{"id":1482,"date":"2024-06-15T03:56:13","date_gmt":"2024-06-15T03:56:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=1482"},"modified":"2025-12-31T08:54:26","modified_gmt":"2025-12-31T08:54:26","slug":"membasmi-serbuk-sari-di-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membasmi-serbuk-sari-di-kolam-renang\/","title":{"rendered":"4 Langkah Basmi Serbuk Sari di Kolam Renang yang Bikin Kotor"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membuat tampilan kolam renang jadi makin cantik banyak caranya. Salah satunya dengan menanam tumbuhan di area kolam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hijaunya warna daun hingga warna-warni bunga yang tumbuh membuat pemandangan kolam renang jadi mempesona.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi, ada satu masalah yang sering dikeluhkan owner ketika punya landscape kolam renang seperti ini. Ya, guguran serbuk sari di kolam renang dari bunga yang tumbuh di area sekitar kolam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan daun, serbuk sari punya bentuk yang lebih kecil. Bagian bunga ini juga membuat pusing kalau sampai tersedot ke pompa kolam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan ditanya lagi, guguran serbuk sari juga bikin kolam renang jadi kotor. Landscape indah kini malah jadi tidak sedap dipandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami akan menjelaskan bagaimana mencegah masalah serbuk sari di kolam renang yang membuat kolam jadi kotor. Baca terus artikel ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membasmi-serbuk-sari-di-kolam-renang\/#Tanda_Adanya_Serbuk_Sari_di_Kolam_Renang\" >Tanda Adanya Serbuk Sari di Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membasmi-serbuk-sari-di-kolam-renang\/#Mencegah_Masalah_Serbuk_Sari_di_Kolam_Renang\" >Mencegah Masalah Serbuk Sari di Kolam Renang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membasmi-serbuk-sari-di-kolam-renang\/#1_Gunakan_Pool_Cover_Cegah_Serbuk_Sari_Jatuh_ke_Kolam\" >1. Gunakan Pool Cover, Cegah Serbuk Sari Jatuh ke Kolam<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membasmi-serbuk-sari-di-kolam-renang\/#2_Nyalakan_Pompa_Sepanjang_Hari\" >2. Nyalakan Pompa Sepanjang Hari<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membasmi-serbuk-sari-di-kolam-renang\/#3_Bersihkan_Kolam_Renang\" >3. Bersihkan Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membasmi-serbuk-sari-di-kolam-renang\/#4_Menggunakan_Chemical_atau_Bahan_Kimia_Tertentu\" >4. Menggunakan Chemical atau Bahan Kimia Tertentu<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/membasmi-serbuk-sari-di-kolam-renang\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tanda_Adanya_Serbuk_Sari_di_Kolam_Renang\"><\/span>Tanda Adanya Serbuk Sari di Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena ukurannya yang sangat kecil, banyak yang masih menyalahartikan adanya serbuk sari di kolam renang sebagai alga atau ganggang hijau. Padahal, keduanya sangat berbeda. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alga biasanya berwarna hijau, sedangkan serbuk sari berwarna kuning tua. Namun, memang sulit untuk membedakan antara hijau dan kuning, terutama jika air dan cahaya mendistorsi penampilannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk membedakannya, alga biasanya akan membuat dinding, tangga kolam renang, dan anak tangga terasa berlendir saat anda menyentuhnya. Sebaliknya, serbuk sari tidak akan membuat kolam terasa berlendir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kebanyakan keadaan, serbuk sari tidak akan menempel pada dinding kolam renang yang terendam air, tepat di atas permukaan air. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Serbuk sari juga biasanya mengendap di area kolam yang rendah, atau dinding tempat permukaan air mungkin sedikit menurun karena penguapan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski cenderung lebih mudah diidentifikasi oleh mata, sifat serbuk sari yang halus membuatnya tidak dapat diambil atau ditangkap dengan tangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mencegah_Masalah_Serbuk_Sari_di_Kolam_Renang\"><\/span>Mencegah Masalah Serbuk Sari di Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buat anda yang punya masalah serbuk sari di kolam renang, ini 4 langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kolam renang jadi kotor. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Gunakan_Pool_Cover_Cegah_Serbuk_Sari_Jatuh_ke_Kolam\"><\/span>1. <strong>Gunakan Pool Cover, Cegah Serbuk Sari Jatuh ke Kolam<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menggunakan cover bisa jadi cara paling efektif untuk menangkal guuran serbuk sari masuk ke koam renang anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasang cover saat kolam renang tidak digunakan. Selain itu, anda perlu tau kapan waktu salah satu bagian bunga itu berguguran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pohon-pohon melepaskan serbuk sari mereka di pagi hari sekitar waktu subuh. Jumlahnya mencapai puncaknya di pagi hingga siang hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, serbuk sari yang terbawa udara paling banyak menyebar saat cuaca hangat dan kering.