{"id":1251,"date":"2024-06-07T02:30:31","date_gmt":"2024-06-07T02:30:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/?p=1251"},"modified":"2025-12-31T09:07:32","modified_gmt":"2025-12-31T09:07:32","slug":"mengatasi-air-kolam-renang-berkabut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi Air Kolam Renang Berkabut"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di artikel ini, kami akan memberikan penjelasan cara mengatasi air kolam renang berkabut, masalah yang cukup sering ditemukan oleh pemilik kolam renang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbagai masalah bisa terjadi pada air kolam renang. Kolam bisa kotor bahkan berbahaya. Kalau sudah begini, pastinya tidak sedap dipandang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu masalah yang sering terjadi pada kolam renang adalah air berkabut. Air nampak keruh dengan kabut di atasnya, membuat dasar kolam tidak lagi terlihat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Biasanya air kolam renang yang berkabut diakibatkan oleh lebih tingginya kadar pH di air kolam renang dibanding kadar klorin, atau di atas batas ideal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda punya masalah seperti ini, baca terus artikel ini untuk mengetahui cara mengatasinya dengan langkah <a href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/penjelasan-basic-perawatan-kolam-renang\/\">perawatan kolam renang<\/a> yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_84 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/#Mengatasi_Air_Kolam_Renang_Berkabut\" >Mengatasi Air Kolam Renang Berkabut<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/#1_Langkah_Awal\" >1. Langkah Awal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/#2_Menggunakan_Kaporit\" >2. Menggunakan Kaporit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/#3_Menggunakan_HCL\" >3. Menggunakan HCL<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/#4_Langkah_Akhir\" >4. Langkah Akhir<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/#Akibat_Kadar_pH_dan_Klorin_Tidak_Ideal\" >Akibat Kadar pH dan Klorin Tidak Ideal<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/#1_Kadar_pH_Tidak_Sesuai\" >1. Kadar pH Tidak Sesuai<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/#2_Kadar_Klorin_Tidak_Ideal\" >2. Kadar Klorin Tidak Ideal<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/mengatasi-air-kolam-renang-berkabut\/#Penutup\" >Penutup<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengatasi_Air_Kolam_Renang_Berkabut\"><\/span><strong>Mengatasi Air Kolam Renang Berkabut<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tanpa perlu penjelasan lebih panjang, berikut ini langkah apa saja yang perlu anda lakukan untuk mengatasi air kolam renang berkabut. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Langkah_Awal\"><\/span>1. <strong>Langkah Awal<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah pertama yang harus dilakukan adalah cek kadar klorin dan pH air. Cara yang paling mudah dan umum dilakaukan adalah menggunakan tes kit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pastikan kadar klorin dan pH sudah sesuai. pH ideal ada di kisaran 7.2 \u2013 7.6 ppm, sementara kadar klorin ideal di kisaran 1.0 \u2013 1.5 ppm.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Menggunakan_Kaporit\"><\/span>2. <strong>Menggunakan Kaporit<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengatasi masalah ini cukup mudah, cukup dengan menambahkan kaporit. Tapi sebelumnya kolam renang harus divakum untuk membersihkan dari kotoran atau debu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika menggunakan kaporit bubuk atau granular, sebaiknya diaduk dalam ember terlebih dahulu dan tunggu serbuknya mengendap. Setelah itu tuangkan air ke kolam. Lakukan langkah ini sebanyak 4 kali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaporit Granular punya kandungan yang cukup tinggi, mencapai 90%. Karena itu, batasi juga penggunannya saat melakukan treatment ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadar ideal yang digunakan adalah setengah kg kaporit bubuk granular untuk kolam renang ukuran 25 meter kubik atau punya volume 25 ribu liter air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau kebanyakan, air akan menjadi berwarna kuning. Hal ini dapat disebabkan dosis pemberian obat terlalu banyak atau kadar pH terlalu rendah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, kalau menggunakan kaporit tablet cukup pakai 2 atau 3 tablet.