{"id":2048,"date":"2024-07-07T05:54:07","date_gmt":"2024-07-07T05:54:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=2048"},"modified":"2026-03-26T08:08:58","modified_gmt":"2026-03-26T08:08:58","slug":"apa-itu-tds-dan-pengaruhnya-pada-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apa-itu-tds-dan-pengaruhnya-pada-kolam-renang\/","title":{"rendered":"Apa Itu TDS dan Pengaruhnya pada Kolam Renang"},"content":{"rendered":"\n<p>Masih ingat eksperimen sains di sekolah dulu? Teruslah menuangkan dan mengaduk gula (atau garam) ke dalam segelas air, dan pada akhirnya gula akan berhenti larut.<\/p>\n\n\n\n<p>Gula atau garam tersebut bisa larut ketika mencapai titik jenuhnya. Dan gula atau galam yang terlarut tersebut disebut Total Padatan Terlarut atau Total Dissolve Solid (TDS).<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, peristiwa ini juga dapat terjadi di kolam renang, mengingat dalam perawatannya kita menggunakan berbagai jenis zat padat.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, apa sebenarnya pengaruhnya terhadap air kolam renang? Kita akan membahasnya di artikel ini. Baca terus supaya anda bisa memastikan TDS kolam renang tetap ideal.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apa-itu-tds-dan-pengaruhnya-pada-kolam-renang\/#Apa_yang_Dimaksud_dengan_TDS\" >Apa yang Dimaksud dengan TDS?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apa-itu-tds-dan-pengaruhnya-pada-kolam-renang\/#Berapa_TDS_yang_Ideal\" >Berapa TDS yang Ideal?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apa-itu-tds-dan-pengaruhnya-pada-kolam-renang\/#Tanda-Tanda_Terlalu_Tinggi\" >Tanda-Tanda Terlalu Tinggi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apa-itu-tds-dan-pengaruhnya-pada-kolam-renang\/#Cara_Menguji\" >Cara Menguji<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/apa-itu-tds-dan-pengaruhnya-pada-kolam-renang\/#Mengatasi_Masalah_TDS_Terlalu_Tinggi\" >Mengatasi Masalah TDS Terlalu Tinggi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_yang_Dimaksud_dengan_TDS\"><\/span>Apa yang Dimaksud dengan TDS?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Total Padatan Terlarut, atau TDS, adalah pengukuran semua zat terlarut dalam air, hal ini juga berlaku pada kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Padatan terlarut yang umum adalah magnesium, kalium, sulfat, karbonat, besi, logam lain, mineral, karbonat \/ bikarbonat, zat anionik dan kationik, dan garam.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua yang anda tambahkan ke dalam air akan meningkatkan TDS-nya, termasuk <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/jenis-klorin-perawatan-kolam-renang\/\">klorin<\/a>, kejutan, penyeimbang air seperti penambah atau pengurang pH, algaecide, penjernih, dll.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan berenang di kolam renang juga bakal menambah tingkatnya, dengan keringat, hairspray, deodoran, parfum, dan zat-zat lain yang keluar dari tubuh perenang.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, juga segala sesuatu yang tertiup angin atau terbawa air hujan juga berkontribusi pada kenaikan tingkatannya pada air kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_TDS_yang_Ideal\"><\/span>Berapa TDS yang Ideal?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Idealnya, tingkat TDS harus di bawah 2000 ppm. Jika lebih tinggi dari ini, maka dapat menurunkan efektivitas klorin dan juga menyebabkan iritasi kulit dan mata pada perenang.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, korosi logam pada peralatan kolam renang juga bisa terjadi. Terakhir, TDS terlalu tinggi menyebabkan keruh dan endapan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika terlalu tinggi dapat membuat air kolam renang anda jenuh, menyebabkan masalah kualitas air.<\/p>\n\n\n\n<p>Air kolam renang dengan pembacaan TDS yang tinggi dapat bersifat agresif atau korosif, dan dapat menjadi penyebab air keruh, kesadahan yang tinggi, kerak, dan rasa logam yang tidak diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, peristiwa ini jika terlalu tinggi akan mempengaruhi pH air kolam renang anda dan dapat mengurangi efisiensi klorin.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika tingkatnya terlalu tinggi, anda mungkin akan merasakan rasa asin yang tidak menyenangkan pada air kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena banyak bahan kimia yang digunakan untuk perawatan kolam renang mengandung natrium, di antaranya natrium karbonat, natrium bikarbonat, natrium bisulfat, dan klorin cair (natrium hipoklorit).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tanda-Tanda_Terlalu_Tinggi\"><\/span>Tanda-Tanda Terlalu Tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Masalah air keruh yang sering terjadi<\/li>\n\n\n\n<li>Kerak dan noda pada ubin dan plester<\/li>\n\n\n\n<li>Kesulitan menjaga tingkat klorin<\/li>\n\n\n\n<li>Rasa asin pada air<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menguji\"><\/span>Cara Menguji<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk memeriksa apakah kolam renang anda memiliki masalah dengan TDS yang tinggi di kolam renang, dapat menguji air dengan pengukur atau strip uji TDS.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kolam renang anda sering mengalami serangan ganggang, air keruh, atau kesulitan menjaga tingkat klorin, hal ini menunjukkan terlalu banyak padatan terlarut di dalam air.<\/p>\n\n\n\n<p>Peristiwa ini dapat menumpuk dalam 3-5 tahun pada kolam yang tidak menambahkan air pengganti, seperti kolam renang dalam ruangan, kolam renang tertutup, atau kolam renang di daerah kering.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengatasi_Masalah_TDS_Terlalu_Tinggi\"><\/span>Mengatasi Masalah TDS Terlalu Tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Pengenceran adalah satu-satunya solusi untuk tingkat TDS yang tinggi di kolam renang. Tidak ada produk ajaib yang dapat menghilangkan TDS dari air kolam!<\/p>\n\n\n\n<p>Cara termudah untuk menurunkan tingkat TDS kolam renang adalah dengan menguras dan mengisinya kembali dengan air tawar, baik sebagian atau seluruhnya, tergantung pada seberapa tinggi tingkatnya.<\/p>\n\n\n\n<p>1. Bagaimana Kalau Menjalankan Filter Lebih Lama?<\/p>\n\n\n\n<p>Filter kolam renang menghilangkan partikel tersuspensi dalam air kolam renang, tetapi tidak akan menghilangkan bahan terlarut.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Penguapan Menghilangkan TDS, Benarkah?<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, ketika air menguap, hal ini akan meningkatkan padatan terlarut, sampai air pengganti ditambahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menambahkan air baru secara berkala ke kolam renang akan membantu menjaga tingkat TDS tetap terkendali.<\/p>\n\n\n\n<p>Backwashing filter menggunakan air dari kolam renang harus diganti dengan air tawar. Percikan air juga menyebabkan kebutuhan akan air tawar untuk ditambahkan ke kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda memiliki banyak anak atau tamu yang bermain di kolam renang, cipratan air bisa mengurangi volumenya di dalam kolam. Segera tambahkan air baru jika hal ini terjadi. &lt;DP><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa sebenarnya pengaruh TDS terhadap air kolam renang? Kita akan membahasnya di artikel ini.  Simak terus sampai habis.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2049,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[77,143],"class_list":["post-2048","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-kolam-renang","tag-perawatan-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2048","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2048"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2048\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2049"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2048"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2048"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2048"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}