{"id":1760,"date":"2024-06-25T05:01:02","date_gmt":"2024-06-25T05:01:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=1760"},"modified":"2026-03-26T09:35:07","modified_gmt":"2026-03-26T09:35:07","slug":"mencegah-masalah-kutu-air-setelah-berenang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mencegah-masalah-kutu-air-setelah-berenang\/","title":{"rendered":"Mencegah Masalah Kutu Air Setelah Berenang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan salah, air kolam renang bisa sama kotornya dengan genangan di jalanan kalau anda malas melakukan <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/miskonsepsi-perawatan-kolam-renang\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/miskonsepsi-perawatan-kolam-renang\/\">perawatan<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dan seperti genangan di jalanan tersebut, air kolam renang bisa menyebabkan masalah kesehatan buat penggunanya, salah satunya kutu air. Rasa gatal disertai dengan memar adalah cirri-ciri utama penyakit ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika tidak mau terjadi, baca artikel ini untuk mengetahui segala hal tenatang kutu air berikut cara pengobatan dan mencegah kolam renang anda jadi penyebabnya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mencegah-masalah-kutu-air-setelah-berenang\/#Kutu_Air_Setelah_Berenang\" >Kutu Air Setelah Berenang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mencegah-masalah-kutu-air-setelah-berenang\/#Gejala_Kutu_Air\" >Gejala Kutu Air<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mencegah-masalah-kutu-air-setelah-berenang\/#Cara_Mengobati\" >Cara Mengobati<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mencegah-masalah-kutu-air-setelah-berenang\/#1_Obat_antijamur_oles\" >1. Obat antijamur oles<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mencegah-masalah-kutu-air-setelah-berenang\/#2_Obat_antijamur_minum\" >2. Obat antijamur minum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mencegah-masalah-kutu-air-setelah-berenang\/#3_Larutan_garam\" >3. Larutan garam<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mencegah-masalah-kutu-air-setelah-berenang\/#Cara_Mencegahnya\" >Cara Mencegahnya<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kutu_Air_Setelah_Berenang\"><\/span>Kutu Air Setelah Berenang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kutu Air adalah infeksi jamur dapat berasal dari kolam renang yang tidak terawat dengan baik. Masalah ini biasanya berkembang di area di dalam dan di sekitar kaki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gejala kutu air biasanya ditandai dengan ruam pecah-pecah dan bersisik yang semakin lama semakin gatal dan terasa seperti terbakar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Infeksi jamur jenis ini biasanya tidak akan hilang dengan sendirinya dan harus diobati dengan salep anti-jamur segera setelah terdeteksi untuk mencegah infeksi menyebar ke bawah kuku yang dapat menyebabkan masalah yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Gejala_Kutu_Air\"><\/span>Gejala Kutu Air<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gejalanya mudah dikenali saat ruam timbul dan terlokalisasi pada kaki dan tangan\/jari serta tidak pada bagian tubuh lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dibanding dengan kulit yang sensitif terhadap klorin, kaki dan tangan\/jari biasanya akan menjadi yang terakhir mengalami ruam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal lain yang perlu diperhatikan adalah infeksi ini sangat mudah menular, jadi mengobatinya sesegera mungkin sangatlah penting. Meski begitu, salep antijamur yang banyak di apotek juga bekerja dengan sangat cepat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengobati\"><\/span>Cara Mengobati<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kutu air yang hinggap di kaki bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, anda tidak perlu khawatir, karena ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobatinya. Berikut di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Obat_antijamur_oles\"><\/span>1. Obat antijamur oles<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kutu air dapat diobati dengan obat antijamur oles, seperti\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/miconazole\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"><em>miconazole<\/em><\/a>,\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/clotrimazole\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"><em>clotrimazole<\/em><\/a>, atau\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/terbinafine\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"><em>terbinafine<\/em><\/a>. Obat ini juga banyak tersedia di apotek. Pengobatan ini biasanya berlangsung selama 1\u20132 minggu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum menggunakan\u00a0obat kutu air di kaki, bersihkan kaki terlebih dahulu dengan air mengalir dan sabun, lalu keringkan hingga sela-sela jari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, oleskan\u00a0salep kutu air\u00a0atau krim secukupnya di bagian kaki yang terinfeksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diamkan beberapa saat hingga obat tampak mengering. Anda pun tidak dianjurkan untuk langsung memakai sepatu yang tertutup.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Obat_antijamur_minum\"><\/span>2. Obat antijamur minum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski jarang terjadi, kutu air dapat semakin meluas ke area kulit lainnya, seperti paha, perut, tangan, atau bahkan rambut. Hal ini lebih sering terjadi pada kondisi imunitas tubuh yang lemah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dokter akan meresepkan obat antijamur yang diminum apabila infeksi sudah tidak terkendali lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain pengobatan di atas, apabila di lokasi infeksi timbul luka borok atau lepuhan berisi nanah, kondisi tersebut kemungkinan dipicu oleh infeksi selain jamur, misalnya infeksi bakteri di kulit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mengatasinya, dokter akan meresepkan obat\u00a0<a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/antibiotik\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">antibiotik<\/a>, baik dalam bentuk salep atau obat minum, tergantung keparahan penyakitnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Larutan_garam\"><\/span>3. Larutan garam<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda juga bisa\u00a0merendam kaki\u00a0ke dalam air yang sudah dicampur dengan garam laut. Anda pun bisa mencampurnya dengan\u00a0<em>tea tree oil<\/em>, cuka, atau serbuk teh hijau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun yang perlu dibahami adalah larutan garam bukan untuk mengobati jamur, namun hanya mengurangi rasa gatal dan perih ang terjadi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mencegahnya\"><\/span>Cara Mencegahnya<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjaga tingkat sanitasi kolam renang seharusnya sudah lebih dari cukup untuk membunuh jamur penyebab penyakit tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal lain yang perlu diingat adalah anda harus membersihkan secara menyeluruh dek atau area di sekitar kolam renang sesuai jadwal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun air kolam renang telah disanitasi, area di sekitar kolam renang akan selalu terpapar kelembapan. Sementara itu, jamur sangat menyukai kelembapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai tips, jika anda suka ke kolam renang umum, pastikan untuk memakai sandal jepit untuk mencegah hal ini terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan tentang masalah kutu air yang timbul setelah berenang. Dengan mengetahui penjelasan ini, anda semakin paham bukan mengapa kolam harus dirawat dengan baik?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda kesulitan melakukan perawatan kolam renang, anda bisa hubungi Dimulti Pool. Kami adalah kontraktor kolam renang profesional yang berpengalaman belasan tahun.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain konsultasi dan pembangunan, kami juga menyediakan jasa perawatan kolam renang dan siap membantu anda membasmi penyebab masalah kutu air! &lt;DP><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Baca artikel ini untuk mengetahui segala hal tenatang kutu air berikut cara pengobatan dan mencegah kolam renang anda jadi penyebabnya.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1761,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[760],"tags":[31,77,143],"class_list":["post-1760","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-filter-kolam-renang","tag-kolam-renang","tag-perawatan-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1760","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1760"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1760\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1761"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1760"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1760"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1760"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}