{"id":1283,"date":"2024-06-08T03:26:35","date_gmt":"2024-06-08T03:26:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=1283"},"modified":"2025-12-31T09:05:03","modified_gmt":"2025-12-31T09:05:03","slug":"langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/","title":{"rendered":"Langkah Ampuh Menjernihkan Kolam Renang Keruh"},"content":{"rendered":"\n<p>Begini langkah ampuh untuk menjernihkan kolam renang keruh berikut penyebab dan cara mencegahnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai pemilik kolam renang, pastinya anda ingin bisa digunakan kapan saja. Selain itu, anda pasti juga ingin airnya bersih, jernih, dan bebas dari masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu saja, dengan perawatan kolam renang yang teratur, air kolam renang dapat tetap jernih, sehat, dan aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, jika anda mendapati air kolam keruh dan tidak bisa menjernihkannya, kami memiliki beberapa saran yang bisa dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#Penyebab_Air_Kolam_Renang_Keruh\" >Penyebab Air  Kolam Renang Keruh<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#1_Kandungan_Fosfat_dan_Nitrat\" >1. Kandungan Fosfat dan Nitrat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#2_Kekurangan_Kaporit\" >2. Kekurangan Kaporit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#3_Kadar_pH_Tidak_Ideal\" >3. Kadar pH Tidak Ideal<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#Menjernihkan_Kolam_Renang_Keruh\" >Menjernihkan Kolam Renang Keruh<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#1_Menjernihkan_Air_karena_Kadar_Fosfat_dan_Nitrat_Terlalu_Tinggi\" >1. Menjernihkan Air karena Kadar Fosfat dan Nitrat Terlalu Tinggi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#2_Menjernihkan_Air_karena_pH_Tidak_Ideal_atau_Kaporit_Terlalu_Sedikit\" >2. Menjernihkan Air karena pH Tidak Ideal atau Kaporit Terlalu Sedikit<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#Mencegah_Air_Kolam_Renang_Keruh\" >Mencegah Air Kolam Renang Keruh<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#1_Mencegah_Kaporit_Terlalu_Rendah\" >1. Mencegah Kaporit Terlalu Rendah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#2_Mencegah_pH_Tidak_Ideal\" >2. Mencegah pH Tidak Ideal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#3_Menggunakan_Cover_Kolam_Renang\" >3. Menggunakan Cover Kolam Renang<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/langkah-menjernihkan-kolam-renang-keruh\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penyebab_Air_Kolam_Renang_Keruh\"><\/span>Penyebab Air  Kolam Renang Keruh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa penyebab air kolam renang anda bisa berwarna keruh. Simak penjelasannya berikut ini sebelum melakukan langkah penjernihan yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kandungan_Fosfat_dan_Nitrat\"><\/span>1. Kandungan Fosfat dan Nitrat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Penyebab air kolam renang berwarna keruh seperti susu bisa karena kandungan Fosfat dan nitrat. Keduanya bisa menjadi media yang baik ganggang untuk tumbuh.<\/p>\n\n\n\n<p>Fosfat dan nitrat sendiri bersifat asam. Kedua zat ini umum ditemukan pada air hujan yang bersifat asam juga. Karena itu, setelah hujan biasanya air kolam renang akan keruh. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika kadar fosfat dan nitrat anda tinggi, air akan menjadi keruh, dan pertumbuhan ganggang akan sulit dihentikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kolam anda mungkin menjadi licin dan berlendir karena dipenuhi dengan ganggang yang berwarna hijau.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kekurangan_Kaporit\"><\/span>2. Kekurangan Kaporit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini adalah penyebab paling umum dan maish beruhubungan dengan penyebab yang pertama. Ketika kaporit kurang, maka kolam renang berpotensi menjadi keruh. <\/p>\n\n\n\n<p>Kandungan klorin dalam kaporit bertugas mengehentikan pertumbuhan mikroorganisme seperti ganggang hijau. Jika kurang, sebelum kolam berbuah jadi hijau, biasanya akan berkabut dulu. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Kadar_pH_Tidak_Ideal\"><\/span>3. Kadar pH Tidak Ideal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Hampir sama dengan penyebab yang kedua, kadar pH tidak ideal juga menyebabkan air keruh. Ini juga berhubungan dnegan petumbuhan ganggang hijau. <\/p>\n\n\n\n<p>Ganggang hijau akan sangat suka tumbuh di air kolam renang yang bersifat basa. Karena itu, ketika berkabut, bisa jadi pH air kolam renang anda terlalu tinggi. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Menjernihkan_Kolam_Renang_Keruh\"><\/span>Menjernihkan Kolam Renang Keruh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada dua cara menjernihkan kolam renang keruh berdasarkan penyebab yang kami sebutkan di atas. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk penjernihan karena kadar fosfat dan nitrat tinggi berbeda dengan cara yang dilakukan untuk mengatasi masalah kadar pH tidak ideal atau kaporit terlalu sedikit. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menjernihkan_Air_karena_Kadar_Fosfat_dan_Nitrat_Terlalu_Tinggi\"><\/span>1. Menjernihkan Air karena Kadar Fosfat dan Nitrat Terlalu Tinggi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Segera lakukan pengujian kadar fosfat dan nitrat. Jika kadarnya terlalu tinggi, Anda perlu membilas filter kolam renang secara menyeluruh, menggunakan penghilang fosfat dan nitrat sesuai dosis pada label.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, jalankan filter air secara terus menerus selama 48 jam kemusian membilasnya lagi dan lakukan pengujian ulang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika perlu, tambahkan lebih banyak penghilang bahan kimia lain dan ulangi langkah-langkah di atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana jika kolam renang keruh tapi kadar bahan kimia di dalamnya baik-baik saja? Ada beberapa alasan yang jadi penyebabnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan filter kolam renang bekerja dengan benar dan efisien serta ukurannya tepat untuk kolam renang Anda. Jika filter sudah kotor, segera ganti.