{"id":1443,"date":"2024-06-13T07:53:05","date_gmt":"2024-06-13T07:53:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=1443"},"modified":"2025-12-31T08:57:30","modified_gmt":"2025-12-31T08:57:30","slug":"proyek-kolam-renang-mungil-nan-estetik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/proyek-kolam-renang-mungil-nan-estetik\/","title":{"rendered":"Inspirasi Kolam Renang: Proyek Kolam Renang Mungil Nan Estetik"},"content":{"rendered":"\n<p>Dimulti Pool kembali mengerjakan kolam renang mungil yang bisa disebut berukuran mini. Tapi, soal estetika pastinya juara.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/semua-tentang-kolam-renang-pribadi\/\">Kolam renang pribadi<\/a> ini milik Bapak Arief. Pembangunannya berlokasi di Kota Wisata Cibubur Cluster San Fransisco.<\/p>\n\n\n\n<p>Senior Engineer Dimulti Pool, Ahmad Arifin, mengawal proyek ini. Ia juga yang berdiskusi langsung dengan Pak Arief untuk mencapai hasil yang diharapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingin tau bagaimana kolam renang mungil nan cantik ini dibangun? Simak artikel ini. Jika anda ingin membangun kolam renang dengan lahan terbatas, ini bisa jadi inspirasi buat anda!<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/proyek-kolam-renang-mungil-nan-estetik\/#Ukuran_Kolam_Renang_Mungil\" >Ukuran Kolam Renang Mungil<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/proyek-kolam-renang-mungil-nan-estetik\/#Sistem_Sirkulasi\" >Sistem Sirkulasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/proyek-kolam-renang-mungil-nan-estetik\/#Sistem_Pemipaan\" >Sistem Pemipaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/proyek-kolam-renang-mungil-nan-estetik\/#Trap_Tangga\" >Trap Tangga<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/proyek-kolam-renang-mungil-nan-estetik\/#Finishing\" >Finishing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/proyek-kolam-renang-mungil-nan-estetik\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ukuran_Kolam_Renang_Mungil\"><\/span>Ukuran Kolam Renang Mungil<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti disebutkan , kolam renang milik Pak Arief ini berukuran mini. Panjangnya sekitar 7 meter lebih dengan lebar yang tak sampai 3 meter.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, kedalaman yang diinginkan terdapat elevasi. Paling dangkal sedalam 125 cm sementara paling dalam 130 cm.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski&nbsp; terlihat mungil, sudah terlihat jika desain kolam ini dibuat dengan rapih. Pak Arief mampu memanfaatkan area kecil menjadi tempat yang menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sistem_Sirkulasi\"><\/span>Sistem Sirkulasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Kolam renang Pak Arief ini didesain menggunakan sistem sirkulasi skimmer mengingat ukuran lahan yang cukup sempit.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan overflow, sistem skimmer tidak butuh balancing tank dan gutter yang akan membutuhkan lahan lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk proses sirkulasinya, air akan masuk ke skimmer box kemudian difilter dan masuk lagi ke kolam. Skimmer box sendiri tidak besar, hanya membutuhkan luas 10 sampai 20 cm persegi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem Skimmer sendiri terdiri dari serangkaian bukaan yang dibangun di dinding kolam renang. Tujuannya untuk menyedot air ke sistem saluran.<\/p>\n\n\n\n<p>Air yang tertampung kemudian masuk ke sistem filtrasi untuk dibersihkan. Setelah air bersih akan dialirkan kembali ke kolam renang melalui nozzle inlet.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sistem_Pemipaan\"><\/span>Sistem Pemipaan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Arifin menjelaskan, Dimulti Pool memasang pipa berukuran 1,5 inch (diameter sekitar 4,5 cm) untuk kolam renang Pak Arief. Ini adalah ukuran standar terkecil mengingat ukuran kolam yang mini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, kata Arifin, Dimulti Pool selalu menggunakan jenis pipa yang kuat, yakni pipa JIS&nbsp;<em>(Japanese Industrial Standard)<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau kiita minimal itu pakai standar pipa jis, yang standar Jepang Industri, yang warna hitam. Kemudian penggunaan itu, kita harus yang AW. Knee pun sama. Hampir semua harus pakai yang AW,\u201d jelas Arifin.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan tanpa alasan pemilihan pipa jenis ini. Arifin menyebut pipa PVC biasa (biasanya warna puith) punya ketabalan dan bahan dengan kualitas lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu hal yang diantisipasi adalah ketika ada pergerakan tanah. Pipa JIS cenderung lebih kuat menahan pergeseran akibat peristiwa tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPipa kalau pakai yang putih banyak kendala. Utamanya kalau tipe tanahnya diuruk, nah si pipa itu kalau tanah turun juga ikut turun. Itu karena ketebalan dan bahannya juga,\u201d jelas Arifin.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"331\" src=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Pembangunan-Kolam-Renang-Pak-Arief-di-Kota-Wisata-Cibubur-2.png\" alt=\"sistem pemipaan kolam renang\" class=\"wp-image-1444\" srcset=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Pembangunan-Kolam-Renang-Pak-Arief-di-Kota-Wisata-Cibubur-2.png 500w, https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Pembangunan-Kolam-Renang-Pak-Arief-di-Kota-Wisata-Cibubur-2-300x199.png 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Selain itu, Arief menjelaskan kalau pipa JIS lebih kuat ketika diinjak atau terinjak. Dalam proses konstruksi sendiri tak sengaja menginjak saluran pipa lumrah terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTerus kalau misalkan kena tempaan garpu untuk membersihkan taman, nah potensi untuk keruskaan pipa jis ini minim banget. Karena kalau diinjak pun gak akan pecah,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Keuntungan lain menggunakan pipa JIS adalah kemudahan instalasi ketika ingin mengganti jenis kolam renang, utamanya kolam air panas.