehari, dan cuci kembali ketika pengukur tekanan mencapai 7-10 lbs di atas bersih.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">2 hingga 3 hari setelah melakukan shocking treatment, anda juga dapat menggunakan algasida dan penjernih. Kedua jenis bahan tersebut dapat membantu filter mencegah tumbuhnya kembali ganggang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahaya berenang di kolam renang yang hijau bukan karena ganggang, tapi karena kemungkinan adanya patogen yang juga ditemukan di dalam air kolam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, jika Anda harus berenang di kolam hijau, kami sarankan untuk selalu menjaga kepala tetap di atas air. Selain itu, jangan terlalu lama dan segera mandi setelah selesai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi, saran kami yang paling utama adalah tetap JANGAN BERENANG DI AIR KOLAM RENANG YANG SUDAH HIJAU.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan jika anda membutuhkan bantuan untuk membasi ganggang hijau, jangan ragu gunakan jasa perawatan kolam renang oleh Dimulti Pool.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kmai adalah kontraktor kolam rennag profesional dengan teknisi yang berpengalaman di bidang ini selama belasan tahun. Jadi, jangan ragukan lagi kualitas yang akan kami berikan pada anda! &lt;DP><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kolam renang sudah penuh dengan ganggang hijau. Awas, ini bahaya berenang di kolam renang yang terserang ganggang.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2215,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[760],"tags":[77,143],"class_list":["post-2211","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-kolam-renang","tag-perawatan-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2211","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2211"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2211\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2215"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2211"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2211"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2211"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}