{"id":1414,"date":"2024-06-12T10:22:07","date_gmt":"2024-06-12T10:22:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=1414"},"modified":"2025-12-31T08:58:34","modified_gmt":"2025-12-31T08:58:34","slug":"menurunkan-keasaman-air-kolam-renang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/","title":{"rendered":"Menurunkan Keasaman Air Kolam Renang, Perhatikan Hal Ini"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menjaga keseimbangan kadar air kolam renang adalah tugas yang cukup berat. Anda harus sering melakukan pengujian dan penyesuaian kadar tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu parameter <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/uji-kadar-ph-kolam-renang\/\">pengujian kadar air kolam renang<\/a> yang harus diperiksa adalah tingkap pH. Yang sering terjadi, kadar pH ini terlalu tinggi. Hal ini bisa karena imbas treatment lain yang dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yang jelas, jika kadar pH terlalu tinggi maka air akan lebih asam. Ada banyak masalah kesehatan yang terjadi jika kita berenang di kolam yang seperti ini. Jadi, anda harus segera menurunkan keasaman air kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, anda harus rutin melakukan agar tingkat keasaman air kolam renang dalam batas yang ideal. Oh iya, parameter ini tetap penting untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini aka membahas berbagai hal tentang keasaman air kolam renang berikut cara menurunkannya untuk membuat kolam tetap ideal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Simak terus artikel ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#Apa_Itu_pH\" >Apa Itu pH?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#Bahaya_Keasaman_Kolam_Renang_Terlalu_Tinggi\" >Bahaya Keasaman Kolam Renang Terlalu Tinggi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#1_Kerusakan_Bagian_Kolam_Renang\" >1. Kerusakan Bagian Kolam Renang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#2_Bahaya_Kesehatan\" >2. Bahaya Kesehatan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#Penyebab_Keasaman_Terlalu_Tinggi\" >Penyebab Keasaman Terlalu Tinggi<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#1_Hujan\" >1. Hujan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#2_Ketidakseimbangan_KimiawiKadar_Air\" >2. Ketidakseimbangan Kimiawi\/Kadar Air<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#3_Kolam_Renang_Terlalu_Sering_Digunakan\" >3. Kolam Renang Terlalu Sering Digunakan<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#Tips_untuk_Menurunkan_Keasaman_Air_Kolam_Renang\" >Tips untuk Menurunkan Keasaman Air Kolam Renang<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#1_Uji_Kadar_Air\" >1. Uji Kadar Air<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#2_Tambahkan_Soda_Ash\" >2. Tambahkan Soda Ash<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#3_Mengangin-anginkan_Air_untuk_Menurunkan_Keasaman_Air_Kolam_Renang\" >3. Mengangin-anginkan Air untuk Menurunkan Keasaman Air Kolam Renang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/menurunkan-keasaman-air-kolam-renang\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_Itu_pH\"><\/span>Apa Itu pH?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena keasaman air kolam renang sangat erat hubungannya dengan tingkat pH, kita perlu memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan parameter tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sederhananya, pH adalah tingkat keasaman suatu zat, baik itu padatan atau cairan. Keasaman zat sendiri akan berpengaruh terhadap lingkungannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam air kolam renang, keasaman zat akan mempengaruhi efektivitas chemical yang digunakan untuk perawatan kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">pH sendiri dibagi menjadi tiga kategori. pH netral berada di angka 7, pH asam ada di bawah 7 dan pH basa ada di atas 7.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bahaya_Keasaman_Kolam_Renang_Terlalu_Tinggi\"><\/span>Bahaya Keasaman Kolam Renang Terlalu Tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asam adalah zat apa pun yang melepaskan proton ketika terendam dalam air. Karena tubuh terdiri dari lebih dari 70% air, perubahan kecil pada keasaman dapat berdampak negatif pada kesehatan anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, penting untuk menjaga kadar keasaman air kolam renang jika tidak mau berbagai masalah kesehatan menyerang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keasaman diukur dalam tingkat pH. Tingkat keasaman dan pH memiliki hubungan terbalik. Semakin rendah angka pH, semakin tinggi keasamannya. Sebagai contoh, apa pun di bawah 7 pH dianggap asam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jadi, apa yang terjadi jika pH kolam renang anda di bawah 7? Berikut uraian selengkapnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kerusakan_Bagian_Kolam_Renang\"><\/span>1. Kerusakan Bagian Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Konsekuensi utama dari keasaman kolam yang tinggi adalah korosi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setiap bagian logam akan perlahan-lahan terkikis. Bagian tersebut termasuk pompa, filter, pembersih, dan pemanas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air asam juga dapat menyerang plester atau acian kolam renang yang berada di dalam tanah atau menyebabkan lapisan menjadi rapuh dan retak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Bahaya_Kesehatan\"><\/span>2. Bahaya Kesehatan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air asam juga membuat berenang menjadi tidak nyaman bahkan membahayakan jika anda memaksakan untuk berenang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gejala umum dari paparan asam pada tubuh adalah mata merah dan gatal. Anda juga bisa mengalami kulit kering dan ruam setelah berenang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Keasaman_Terlalu_Tinggi\"><\/span>Penyebab Keasaman Terlalu Tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penambahan atau perubahan apa pun pada kandungan bahan kimia pada air kolam renang akan mempengaruhi tingkat pH.