Press "Enter" to skip to content

Tips Maintenance Kolam Renang Setelah Melakukan Treatment Awal

tips-maintenance-kolam-renang-setelah-treatment-awalMaintenance kolam renang perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga agar kolam tetap dalam kondisi yang baik. Kondisi kolam yang baik yaitu kondisi lantai, dinding, bibir dan air kolam semua bersih. Selain perawatan pada bagian kolam, pompa dan filter kolam renang juga perlu dibersihkan agar sirkulasi air tetap lancar.

Air kolam renang mudah sekali kotor atau berwarna hijau, khususnya pada saat pengisian pertama kali. Hal ini dikarenakan air yang digunakan untuk mengisi kolam kemungkinan membawa bakteri, kotoran, atau ganggang. Untuk itu, pada pengisian air pertama kali kolam renang perlu dilakukan treatment awal. Treatment awal ini perlu dilakukan setiap hari hingga air menjadi bersih dan bening. Setelah air bersih dan jernih, perlu dilakukan maintenance kolam renang sebagai langkah lanjutan. Berikut tips maintenance kolam renang setelah treatment awal.

Baca juga : Pentingnya Mengecek Kadar Air Kolam Renang

Pengaturan Ruang Mesin Saat Maintenance Kolam Renang

Saat melakukan maintenance kolam renang, sangat penting sekali untuk mengatur ruang mesin agar proses maintenance dapat berjalan dengan lancar. Untuk itu, berikut kami uraikan pengaturan mesin saat proses maintenance kolam renang berlangsung.

  1. Matikan mesin kolam renang terlebih dahulu.
  2. Putar handle filter pada posisi filter.
  3. Posisikan pipa vacuum pada posisi on untuk kolam jenis over flow dan semi over flow.
  4. Selanjutnya, posisikan pipa skimmer dalam posisi on untuk kolam jenis skimmer.
  5. Pipa maindrain diposisikan off. Hal ini bertujuan agar kotoran terhisap vacuum dan daya hisap vacuum lebih kuat.
  6. Pipa balancing tank diposisikan dalam mode off untuk kolam jenis over flow dan semi over flow.
  7. Jika semua sudah siap, nyalakan mesin kembali dan proses vacuum kolam renang siap dilakukan.

Cara Maintenance Kolam Renang Setelah Treatment Awal

Setelah proses treatmen awal selesai, maka proses maintenance kolam renang juga perlu dilakukan. Cara melakukan maintenance ini adalah sebagai berikut:

  1. Sebelum melakukan proses maintenance kolam renang, bersihkan kolam renang terlebih dahulu dengan cara di vacuum. Vacuum keseluruhan bagian kolam renang hingga bersih.
  2. Jika proses vacuum sudah selesai, bersihkan filter kolam renang.
  3. Beri kolam renang obat atau chemical kolam renang setiap 3 hari sekali.
  4. Setelah diberi obat, lakukan test kandungan pH dan chlorine pada air kolam renang menggunakan test kit. Jika pada tabung pH menunjukkan angka kisaran 7.2 – 7.6 ppm artinya kadar pH air dalam kondisi ideal. Untuk tabung chlorine, jika menunjukkan angka kisaran 1.0 – 1.5 ppm artinya kadar chlorine air dalam kondisi ideal.
  5. Jika kadar pH dan chlorine dalam tingkat yang ideal, selanjutnya tambahkan chlorine 90% ke dalam air atau balancing tank. Hal ini bertujuan untuk menjernihkan air dan membunuh kuman serta bakteri yang ada pada air kolam. Penambahan chlorine 90% harus disesuaikan dengan volume air kolam.
  6. Jika proses maintenance kolam renang tersebut telah selesai, nyalakan mesin sirkulasi minimal 8 jam / hari.

Cara Membersihkan Filter Pada Maintenance Kolam Renang

Bagaimanapunjuga, filter yang sudah sering dipakan akan menjadi kotor. Untuk itu, filter tersebut perlu dibersihkan agar fungsinya tetap maksimal. Sedangkan cara membersihkan filter adalah sebagai berikut:

  1. Matikan mesin kolam renang kemudian, kemudian putar handle filter pada posisi backwash.
  2. Pipa vacuum diposisikan on untuk kolam renang jenis over flow dan semi over flow. Sedangkan untuk kolam renang jenis skimmer, pipa skimmer diposisikan on.
  3. Pipa maindrain  diposisikan dalam posisi off.
  4. Kemudian, untuk kolam renang jenis over flow dan semi over flow, pipa balancing tank diposisikan dalam posisi off.
  5. Pipa pembuangan atau waste on.
  6. Setelah semua siap, kemudian nyalakan mesin sampai terlihat kotoran keluar dan air menjadi jernih.
  7. Setelah jernih, matikan mesin, dan putar handle filter ke posisi rinse.
  8. Nyalakan mesin kembali sampai terlihat kotoran keluar dan air menjadi jernih.

Posisi Mesin Saat Sirkulasi Kolam Renang

Saat sirkulasi kolam renang berjalan, mesin perlu diposisikan sebagaimana mestinya. Dengan begitu, sirkulasi ini dapat berjalan dengan lancar dan kotoran bisa tersaring dengan sempurna. Cara memposisikan mesin pada saat sirkulasi kolam renang berjalan adalah sebagai berikut:

  1. Matikan mesin kolam renang terlebih dahulu.
  2. Putar handle filter pada posisi filter.
  3. Pipa vacuum diposisikan pada posisi off untuk kolam renang jenis over flow dan semi over flow. Sedangkan untuk kolam renang jenis skimmer, pipa skimmer bisa dalam kondisi off maupun on .
  4. Kemudian, pipa maindrain di posisikan on.
  5. Untuk kolam renang jenis over flow dan semi over flow, pipa balancing tank diposisikan on.
  6. Terakhir, pipa pembuangan atau waste juga diposisikan on.
  7. Setelah semua selesai, nyalakan mesin kolam renang kembali.

Demikianlah ulasan kami mengenai tips maintenance kolam renang. Seperti yang kita ketahui, maintenance kolam renang sangat penting untuk menjaga kebersihan dan keamanan kolam renang. Selain itu, pengecekan dan pembersihan filter dan pompa harus dilakukan secara rutin agar semua sistem bekerja secara maksimal dan tahan lama. Semoga bermanfaat.

Edited By: Eko Prasetyo (22 November 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.