<\/p>\n\n\n\n<p>Anda juga bisa mencoba menggunakan flokulan seperti aluminium sulfat. Flokulan memastikan kotoran di air mengendap di dasar kolam. Setelah kotoran mengendap, Anda dapat menyedotnya, dan air akan menjadi lebih jernih.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai alternatif, anda juga bisa mengaplikasikan garam yang punya fungsi hampir sama seperti klorin namun lebih aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, penggunaan garam yang berlebih juga malah bisa membuat air keruh karena kandungan kalsium di dalamnya. Karena itu, gunakan kadar garam yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menjernihkan_Air_karena_pH_Tidak_Ideal_atau_Kaporit_Terlalu_Sedikit\"><\/span>2. Menjernihkan Air karena pH Tidak Ideal atau Kaporit Terlalu Sedikit<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Menjernihkan air karena masalah ini menggunakan tiga chemical, yakni Kaporit 90% granular, 1 kg, Soda Ash 2 Kg, dan HCL 5 liter.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, dosis ketiga chemical tersebut harus disesuaikan dengan ukuran kolam renang. Dosis di atas untuk ukuran kolam renang 60 meter kubik. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika sudah dapat perhitungan dosis yang tepat, berikut langkah tretamnet menjernihkan kolam renang keruh tersebut:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Pengujian kadar air, parameter klorin dan pH.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Kalau klorin rendah, tambah kaporit (tidak perlu dilarutkan). Kalau pH rendah, gunakan soda ash. Kalau pH tinggi, gunakan HCL.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Sirkulasikan air lebih lama dari biasanya (10-12 jam). Sebagai catatan, sirkulasi normal sekitar 6-8 jam. <\/p>\n\n\n\n<p>4. Uji ulang kadar air dan idealkan<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mencegah_Air_Kolam_Renang_Keruh\"><\/span>Mencegah Air Kolam Renang Keruh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mencegah air kolam renang keruh berarti kita harus meminimalisir penyebabnya. Karena itu, kita akan bagi poin ini jadi tiga bagian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Mencegah_Kaporit_Terlalu_Rendah\"><\/span>1. Mencegah Kaporit Terlalu Rendah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk mencegah kadar klorin dalam kaporit terlalu rendah adalah dengan melakukan pengujian kadar air. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda adalah pemilik kolam rumahan, uji kadar air tiap 3 hari sekali. Tapi, jika anada pemilik kolam renang umum, pengujian harus dilakukan setiap hari. <\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan standar baku mutu kualitas air kolam renang menurut Permenkes RI Nomor 32 tahun 2017 untuk chlorine pada kolam renang sebesar 1-1,5 mg\/l (ppm).<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, agar anda terhindar dari masalah ini, perlu tau dosis kaporit yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika diasumsikan dengan ukuran 4 X 10 X1,5 m = 60 m\u00b3, Kaporit granular 90% yang digunakan sebanyak 1\/2 \u2013 1 kg. Dosis tersebut tergantung ukuran kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya volume kolam renang anda adalah 25 meter kubik. Kita asumsikan lagi menggunakan dosis kaporit tertinggi untuk kolam 60 meter kubik, yakni 1 kg.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka, perhitungan dosis kaporit untuk mengatasi masalah air kolam renang berbusa di kolam dengan volume 25 meter kubik adalah sebagai berikut: 25 : 60 x 1 = 0,42 kg atau kita bulatkan menjadi 0,5 kg.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Mencegah_pH_Tidak_Ideal\"><\/span>2. Mencegah pH Tidak Ideal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Sama seperti kadar klorin dalam kaporit, anda harus melakukan pengujian kadar pH air kolam renang secara rutin dengan isntruksi yang sama seperti di atas. <\/p>\n\n\n\n<p>pH kolam renang yang sehat harus selalu berada di antara 7,35 dan 7,45. Skalanya Diukur dari 0 hingga 14, dengan 0 paling asam dan 14 paling basa.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika terlalu rendah, anda bisa menambahkan soda ash untuk menaikkannya. Jika terlalu tinggi, anda bisa menggunakan HCL untuk menurunkannya. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menggunakan_Cover_Kolam_Renang\"><\/span>3. Menggunakan Cover Kolam Renang<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Karena kolam renang keruh akibat kadar nitrat dan fosfat terlalu tinggi disebabkan karena hujan, satu-satunya cara adalah mencegah hujan masuk ke kolam renang.<\/p>\n\n\n\n<p>Menggunakan cover kolam renang akan sangat bermanfaat, apalagi buat anda yang berada di lingkungan dengan curah hujan tinggi. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Itulah penjelasan tentang cara menjernihkan kolam renang keruh berikut penyebab dan cara mencegahnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda pusing melakukannya, jangan ragu gunakan <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/kontraktor-kolam-renang\/\">jasa perawatan kolam renang<\/a> profesional dari Dimulti Pool untuk hasil yang lebih memuaskan. <\/p>\n\n\n\n<p>Pengalaman kami selama belasan tahun merawat berbagai jenis kolam renang bisa anda andalkan untuk membuat air jernih dan bersih kembali. Jadi, jangan ragu!<\/p>\n\n\n\n<p>Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Begini langkah ampuh untuk menjernihkan kolam renang keruh berikut penyebab dan cara mencegahnya. <\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1284,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[787],"tags":[33,807,693,77,789,143],"class_list":["post-1283","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-merawat","tag-filter-kolam","tag-jernih","tag-keruh","tag-kolam-renang","tag-menjernihkan","tag-perawatan-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1283","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1283"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1283\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1284"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}