{"id":1923,"date":"2024-07-02T06:32:08","date_gmt":"2024-07-02T06:32:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=1923"},"modified":"2026-03-26T09:13:07","modified_gmt":"2026-03-26T09:13:07","slug":"masalah-channeling-pada-filter-pasir-kolam-renang-apa-itu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/masalah-channeling-pada-filter-pasir-kolam-renang-apa-itu\/","title":{"rendered":"Masalah Channeling pada Filter Pasir Kolam Renang, Apa Itu?"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/memahami-filter-kolam-renang\/\">Filter kolam renang<\/a> terbagi menjadi tiga, menggunakan media pasir, cartridge, serta DE. Tapi, yang popular digunakan adalah filter pasir.<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akna bermanfaat untuk sebagian besar pemilik kolam rennag rumahan karena kita akan membahas maslah yang terjadi di filter pasir.<\/p>\n\n\n\n<p>Masalah ini, bisa dibilang, salah satu yang paling menjengkelkan, yakni channeling. Seperti namanya, masalah ini terjadi ketika terbentuknya \u201csaluran\u201d pada media pasir.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih jelasnya kita langsung saja membahasnya dalam artikel ini. Pastikan membaca seluruhnya untuk mendapatkan informasi secara lengkap.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/masalah-channeling-pada-filter-pasir-kolam-renang-apa-itu\/#Apa_Itu_Channeling\" >Apa Itu Channeling?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/masalah-channeling-pada-filter-pasir-kolam-renang-apa-itu\/#Gejala_Channeling\" >Gejala Channeling<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/masalah-channeling-pada-filter-pasir-kolam-renang-apa-itu\/#1_Siklus_Pembilasan_Tidak_Normal\" >1. Siklus Pembilasan Tidak Normal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/masalah-channeling-pada-filter-pasir-kolam-renang-apa-itu\/#2_Gundukan_Pasir\" >2. Gundukan Pasir<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/masalah-channeling-pada-filter-pasir-kolam-renang-apa-itu\/#3_Air_Keruh\" >3. Air Keruh<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/masalah-channeling-pada-filter-pasir-kolam-renang-apa-itu\/#Cara_Memperbaiki\" >Cara Memperbaiki<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_Channeling\"><\/span>Apa Itu Channeling?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Channeling&nbsp; adalah masalah khusus untuk filter pasir kolam renang. Ketika media pasir menangkap cukup banyak bahan lengket, sifat fisiknya berubah, dan kemampuan penyaringannya berkurang.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, bahan yang meyebabkan penyumbatan ini adalah limbah organik yang tidak hidup, kalsifikasi (tingginya kadar kalsium, atau mungkin bahan sintetis yang masuk ke kolam renang seperti penjernih polimer atau flokulan.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti disebutkan, kemampuan pasir untuk menyaring partikel dari air akan berkurang. Hal ini menciptakan titik-titik tekanan yang tidak merata di mana air mencoba untuk memaksa masuk melalui media.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, titik-titik tekanan yang tidak merata di dalam filter ini dapat membentuk sebuah lubang, yang disebut saluran.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika saluran terbuka cukup lebar, air yang tidak tersaring dapat mengalir melaluinya dan melewati sebagian besar pasir.<\/p>\n\n\n\n<p>Air mengalir langsung ke sisi filter di bagian bawah dan terus melalui sirkulasi. Air kolam yang keruh hampir tidak dapat dihindari jika hal ini terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ciri umum saat channeling terjadi adalah ketika air merembes di sekitar tepi tangki filter pasir. Hal ini terutama terlihat pada filter pasir bertekanan setelah dilakukan backwash.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_Channeling\"><\/span>Gejala Channeling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Hasil dari penyaluran dalam filter pasir termasuk siklus backwash yang tidak normal, terdapat \u201cbukit pasir\u201d dalam media, dan air kolam yang keruh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Siklus_Pembilasan_Tidak_Normal\"><\/span>1. Siklus Pembilasan Tidak Normal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu gejala yang sering terjadi adlaah ketika sudah dilakukan backwash, tidak menghasilkan perubahan yang nyata pada tekanan filter.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya backwash menghilangkan kontaminan dan menciptakan pengurangan tekanan filter ketika sirkulasi normal dilanjutkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika pengurangan tekanan filter ini tidak terlihat jelas, mungkin ada masalah channeling di dalam lapisan pasir.