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah kolam renang sudah diberikan kaporit, nyalakan sistem filtrasi selama 8 jam atau waktu lebih lama dari yang biasa dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Menggunakan_HCL\"><\/span>3. <strong>Menggunakan HCL<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anda juga bisa menggunakan Asam Klorida atau HCL untuk menjernihkan kolam renang yang berkabut. HCL sama fungsinya dengan kaporit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tapi ingat, bahan kimia ini cukup keras. Ikuti langkah berikut biar aman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HCL biasanya berbentuk cairan. Tuangkan sebanyak 1liter pada kolam renang ukuran 25 meter kubik atau volume 25 ribu liter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhitungan ini harus disesuaikan dengan cara dikonversi sesuai dengan ukuran kolam renang anda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti disebutkan, HCL adalah bahan kimia yang cukup keras. Gunakan sarung tangan latex dan masker ketika menuangkannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Langkah_Akhir\"><\/span>4. <strong>Langkah Akhir<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah melakukan salah satu dari kedua cara di atas, anda harus mengecek kembali kadar pH dan klorin dalam air. Pastikan pH tidak lebih tinggi dari klorin.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Akibat_Kadar_pH_dan_Klorin_Tidak_Ideal\"><\/span>Akibat Kadar pH dan Klorin Tidak Ideal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti dijelaskan, air kolam renang yang berkabut biasanya disebabkan oleh kadar air kolam renang yang tidak seimbang, terutama kadar pH dan klorin kolam renang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penting untuk memastikan kadar pH dan klorin dalam air kolam renang tetap ideal. Selain mencegah dari kabut yang muncul, jika keduanya berlebihan bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kadar_pH_Tidak_Sesuai\"><\/span>1. Kadar pH Tidak Sesuai<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">pH sendiri menentukan kadar asam dalam air. Jika terlalu tinggi, berbahaya bagi perenang karena akan menimbulkan iritasi, gatal, hingga rasa terbakar usai berenang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadar asam yang terlalu tinggi juga bisa membuat pakaian renang anda cepat rusak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, kadar pH yang terlalu tinggi membuat korosi. Kerak bisa timbul di lantai kolam renang atau gagang tangga yang memakai bahan logam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebaliknya, jika kadar asam terlalu rendah bisa menimbulkan endapan kotoran. Ini bisa merusak filter mesin pompa air kolam jiak tersedot.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Kadar_Klorin_Tidak_Ideal\"><\/span>2. Kadar Klorin Tidak Ideal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beralih ke klorin, jika kadarnya tidak ideal pastinya akan membuat warna air kolam tidak jernih. Klorin sendiri berfungsi untuk menjernihkan air.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kadar klorin berlebih sama berbahayanya jika air terlalu asam, yakni bisa membuat perenang iritasi, gatal-gatal, dan kulit menjadi kering. Itulah penjelasan cara mengatasi air kolam renang berkabut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda mengalami masalah ini, jangan ragu berkonsultasi dengan Dimulti Pool untuk mendapatkan treatment yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Penutup\"><\/span>Penutup<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah penjelasan tentang bagaimana mengatasi air kolam renang berkabut yang bisa anda jadikan panduan ketika melakukan perawatan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, jika anda kesulitan melakukannya, jangan ragu menggunakan jasa perawatan kolam renang yang tersedia di Dimulti Pool. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim kami berpengalaman belasan tahun dalam melakukan treatment air kolam renang, termasuk mengatasi air kolam renang berkabut. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, soal hasil dan kualitas layanan, tidak perlu diragukan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor\u00a0WhatsApp\u00a00811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di artikel ini, kami akan memberikan penjelasan cara mengatasi air kolam renang berkabut, masalah yang cukup sering ditemukan.<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1252,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[787],"tags":[37,618,77,143],"class_list":["post-1251","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-merawat","tag-air-kolam-renang","tag-kabut-di-kolam-renang","tag-kolam-renang","tag-perawatan-kolam-renang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1251","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1251"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1251\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1252"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1251"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1251"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dimultipool.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1251"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}