{"id":1801,"date":"2024-06-27T06:38:09","date_gmt":"2024-06-27T06:38:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=1801"},"modified":"2024-06-27T06:38:11","modified_gmt":"2024-06-27T06:38:11","slug":"bahaya-kombinasi-bahan-kimia-jika-diberikan-bersamaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kombinasi-bahan-kimia-jika-diberikan-bersamaan\/","title":{"rendered":"Bahaya Kombinasi Bahan Kimia Jika Diberikan Bersamaan"},"content":{"rendered":"\n<p>Di <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/dampak-buruk-kombinasi-bahan-kimia-jika-kadar-tidak-ideal\/\">artikel sebelumnya<\/a> kita sudah membahas kombinasi bahan kimia yang tidak ideal yang dapat berdampak buruk buat kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang, kita akan membahas kombinasi bahan kimia yang bisa merusak kondisi kolam renang, bahkan dalam jumlah berapapun yang ditambahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kami selalu menganjurkan untuk menjaga kadar air ideal untuk memastikan kolam renang anda sebersih dan sejernih mungkin.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, setiap bahan kimia yang digunakan juga punya efek masing-masing. Jika di air kolam renang saja bereaksi, apalagi kalau bertemu dengan bahan kimia lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, penting untuk mengikuti panduan perawatan kolam renang untuk menghindari permasalahan lain jika salah menggunakannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di artikel ini, kita akan membahas kombinasi bahan kimia yang bukan saja tidak cocok, tapi juga bisa merusak kolam renang anda.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca terus artikel ini untuk mengetahui informasi selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\"><strong>Shocking Treatment dan Algasida<\/strong><\/h1>\n\n\n\n<p>Shocking Treatment menggunakan klorin dapat mengoksidasi dan menghancurkan senyawa kimia dalam Algasida ketika ditambahkan pada saat yang bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun tidak ada hal buruk yang akan terjadi seperti ledakan atau gas beracun, ketika ditambahkan bersamaan, hal ini akan membuang-buang anggaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika anda berencana untuk menambahkan algasida, pastikan untuk menguji air kolam renang terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kadar klorinnya sudah turun.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kombinasi-bahan-kimia-jika-diberikan-bersamaan\/#Kombinasi_Shocking_Treatment_dan_Air_Baru\" >Kombinasi Shocking Treatment dan Air Baru<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kombinasi-bahan-kimia-jika-diberikan-bersamaan\/#Sekuestran_Logam_dan_Shocking_Treatment\" >Sekuestran Logam dan Shocking Treatment<\/a><ul class='ez-toc-list-level-4' ><li class='ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kombinasi-bahan-kimia-jika-diberikan-bersamaan\/#Double_PenjernihClarifier\" >Double Penjernih\/Clarifier<\/a><ul class='ez-toc-list-level-5' ><li class='ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kombinasi-bahan-kimia-jika-diberikan-bersamaan\/#Asam_Sianurat_dan_Klorin_yang_Distabilkan\" >Asam Sianurat dan Klorin yang Distabilkan<\/a><ul class='ez-toc-list-level-6' ><li class='ez-toc-heading-level-6'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/bahaya-kombinasi-bahan-kimia-jika-diberikan-bersamaan\/#Klorin_Murni_dan_Bahan_Kimia_Lain\" >Klorin Murni dan Bahan Kimia Lain<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kombinasi_Shocking_Treatment_dan_Air_Baru\"><\/span><strong>Kombinasi Shocking Treatment dan Air Baru<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dampak negatif ini biasanya terjadi ketika anda mengisi ulang kolam renang dengan air baru. Air baru memiliki kadar logam yang tinggi yang menyebabkan shocking treatment bereaksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses perawatan tersbeut akan mengubah air kolam renang menjadi hijau. Pada kasus paling buruk, aka nada garis-garis hitam dan noda pada permukaan kolam.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, uji kadar air baru terlebih dahulu sebelum menambahkannya ke kolam renang. Selain itu, bisa menambahkan sekuestran logam jika tidak yakin dengan sumber air kolam renang baru anda.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sekuestran_Logam_dan_Shocking_Treatment\"><\/span><strong>Sekuestran Logam dan<\/strong> <strong>Shocking Treatment<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Kami memang menyarankan untuk menggunakan Sekuestran Logam pada bagian sebelumnya, tetapi sebagai peringatan, tunggu satu hari setelah menambahkannya sebelum melakukan shocking treatment.<\/p>\n\n\n\n<p>Alasannya? Sederhana. Shocking Treatment dapat mengurangi keefektifan sekuestran logam yang anda tambahkan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Double_PenjernihClarifier\"><\/span><strong>Double Penjernih\/Clarifier<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n\n\n\n<p>Menambahkan lebih banyak penjernih\/clarifier setelah memberi dosis penjernih pertama dapat menyebabkan kandungan bahan kimianya menjadi seperti dispersan. Kolam malah akan jadi keruh.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, jika perawatan pertama tidak berhasil, tunggu selama seminggu sebelum menggunakan penjernih lagi agar benar-benar aman.<\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Asam_Sianurat_dan_Klorin_yang_Distabilkan\"><\/span><strong>Asam Sianurat dan Klorin yang Distabilkan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n\n\n\n<p>Asam Sianurat bertindak sebagai penyangga klorin bebas dalam air kolam renang untuk menjaga keefektifan chemical tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara klorin yang distabilkan biasanya berbentuk tablet (yang tidak distabilkan biasanya berbentuk cair. Kami sudah membahasnya di artikel lain).<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda menggunakan klorin yang distabilkan, maka tidak perlu menambahkan asam sianurat untuk memastikan bahwa tingkat stabilisator tidak melebihi 50 ppm dan sebaliknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, jika anda menggunakan asam sianurat, gunakanlah klorin yang tidak distabilkan.<\/p>\n\n\n\n<h6 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Klorin_Murni_dan_Bahan_Kimia_Lain\"><\/span><strong>Klorin Murni dan Bahan Kimia Lain<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h6>\n\n\n\n<p>Efek perawatan pada klorin biasanya didapat dari penambahan kaporit. Sementara itu, kita juga bisa menggunakan klorin murni, dengan catatan jenis ini lebih korosif. Jadi, harus dilakukan dengan penanganan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan pernah menambahkan klorin murni ke bahan kimia lain. Reaksinya akan menimbulkan gas beracun, ledakan hingga kebakaran.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penutup<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan kombinasi bahan kimia kolam renang yang tidak cocok satu sama lain bahkan bisa berbahaya jika diberikan secara bersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda masih bingung atau membutuhkan penanganan karena salah satu dampak negatifnya terjadi, silakan berkonsultasi dengan Dimulti Pool.<\/p>\n\n\n\n<p>Kami adalah kontraktor kolam renang profesional dengan tenisi berpengalaman belasan tahun di bidang ini. Selain konsultasi dan pembangunan, kami juga melayani jasa perawatan kolam renang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di artikel ini, kita akan membahas kombinasi bahan kimia yang bukan saja tidak cocok, tapi juga bisa merusak kolam renang anda.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1802,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[255,77,143],"class_list":["post-1801","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-bahan-kimia","tag-kolam-renang","tag-perawatan-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1801","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1801"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1801\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1802"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1801"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1801"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1801"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}