<\/p>\n\n\n\n<p>Gejala lain adalah jika air backwash terlihat relatif bersih. Air backwash yang normal akan berwarna kecoklatan dan kotor. Seharusnya air ini menghilangkan kotoran yang tersangkut di pasir.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Gundukan_Pasir\"><\/span>2. Gundukan Pasir<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika anda mencurigai filter mengalami penyumbatan, matikan pompa dan lihatlah ke dalam media pasirnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mungkin terdapat kantong-kantong atau \u201cterowongan di dalam pasir\u201d serta bukit pasir yang terangkat di sekitar tepi bagian dalam.<\/p>\n\n\n\n<p>Gundukan pasir ini terbentuk ketika air backwash mengalir di sekitar lapisan pasir di sepanjang sisi tangki filter itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Perlu dicatat bahwa tonjolan-tonjolan ini ditemukan pada filter pasir bertekanan, bukan filter pasir vakum.<\/p>\n\n\n\n<p>Gejala ini adalah bukti nyata dari adanya channeling, tetapi biasanya hanya terlihat pada filter pasir komersial yang besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Filter pasir yang digunakan pada kolam renang rumahan cenderung tidak menunjukkan tonjolan atau lubang yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Air_Keruh\"><\/span>3. Air Keruh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Air keruh dapat disebabkan oleh banyak faktor, maslaah channeling pada filter pasir hanyalah salah satunya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak ada salahnya untuk mengecej filter pasir anda dan melihat apa yang terjadi. Ingatlah bahwa kualitas air kolam renang yang baik membutuhkan sirkulasi, penyaringan, dan perawawan menggunakan bahan kimia yang ideal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Memperbaiki\"><\/span>Cara Memperbaiki<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Langkah pertama untuk memperbaiki masalah penyaluran filter kolam adalah memahami apa yang menyebabkannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah kalsifikasi pompa kolam renang, mungkin dari LSI yang tinggi? Apakah minyak dan bahan organik? Apakah kalsium fosfat? Apakah kombinasi dari faktor-faktor ini?<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah penyebabnya teridentifikasi, operator kolam renang harus mengatasi kontaminasi yang mengotori filter secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kolam renanganda memiliki kalsium tinggi atau bukti kerak karbonat, kalsium bisa menjadi bagian dari masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;Jika anda menggunakan produk berbasis polimer seperti penjernih sintetis, polimer tersebut juga dapat berkontribusi pada penggumpalan. Begitu juga dengan produk berbasis aluminium seperti flokulan dan debu dari penghilang fosfat.<\/p>\n\n\n\n<p>Channeling juga jadi tanda bahwa pompa kolam renang anda terlalu besar untuk filter. Jika anda memiliki pompa dengan kecepatan variabel, cobalah atur dalam pengaturan rendah atau ECO dan lihat apakah channeling akan hilang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda tidak memiliki pompa kolam renang dengan kecepatan variabel, maka satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan membeli pompa yang lebih kecil atau membeli filter yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penutup<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan tentang masalah channeling pada filter pasir kolam renang. Cukup ikuti panduan kami dalam artikel ini untuk terbebas dari masalah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau anda masih bingung, jangan sungkan untuk menghubungi Dimulti Pool. Kami adalah kontraktor kolam renang profesional yang berpengalaman belasan tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain konsultasi dan pembangunan kolam renang, kami juga melayani jasa perawatan, termasuk memperbaiki maslaah pada komponen kolam renang. &lt;DP><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti namanya, masalah channeling pada filter pasir terjadi ketika terbentuknya \u201csaluran\u201d pada media pasir.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1924,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[31,77,143],"class_list":["post-1923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-filter-kolam-renang","tag-kolam-renang","tag-perawatan-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1923"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1923\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}