<\/p>\n\n\n\n<p>Arifin memaparkan, Pipa JIS punya ketahanan terhadap panas yang lebih baik ketimbang pipa PVC.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena kalau sewaktu-waktu dia pakai air panas pun, dia sudah mumpuni. Pipa itu cukup untuk panas standar ya, gak sampai di atas 50 derajat celcius,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, kolam renang Pak Arief akan dipasangkan meisn pompa berukuran 1 hp. Ini juga jadi standar terkecil dari konstruksi oleh Dimulti Pool. Ukuran yang mini berpengaruh dalam hal ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau pipa menyesuaikan kubikasi air. Semakin besar kubikasinya semakin berbeda. Misalkan ada kolam rennag ukuran 18 x 7,5, itu menggunakan 3 hp, dengan pipa ukuran 2 inch,\u201d jelas Arifin.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau ukuran 7 X 3 ya 1hp. Rata-rata ukuran pipanya 1,5 inch, diameter 4,5 cm. Sistem sirkulasi skimmer atau overflow gak ngaruh,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Trap_Tangga\"><\/span>Trap Tangga<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menambah cantik tampilan, Pak Arief memutuskan untuk menggunakan tangga inground yang dibuat senada kostruksi kolam renang. Sesuai request, tangga akan dibentuk 3 trap.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembuatan trap tangga ini juga berfungsi memudahkan akses ke kolam rnang. Apalagi jika memiliki anak kecil, penggunaan fitur ini membuat kolam lebih aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembuatan trap tangga sendiri dilakukan setelah konstruksi utama kolam renang selesai. Hal ini untuk memudahkan penempatan pembangunannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak ada perlakukan khusus untuk membuat fitur ini. Kalau mau lebih cantik, bisa variasikan finishing khusus untuk trap tangga.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Finishing\"><\/span>Finishing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Finishing kolam renang mungil nan cantik ini akan menggunakan mozaik. Dimulti Pool sendiri selalu merekomendasikan ukuran kepingan mozaik minimal 5 cm agar lebih awet. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai inspirasi buat anda para pembaca ketika membuat kolam renang, bisa meniru desain yang Pak Arief inginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Alih-alih menggunakan andesit warna hitam yang umum digunakan, Pak Arief meminta untuk memasang pinggiran kolam dengan warna senada kolam utama. Sementara bahannya bisa menyesuaikan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMozaik putih atasnya, kalau bawahnya yang biru paling muda. Kecerahannya hampir mendekati putih. Biar gak ada perbedaan warna antara pinggiran kolamnya,\u201d kata Pak Arief.<\/p>\n\n\n\n<p>Pak Arief menjelaskan pemilihan warna tersebut juga menyesuaikan konsep kolam renang yang semi outdoor.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena ada bagian yang tertutup, jelas Pak Arief, penggunaan warna yang terlalu gelap akan membuat area kolam renang nampak suram.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKalau lahannya luas (menggunakan andesit hitam) mungkin bagus. Ini kan nanti temboknya putih juga. Kita kan memang konsep putih. Kalau ada hitam jadi kurang bagus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pak Arief sendiri meminta untuk menggunakan mozaik kombinasi. Sesuai desain yang ia inginkan, mozaik warna biru muda digunakan untuk dinding kolam utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, warna putih dengan pilihan bahan batu alam atau keramik diaplikasikan pada pinggiran kolam.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, sekitar 3 kepingan mozaik warna putih diaplikasikan di dinding paling atas, di bawah pinggiran kolam.<\/p>\n\n\n\n<p>Arifin merekomendasikan untuk membuat kepingan paling atas mozaik tersebut berada di ketinggian di bawah permukaan air. Hal ini untuk meminimalisir visual belang saat pembangunan selesai.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah gambaran pembangunan kolam rennag milik Pak Arief yang berukuran mini namun sangat istimewa.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembuatan kolam renang mungil ini sudah berjalan sekitar tiga minggu dengan target penyelesaian dalam dua bulan ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembangunannya juga berbarengan dengan pembangunan rumah Pak Arief. Jadi, akan ada beberapa situasi yang tidak bisa dikerjakan berbarengan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Begitulah tahapan membuat koam renang mungil tersebut. Semoga bisa jadi inspirasi untuk anda ketika ingin membuat fasilitas ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Yang jelas, pastikan pembuatannya dilakukan oleh kontraktor kolam renang profesional dengan teknisi berpengalaman seperti Dimulti Pool. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ingin tau bagaimana kolam renang mungil nan cantik ini dibangun? Simak artikel ini untuk mendapatkan informasi sekaligus inspirasi.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1445,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[33,253,77,53],"class_list":["post-1443","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pembuatan","tag-filter-kolam","tag-finishing","tag-kolam-renang","tag-mozaik-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1443","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1443"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1443\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}