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat melepas penutup, penting diingat bahwa pengotor alami ini juga dapat jatuh ke dalam kolam. Karena itu, bersihkan terlebih dahulu sebelum anda menggulungnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Menggunakan selang air untuk menyiramnya bisa jadi cara efektif melakukannya. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Nyalakan_Pompa_Sepanjang_Hari\"><\/span>2. <strong>Nyalakan Pompa Sepanjang Hari<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda memutuskan menggunakan landscape tumbuhan bunga di sekitar kolam renang, satu hal yang harus dikorbankan, apalagi kalau anda tidak punya cover, adalah pompa renang harus tetap menyala.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan mengoperasikan pompa, air akan terus berputar melalui filter dan serbuk sari yang mengendap di permukaan air dapat tertangkap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi, jangan lupa juga untuk membersihkan filter secara berkala karena pasti banyak penumpukan serbuk sari di sana. Ini dilakukan supaya pompa tidak rusak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Luangkan waktu ekstra untuk melepas filter pompa &nbsp;dan menyemprotnya untuk menghilangkan berbagai kotoran dari serat-seratnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Bersihkan_Kolam_Renang\"><\/span>3. <strong>Bersihkan Kolam Renang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika dirasa masih kotor meski sudah menyalakan pompa sepanjang hari, langkah berikutnya adalah membersihkan kolam renang. Ya, mau tidak mau.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu diingat, ukuran serbuk sari cukup kecil untuk digunakan menggunakan saringan biasa. Karena itu, gunakan saringan mesh ukuran micro untuk treatment ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara lain untuk membersihkan kolam, dengan sedikit usaha, adalah dengan menggunakan kaus kaki. Ya, anda tidak salah baca. Kaus kaki punya pori-pori yang kecil jadi cocok jadi saringan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Menggunakan_Chemical_atau_Bahan_Kimia_Tertentu\"><\/span>4. <strong>Menggunakan Chemical atau Bahan Kimia Tertentu<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika penumpukan komponen bunga ini masih menjadi masalah bahkan setelah disaring dengan kaus kaki, sistem filtrasi maksimal, dan cover yang banyak, langkah terakhir adalah menggunakan bahan kimia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada berbagai metode dan campuran yang dapat digunakan tergantung pada tingkat keparahan masalah tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa senyawa kimia memiliki kemampuan untuk menggumpalkan serbuk sari menjadi satu kelompok saat berada di dalam air. Dengan begitu, anda bisa membersihkannya dalam sekali serokan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Senyawa kimia lain ketika diaplikasikan akan bertindak sebagai agen pengikat untuk semua kontaminan kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ikatan ini berbentuk suspensi atau jeli yang secara bertahap mengambil serbuk sari saat menyentuh permukaan air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsultasikan dengan kontraktor kolam renang anda untuk mengetahui cara yang tepat penggunaan bahan kimia ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu diingat pula bahwa penggunaan bahan kimia beresiko membuat peralatan kolam renang rusak. Selain itu, kadar air bisa terganggu.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan tentang bagaimana mengatasi sekaligus mencegah asalah serbuk sari di kolam renang. Meski kotoran ini kecil, bisa berbahaya jika dibiarkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang terpenting, anda tetap harus melakukan <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penjelasan-basic-perawatan-kolam-renang\/\">perawatan kolam renang<\/a> secara rutin untuk memastikan setiap kotoran, termasuk serbuk sari, tidak mengotori kolam renang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda memiliki kesibukan atau belum memahami melakukannya, jangan ragu menggunakan jasa perawatan kolam renang dari Dimulti Pool. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami adalah kontraktor kolam renang profesional yang berpengalaman di bidang ini selama belasan tahun. Jadi, soal hasil dan kualitas layanan, tidak perlu diragukan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kami akan menjelaskan bagaimana mencegah masalah serbuk sari di kolam renang yang membuat kolam jadi kotor. <\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1488,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[756],"tags":[750,1047,1046],"class_list":["post-1482","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-panduan","tag-kolam","tag-kotor","tag-serbuk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1482","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1482"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1482\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1482"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1482"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1482"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}