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah terjadi perubahan cuaca, perawatan rutin dengan bahan kimia, atau penggunaan kolam renang, ada baiknya periksa kadar pH.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Hujan\"><\/span>1. Hujan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Air hujan secara alami bersifat asam. Karena itu, anda mungkin melihat keasaman kolam renang meningkat setelah hujan besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Ketidakseimbangan_KimiawiKadar_Air\"><\/span>2. Ketidakseimbangan Kimiawi\/Kadar Air<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua yang anda tambahkan ke kolam renang akan bereaksi dengan yang lainnya. Sering kali ada selusin variabel berbeda yang berinteraksi pada waktu tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kolam_Renang_Terlalu_Sering_Digunakan\"><\/span>3. Kolam Renang Terlalu Sering Digunakan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tubuh manusia juga mempengaruhi keasaman air kolam renang. Tabir surya dan keringat sering kali menjadi penyebab utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Disarankan untuk memeriksa tingkat pH setelah mengadakan kegiatan di kolam renang besar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_untuk_Menurunkan_Keasaman_Air_Kolam_Renang\"><\/span>Tips untuk Menurunkan Keasaman Air Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini adalah beberapa langkah yang perlu anda lakukan untuk menurunkan keasaman kolam renang. Pastikan dilakukan dengan tepat. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Uji_Kadar_Air\"><\/span>1. Uji Kadar Air<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memastikan kadar air mengalami tingkat keasaman terlalu tinggi, ada baiknya diuji dulu. Pengujan biasanya melakukan test kit dengan indikator warna untuk menunjukkan tingkat pH.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa gejala keasaman dapat terjadi pada klorin yang tinggi atau kontaminasi ganggang tertentu. Pastikan melakukan pengujian rutin untuk mengukur tingkat keasaman kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Tambahkan_Soda_Ash\"><\/span>2. Tambahkan Soda Ash<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika tingkat pH kolam renang rendah, soda ash adalah cara umum untuk mengurangi keasaman. Soda ash adalah bahan yang sangat basa yang larut dengan baik di dalam air dan meninggalkan jejak minimal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menambahkan bahan yang sangat basa akan meningkatkan tingkat pH air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengangin-anginkan_Air_untuk_Menurunkan_Keasaman_Air_Kolam_Renang\"><\/span>3. Mengangin-anginkan Air untuk Menurunkan Keasaman Air Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Metode ini jarang dilakukan tapi cukup efektif. Aerasi melibatkan pemaparan air sebanyak mungkin ke udara terbuka. Proses ini membutuhkan waktu lebih dari satu jam, bahkan terkadang berhari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengangin-anginkan air dapat dilakukan dengan menyalakan fitur air, mengarahkan pancaran air ke permukaan, atau menambahkan pipa aerasi di atas pancuran air.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan tentang bagaimana menurunkan keasaman air kolam renang yang bisa anda lakukan. Ini perlu segera ditangani agar kolam renang tetap aman dan nyaman digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlu dipahami jika menurunkan keasaman air kolam renang ini juga menggunakan bahan kimia atau obat kolam renang. Pastikan melakukannya dengan hati-hati. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda ragu melakukannya, bisa menggunakan jasa perawatan kolam renang yang disediakan oleh Dimulti Pool. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dimulti Pool sendiri adalah kontraktor kolam renang profesional dan berpengalaman selama belasan tahun. Kami tidak hanya melayani pembuatan, tapi juga instalasi, renovasi, termasuk perawatan kolam renang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada banyak masalah kesehatan yang terjadi jika kita berenang di kolam yang seperti ini. Jadi, anda harus segera menurunkan keasaman air kolam renang.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1415,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[1017,280],"class_list":["post-1414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perawatan","tag-menurunkan","tag-ph"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1414"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1414\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}